Ketika Guru SD Harus Bersabar Membujuk Siswanya yang Takut Disuntik Vaksin Covid-19

Kompas.com - 08/01/2022, 17:35 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.com - Vaksinasi terhadap anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terus digencarkan.

Kepala SD Negeri 2 Kedungwringin, Kecamatan Jatilawang, Rokhaniyah mengungkapkan, ada banyak tantangan agar seluruh peserta didik bersedia mengikuti

Pasalnya sebagian ketakutan ketika mengetahui akan disuntik vaksin.

Baca juga: Soal Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Bupati Pasuruan: Kami Butuh Dukungan Orangtua Murid

"Alhamdulillah kendala kecil seperti tadinya tidak mau divaksin, tapi setelah dibujuk akhirnya mau," kata Rokhaniyah di sela vaksinasi Covid-19 yang digelar Badan Intelejen Negara (BIN) di Balai Desa Kedungwringin, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, Sabtu (8/1/2022).

Rokhaniyah mengatakan, perlu kesabaran untuk membujuk anak didik yang ketakutan. Total anak didik di sekolahnya sebanyak 95 murid.

"Kalau ada anak yang gelagatnya tidak mau, saya dekati. Anggap saya temannya, bahasanya seperti bahasa mereka sehingga anak merasa terlindungi, bukan menakut-nakuti," ujar Rokhaniyah.

"Saya jelaskan bahwa vaksin itu membuat kita jadi sehat. Saya memberi contoh diri saya sendiri, sudah disuntik dua kali, sehingga anak-anak termotivasi," kata Rokhaniyah.

Hal senada disampaikan Kepala SD Negeri 4 Kedungwringin Dirun.

"Harapan saya dengan vaksinasi ini pembelajaran tatap muka (PTM) jadi aman. Saya jadi lega, tidak ada kekhawatiran," ujar Dirun.

Sekolahnya telah menggelar PTM 100 persen sejak Senin (3/1/2022). Total ada 124 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Kepala BIN Daerah Jateng Brigjen Sondi siswanto mengatakan, hari ini melakukan vaksinasi dengan total sasaran 1.538 anak dari sejumlah SD/MI di Kecamatan Jatilawang.

"Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun sangat diperlukan mengingat anak juga rentan tertular Covid-19. Vaksinasi anak juga merupakan tugas bersama seluruh pihak, termasuk kami dalam rangka mengantisipasi lonjakan Omicron," jelas Sondi.

Baca juga: Vaksinasi di Sulsel Capai 5,1 Juta Orang, Pemprov Kini Fokus Sasar Lansia dan Anak Usia 6-11 Tahun

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Polisi di Bima Dipecat, Kapolres: Jangan Biasakan Malas Menjalankan Kewajiban...

Seorang Polisi di Bima Dipecat, Kapolres: Jangan Biasakan Malas Menjalankan Kewajiban...

Regional
Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Melanda Semarang, Ini Pemicunya dan Kawasan Terdampak

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Melanda Semarang, Ini Pemicunya dan Kawasan Terdampak

Regional
Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

Regional
Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Regional
13 Sapi Terpapar PMK, Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup 2 Pekan

13 Sapi Terpapar PMK, Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup 2 Pekan

Regional
Dua Hakimnya Ditangkap karena Narkoba, Ini Penjelasan PN Rangkasbitung

Dua Hakimnya Ditangkap karena Narkoba, Ini Penjelasan PN Rangkasbitung

Regional
Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Regional
Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Regional
Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Regional
Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Regional
Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Regional
20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

Regional
Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Regional
Harga Telur Ayam di Batam Capai Rp 55.000 per Papan, Lebih Mahal dari Lebaran

Harga Telur Ayam di Batam Capai Rp 55.000 per Papan, Lebih Mahal dari Lebaran

Regional
Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.