Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sambil Gendong Bayi, Seorang Ibu Hendak Bunuh Diri Terjun ke Laut Pelabuhan Merak

Kompas.com - 09/01/2022, 16:45 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.com - Seorang ibu asal Lampung diduga hendak bunuh diri dengan cara terjun ke laut di Pelabuhan Merak. Saat melakukan aksinya, sang ibu menggendong bayi yang diperkirakan masih berusia bulanan.

Komandan Unit SAR Pelabuhan Merak, Feri Krisna membenarkan terjadinya percobaan bunuh diri tersebut pada Minggu (9/1/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

"Ibu tersebut sudah dievakuasi dan kini sedang di Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Pelabuhan Merak," kata Feri saat dihubungi, Minggu (9/1/2022) siang.

Menurut Feri, ibu yang belakangan diketahui berinisial RYA itu merupakan warga Kecamatan Panjang, Bandar Lampung.

Baca juga: Detik-detik Warga Selamatkan Wanita yang Diduga Ingin Bunuh Diri dari Atap Mal di Mataram

Feri menuturkan, tidak diketahui persis bagaimana si ibu berada di Dermaga 6 Eksekutif, Pelabuhan Merak.

"Kita juga tidak tahu persis dari mana wanita tersebut. Karena posisi dia saat itu sudah di dermaga. Entah pukul berapa tiba dari Bakauheni atau bagaimana, saat kejadian posisi dia sudah di situ," kata Feri.

Saat itu, kata Feri, posisi si ibu sambil menggendong bayi dan berada di pinggir dermaga.

"Posisinya saat itu, si ibu sedang menggendong bayinya. Gerak-geriknya seperti hendak loncat ke laut, karena sudah berada di tepi dermaga," kata Feri.

Beruntung, pada saat itu ada petugas yang melihat ketika si ibu hendak loncat.

Sehingga, petugas tersebut bisa langsung menghalangi upaya si ibu yang hendak menceburkan diri ke laut tersebut.

Baca juga: Video Viral Wanita Ingin Bunuh Diri dari Atap Mal, Polisi: Korban Dapat Ditarik dan Diselamatkan

Menurut Feri, belum diketahui motif percobaan bunuh diri tersebut. Tapi, diduga ada masalah keluarga.

"Detailnya (motif) belum kita tanyakan. Mungkin ada beban atau masalah keluarga," kata Feri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu di Palembang yang Tinggalkan Bayi di Trotoar Diduga Alami Depresi

Ibu di Palembang yang Tinggalkan Bayi di Trotoar Diduga Alami Depresi

Regional
Ditangkap, 3 Pelaku Pembunuhan Siswa SMA di Palembang Sering Tantang Tawuran Lewat Medsos

Ditangkap, 3 Pelaku Pembunuhan Siswa SMA di Palembang Sering Tantang Tawuran Lewat Medsos

Regional
Kesaksian Warga Soal Gelagat Penghuni Rumah Produksi Pil Ekstasi di Semarang

Kesaksian Warga Soal Gelagat Penghuni Rumah Produksi Pil Ekstasi di Semarang

Regional
Pada Detik-detik Waisak 2567 BE-2023, Wisatawan Tidak Boleh Naik ke  Candi Borobudur

Pada Detik-detik Waisak 2567 BE-2023, Wisatawan Tidak Boleh Naik ke Candi Borobudur

Regional
4 Orang Hilang Tenggelam Saat Berusaha Tolong Bocah Terseret Arus di Lombok Timur

4 Orang Hilang Tenggelam Saat Berusaha Tolong Bocah Terseret Arus di Lombok Timur

Regional
Khidmat Prosesi Penyemayaman Api Dharma Waisak 2567 BE di Candi Mendut

Khidmat Prosesi Penyemayaman Api Dharma Waisak 2567 BE di Candi Mendut

Regional
Terkena PHK, Puluhan Karyawan Perusahaan Batu Bara PT DTR Tuntut Hak Pesangon Sampai Uang Lembur

Terkena PHK, Puluhan Karyawan Perusahaan Batu Bara PT DTR Tuntut Hak Pesangon Sampai Uang Lembur

Regional
Peran Dua Tersangka yang Digerebek Polisi Meracik Pil Ekstasi di Rumah Kontrakan Semarang

Peran Dua Tersangka yang Digerebek Polisi Meracik Pil Ekstasi di Rumah Kontrakan Semarang

Regional
Bupati Sumbawa Janji Bangun Kembali 25 Rumah yang Terbakar di Desa Sulit Terjangkau

Bupati Sumbawa Janji Bangun Kembali 25 Rumah yang Terbakar di Desa Sulit Terjangkau

Regional
Wacana Kaesang Maju Jadi Wali Kota, Gibran: Jangan di Depok, Jangan di Solo

Wacana Kaesang Maju Jadi Wali Kota, Gibran: Jangan di Depok, Jangan di Solo

Regional
Warga TTS yang Digigit Anjing Bertambah Jadi 128 Orang di 39 Desa

Warga TTS yang Digigit Anjing Bertambah Jadi 128 Orang di 39 Desa

Regional
Manokwari Alokasikan Rp 434,77 Juta Tangani 135 Kasus stunting

Manokwari Alokasikan Rp 434,77 Juta Tangani 135 Kasus stunting

Regional
Kronologi Penggerebekan Pabrik Pil Ekstasi di Semarang, Rumah Biru Produksi Ribuan Butir Ekstasi

Kronologi Penggerebekan Pabrik Pil Ekstasi di Semarang, Rumah Biru Produksi Ribuan Butir Ekstasi

Regional
4 Warga Terseret Ombak di Pantai Barat Pangandaran, 2 Tewas, 1 Hilang

4 Warga Terseret Ombak di Pantai Barat Pangandaran, 2 Tewas, 1 Hilang

Regional
Masa Kejayaan Kerajaan Singasari dan Rajanya

Masa Kejayaan Kerajaan Singasari dan Rajanya

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com