Wali Kota Tasikmalaya Minta Warga Hindari Calo Tanah Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap

Kompas.com - 07/01/2022, 15:00 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf menyambut baik proyek strategis Nasional Pembangunan Jalan Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap telah diumumkan pemenang lelang oleh Pemerintah Pusat.

Pihaknya meminta warga yang lahannya terkena pembebasan lahan untuk menghindari calo tanah yang mengatasnamakan siapapun.

Sebab, pembebasan lahan dan pembangunan fisik jalan tol telah ditetapkan Kementerian PUPR mulai dilaksanakan tahun 2022 dan ditargetkan selesai pada 2024.

Baca juga: Butuh Investasi Jumbo, Badan Usaha Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap Segera Dibentuk

"Alhamdulillah progres lelang jalan tol-nya sudah selesai dan telah diumumkan pemenangnya. Juga telah disebutkan pembangunannya akan dimulai tahun ini sampai target selesai 2024. Sekali lagi saya minta masyarakat hindari praktik percaloan dan jauhi calo tanah," jelas Yusuf kepada Kompas.com di kantornya, Jumat (7/1/2022).

Yusuf menambahkan, sebelumnya progres jalan tol tahap kesatu dari Gedebage-Tasikmalaya sempat tersendat oleh kondisi Pandemi Covid-19.

Namun, pihaknya bersyukur pemenang lelang dan rencana tahapan pembangunan sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui pemenang lelang yang diumumkan dan disepakati lewat Surat Keputusan Menteri pada Rabu (5/1/2022).

Baca juga: Konsorsium Tol Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap Ditetapkan, Investasinya Rp 56 Triliun

Hal ini membuat masyarakat Kota Tasikmalaya merasa bersyukur janji Presiden Joko Widodo untuk tol ini akan segera terwujud pada tahun 2024.

"Iya, tahap pertama Gedebage-Tasikmalaya target selesai 2024. Nah, tahap kedua Tasikmalaya-Cilacap itu targetnya selesai 2029. Tapi, kita bersyukur karena target pertama pembangunan tol ini sampai Tasikmalaya sesuai rencana awal," tambahnya.

Yusuf menilai Pemkot Tasikmalaya dalam hal ini hanya sebagai pendukung proyek nasional tersebut karena seluruh pengerjannya dilakukan oleh Pemerintah Pusat.

Pihaknya nanti hanya akan menerima manfaat jalan tol saja yang memperlancar transportasi dari Tasikmalaya ke Bandung bisa ditempuh selama 45 menit.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengunjungi Rumah Pemeran Utama Film 'Arul', Tinggal di Tebing Berdinding Bilik Bambu

Mengunjungi Rumah Pemeran Utama Film "Arul", Tinggal di Tebing Berdinding Bilik Bambu

Regional
Mengintip Progres Dua Proyek Raksasa Penyedia Air Baku untuk Ibu Kota Nusantara…

Mengintip Progres Dua Proyek Raksasa Penyedia Air Baku untuk Ibu Kota Nusantara…

Regional
Bentrok Perguruan Silat Kerap Terjadi, Apa yang Perlu Dilakukan untuk Menghentikannya?

Bentrok Perguruan Silat Kerap Terjadi, Apa yang Perlu Dilakukan untuk Menghentikannya?

Regional
Jelang Idul Adha, Ketersediaan Daging di Sumut Aman, Cukup untuk 3 Bulan

Jelang Idul Adha, Ketersediaan Daging di Sumut Aman, Cukup untuk 3 Bulan

Regional
Jepara Ourland Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Jepara Ourland Park: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Cerita Gibran Dimarahi Ibu-ibu Saat Punguti Sampah di CFD: Dikira Petugas DLH

Cerita Gibran Dimarahi Ibu-ibu Saat Punguti Sampah di CFD: Dikira Petugas DLH

Regional
Konflik di Antara Perguruan Silat Kerap Terjadi, Sosiolog Sebut Pentingnya Penanaman Nilai Luhur dan Pendidikan Kedewasaan

Konflik di Antara Perguruan Silat Kerap Terjadi, Sosiolog Sebut Pentingnya Penanaman Nilai Luhur dan Pendidikan Kedewasaan

Regional
Progres Bendungan Sepaku Semoi 40 Persen, Bisa Sediakan Air 2.500 Liter Per Detik

Progres Bendungan Sepaku Semoi 40 Persen, Bisa Sediakan Air 2.500 Liter Per Detik

Regional
Kampoeng Kopi Banaran: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Kampoeng Kopi Banaran: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Kisah Tamuddin, Pembudidaya Rumput Laut Pertama di Nunukan yang Sempat Dituding Gila

Kisah Tamuddin, Pembudidaya Rumput Laut Pertama di Nunukan yang Sempat Dituding Gila

Regional
3 Bendera Milik Terduga Simpatisan ISIS di Malang Diamankan, Pengamat: Menunjukkan Eksistensi Kelompok

3 Bendera Milik Terduga Simpatisan ISIS di Malang Diamankan, Pengamat: Menunjukkan Eksistensi Kelompok

Regional
Tak Hanya di Banjarmasin, Banjir Rob Juga Rendam 20 Desa di Banjar Kalsel

Tak Hanya di Banjarmasin, Banjir Rob Juga Rendam 20 Desa di Banjar Kalsel

Regional
Bisnis Merkuri Ilegal di Maluku, Tersangka Kirim 19 Ton Selama 2 Tahun, Ditangkap Saat Distribusikan Barang

Bisnis Merkuri Ilegal di Maluku, Tersangka Kirim 19 Ton Selama 2 Tahun, Ditangkap Saat Distribusikan Barang

Regional
Kisah Jenazah Guru Honorer Ditandu Selama 13 Jam, Menembus Gelapnya Hutan hingga Basah Kehujanan

Kisah Jenazah Guru Honorer Ditandu Selama 13 Jam, Menembus Gelapnya Hutan hingga Basah Kehujanan

Regional
Gempa M 4,4 Guncang Lombok, Terasa hingga Denpasar

Gempa M 4,4 Guncang Lombok, Terasa hingga Denpasar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.