Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemkot Magelang Tidak Ingin Tergesa-gesa Gelar PTM 100 Persen

Kompas.com - 07/01/2022, 15:38 WIB
Kontributor Magelang, Ika Fitriana,
Ardi Priyatno Utomo

Tim Redaksi

MAGELANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang tidak ingin tergesa-gesa menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Pasalnya situasi Covid-19 saat ini di Indonesia belum sepenuhnya kondusif. Rencananya, PTM akan digelar minggu keempat Januari 2022. 

Baca juga: Uji Coba Lancar, PTM 100 Persen di Blitar Bakal Digelar Tanpa Sif

"Kita menunggu perkembangan kasus Covid-19 setelah liburan Natal dan Tahun Baru 2022. Untuk kewaspadaan saja, maka PTM saat ini belum bisa 100 persen. Rencananya dilaksanakan pekan keempat bulan ini," ujar Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz, Jumat (7/1/2022).

Aziz menyebutkan, situasi Covid-19 di Indonesia cenderung meningkat lagi, apalagi muncul varian Omicron yang sudah terdeketsi di beberapa daerah. Meskipun di Kota Magelang relatif aman, tercatat hanya ada 1 kasus aktif Covid-19. 

Dia menyatakan, SKB 4 menteri dan keputusan Kemendikbud Ristek soal wacana PTM 100 persen sudah melalui proses dan pertimbangan matang. Pemerintah daerah hanya menjalankan keputusan itu.

Walaupun demikian, realisasi PTM 100 persen di wilayahnya harus melalui pertimbangan, kajian, dan kesepakatan semua pihak. Hal itu untuk menjamin agar kegiatan belajar mengajar di masa pandemi tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

"Tentunya dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi Covid-19 di Kota Magelang. Termasuk pertimbangan orangtua/wali murid,” tandas Aziz. 

Saat ini, vaksinasi Covid-19 anak usia 6-11 sedang digencarkan. Seperti diketahui, vaksinasi menjadi salah satu syarat penyelenggaraan PTM 100 persen. 

Aziz menyebutkan, vaksinasi untuk tenaga pendidik dan kependidikan sudah 100 persen di Kota Magelang. Lansia juga sudah memenuhi syarat di atas 60 persen. 

"Hanya murid-murid ini yang harus kita percepat supaya bisa PTM 100 persen,” jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Diharapkan Tidak Ragu Hentikan PTM 100 Persen jika Kasus Covid-19 Melonjak

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Cerita Aipda Johanis Lerrick Selamatkan Ibu Melahirkan, Terobos Banjir dan Jalan Rusak

Regional
Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Jelang Putusan MK, Ketua TKD Prabowo-Gibran Sumsel Optimistis Gugatan Paslon 01 dan 03 Ditolak

Regional
Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Hari Kartini, Penumpang Perempuan yang Ultah Dapat Kejutan di Stasiun Purwokerto

Regional
Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Penumpang Ceritakan Detik-detik Bus Tertabrak Kereta Api di OKU Timur

Regional
Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan 2 Hari di Provinsi Gorontalo

Regional
Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Video Penyebaran Gas SO2 Dampak Erupsi Gunung Ruang di Media Sosial, Ini Penjelasan Badan Geologi

Regional
Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Disambut Istri Sendiri, Mantan Wali Kota Pangkalpinang Maju untuk Periode Kedua Lewat PDI-P

Regional
iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

iPhone 15 Pro Max Dikembalikan, WNA Brasil Berterima Kasih ke Polres Kota Mataram

Regional
Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Bus Tertabrak KA Rajabasa di OKU Timur, 4 Korban Tewas dan 15 Terluka

Regional
Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Bus Wisata Berpenumpang 35 Orang Terguling di Bantul, 7 Orang Dibawa ke RS

Regional
Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Cerita Siswi SMA di Sikka Tak Bisa Ikut Ujian gara-gara Belum Bayar SPP Rp 50.000

Regional
Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Perjalanan Irjen Pol Purn Johni Asadoma, dari Atlet Tinju, Kapolda NTT hingga Bakal Calon Gubernur NTT

Regional
Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Kabur Selama 2 Bulan Usai Cabuli Remaja Putri, Residivis Kasus Pencurian Motor di NTT Ditangkap

Regional
Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Berkenalan dengan Maya Dewi, Sosok Kartini Masa Kini dari Kota Semarang

Regional
Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Cerita Ning, Gerakkan Ibu-ibu di Demak Sulap Sampah Jadi Rupiah

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com