Awal Tahun Baru, Harga Cabai dan Minyak Goreng di Mamasa Sulbar Tetap Melambung Tinggi

Kompas.com - 08/01/2022, 11:24 WIB
Awal Nataru, Harga Cabe dan Minyak Goreng Tetap Melambung Tinggi KOMPAS.COM/JUNAEDIAwal Nataru, Harga Cabe dan Minyak Goreng Tetap Melambung Tinggi

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Harga kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan cabai di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tetap melambung saat 2022 sudah memasuki delapan hari.

Pedagang memperkirakan, harga kebutuhan pokok itu baru akan melandai atau turun mulai pertengahan Januari hingga Februari.

Baca juga: Ironi Mahalnya Minyak Goreng: Produk Lokal, Dijual Harga Internasional

Seperti yang terjadi di Pasar Baru Makau, Kecamatan Mamasa. Harga minyak goreng curah dan kemasan, termasuk cabai rawit, cabai merah, dan cabai keriting naik dua kali lipat dari harga normal. Kenaikan ini sudah terjadi sejak Oktober tahun lalu hingga memasuki awal 2022.

Cabai yang sebelumnya dijual eceran pedagang di harga Rp 25 ribu (dua puluh lima ribu rupiah). Sementara minyak goreng yang sebelumnya dijual seharga Rp 12 ribu naik menjadi Rp 20-25 ribu per liter.

Salah satu pedagang, Irma mengatakan, lonjakan harga sembako terutama minyak goreng dan cabai-cabaian sudah berlangsung sejak Oktober akhir hingga awal tahun.

Menurut Irma, kenaikan harga sembako beberapa persen dari harga biasanya memang sudah lazim setiap kali menjelang hari-hari besar, seperti Natal dan Tahuy Baru. Tapi, dia mengakui kenaikannya cukup tinggi, tidak seperti biasanya.

“Kenaikan harga sembako jelang Natal dan Tahun Baru itu lazim, tapi tidak setinggi ini. Harga minyak goreng betul-betul naik dan meberatkan konsumen termasuk pedagang," jelas Irma yang merupakan pedagang sayur-mayur.

Seperti pengalaman para pedagang lainnya, harga sembako diperkirakan baru akan stabil atau normal mulai pertengahan Januari hingga Februari.

Namu memasuki Maret, biasanya harga kembali melonjak, termasuk menjelang bulan Ramadhan April mendatang.

Baca juga: Beda Harga Minyak Goreng Indonesia Vs Malaysia, Mana Lebih Mahal?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politeknik Pariwisata Negeri Bakal Dibangun di Sragen, Sandiaga Uno: Target 250 Lulusan SDM Parekraf per Tahun

Politeknik Pariwisata Negeri Bakal Dibangun di Sragen, Sandiaga Uno: Target 250 Lulusan SDM Parekraf per Tahun

Regional
Penikam Mantan Istri di Rumah Makan Masih Diburu, Polres Jayapura: Pelaku Berpindah-pindah

Penikam Mantan Istri di Rumah Makan Masih Diburu, Polres Jayapura: Pelaku Berpindah-pindah

Regional
18 SMA Terbaik di Sleman Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

18 SMA Terbaik di Sleman Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
'Petani Menjerit Harga Sawit Anjlok, Larangan Ekspor Harus Dicabut'

"Petani Menjerit Harga Sawit Anjlok, Larangan Ekspor Harus Dicabut"

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Mei 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Mei 2022

Regional
Ditlantas Polda Jateng Olah TKP Adu Banteng Truk Trailer yang Tewaskan Dua Orang di Boyolali

Ditlantas Polda Jateng Olah TKP Adu Banteng Truk Trailer yang Tewaskan Dua Orang di Boyolali

Regional
Seorang Petani di NTT Cabuli Siswi SMP, Korban Dicekoki Miras hingga Mabuk

Seorang Petani di NTT Cabuli Siswi SMP, Korban Dicekoki Miras hingga Mabuk

Regional
Gubernur Bengkulu Kirim Rekomendasi Pencabutan Larangan Ekspor CPO ke Presiden

Gubernur Bengkulu Kirim Rekomendasi Pencabutan Larangan Ekspor CPO ke Presiden

Regional
48 Hewan Ternak dari 13 Daerah di Jateng Positif PMK, Mana Saja?

48 Hewan Ternak dari 13 Daerah di Jateng Positif PMK, Mana Saja?

Regional
Cegah PMK, Ini 2 Syarat Seberangkan Sapi ke Kepulauan Riau

Cegah PMK, Ini 2 Syarat Seberangkan Sapi ke Kepulauan Riau

Regional
Menolak Ditilang, Seorang Sopir Truk Ayam Marah dan Merobek Rompi Anggota Satlantas di Palembang

Menolak Ditilang, Seorang Sopir Truk Ayam Marah dan Merobek Rompi Anggota Satlantas di Palembang

Regional
Beredar Surat Berisikan Jam Kerja Kepala dan Perangkat Desa Se-Kabupaten Blora, Sanksi Pemberhentian dari Jabatan

Beredar Surat Berisikan Jam Kerja Kepala dan Perangkat Desa Se-Kabupaten Blora, Sanksi Pemberhentian dari Jabatan

Regional
Begal Taksi 'Online' di Palembang Gagal Beraksi Usai Ditusuk Obeng oleh Korban dan Dihajar Massa

Begal Taksi "Online" di Palembang Gagal Beraksi Usai Ditusuk Obeng oleh Korban dan Dihajar Massa

Regional
Mikie Funland: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Mikie Funland: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Gegerkan Warga, Balita 1,5 tahun di Pemalang Hilang Misterius Saat Ditinggal ke Dapur

Gegerkan Warga, Balita 1,5 tahun di Pemalang Hilang Misterius Saat Ditinggal ke Dapur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.