Tokoh Agama yang Cabuli 11 Perempuan di Kalsel Cukup Disegani, Cuma 1 yang Berani Melapor

Kompas.com - 06/01/2022, 10:49 WIB


KANDANGAN, KOMPAS.com - Kasus pencabulan yang dilakukan seorang tokoh agama berinisial SA di Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan (Kalsel), sudah memasuki proses penyidikan.

Dari 11 korban, baru satu orang yang melayangkan laporan ke Polres HSS bahwa telah dicabuli oleh SA.

Polisi menduga jika 10 korban lainnya tidak berani melapor karena takut pada pelaku yang dikenal masyarakat setempat sebagai tokoh agama yang cukup disegani.

"Untuk saat ini hanya satu orang yang berani melapor sedangkan korban lainnya hingga saat ini terus dilakukan berbagai upaya, untuk mau melaporkan apa yang dialaminya," ujar Kepala Seksi Humas Polres HSS Iptu Purwadi, dalam keterangan yang diterima, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Ritual Bamandi, Modus Tokoh Agama di Kalsel Cabuli 11 Perempuan

Ketakutan para korban untuk melapor didasari ada salah seorang dari mereka yang meminta agar kasus yang menimpa SA diselesaikan saja secara kekeluargaan.

"Ironisnya lagi, salah satu korban malah ingin agar kasusnya tidak diselesaikan secara hukum tetapi hanya melalui kekeluargaan," ungkap dia.

Walaupun banyak korban yang enggan melapor, namun Purwadi memastikan kasus pencabulan ini tetap akan dilanjutkan.

"Kami berjanji akan mengusut tuntas kasus ini melalui berbagai informasi yang didapatkan dari masyarakat," ujar dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahanan Kasus Pemerkosaan Tewas, 4 Anggota Polres Empat Lawang Diperiksa

Tahanan Kasus Pemerkosaan Tewas, 4 Anggota Polres Empat Lawang Diperiksa

Regional
Tjahjo Kumolo di Mata Keluarga Besar: Suka Membantu, Setiap Bulan Kirim Uang ke Keponakan

Tjahjo Kumolo di Mata Keluarga Besar: Suka Membantu, Setiap Bulan Kirim Uang ke Keponakan

Regional
3 Pemotor Nyaris Tertabrak Kereta di Cimahi, Polisi Diminta Tindak Pelanggar Perlintasan Rel KA

3 Pemotor Nyaris Tertabrak Kereta di Cimahi, Polisi Diminta Tindak Pelanggar Perlintasan Rel KA

Regional
MUI Jabar: Fatwa Legalisasi Ganja Medis Kewenangan Pusat, tapi Hati-hati...

MUI Jabar: Fatwa Legalisasi Ganja Medis Kewenangan Pusat, tapi Hati-hati...

Regional
Bunga Raflesia Bermekaran Dalam Halaman Rumah Warga di Agam Sumbar

Bunga Raflesia Bermekaran Dalam Halaman Rumah Warga di Agam Sumbar

Regional
Gibran Ucap Belasungkawa, Kenang Pertemuan Terakhir dengan Tjahjo Kumolo

Gibran Ucap Belasungkawa, Kenang Pertemuan Terakhir dengan Tjahjo Kumolo

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 1 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 1 Juli 2022

Regional
Banten Punya Tempat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Gratis, Hanya Tunjukan KTP

Banten Punya Tempat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Gratis, Hanya Tunjukan KTP

Regional
Viral Video Chat Mesum Guru Madrasah di Magelang kepada Siswinya

Viral Video Chat Mesum Guru Madrasah di Magelang kepada Siswinya

Regional
Warga Flores Timur Diimbau Evakuasi Saat Hujan Lebih dari Sejam, Waspadai Dampak Gelombang Rossby

Warga Flores Timur Diimbau Evakuasi Saat Hujan Lebih dari Sejam, Waspadai Dampak Gelombang Rossby

Regional
Bangkai Kambing Kembali Dibuang ke Sungai, Kali Ini Dimasukkan ke Karung

Bangkai Kambing Kembali Dibuang ke Sungai, Kali Ini Dimasukkan ke Karung

Regional
Legenda Kumbang Bernaung, Asal-usul Nama Danau Malawen

Legenda Kumbang Bernaung, Asal-usul Nama Danau Malawen

Regional
Rumah Tjahjo Kumolo di Kota Semarang Masih Sepi, Hanya Ada Keponakan dan Adik Ipar

Rumah Tjahjo Kumolo di Kota Semarang Masih Sepi, Hanya Ada Keponakan dan Adik Ipar

Regional
Diduga Rusak Hutan Lindung di Riau, Satu Unit Alat Berat Disita Polisi Hutan

Diduga Rusak Hutan Lindung di Riau, Satu Unit Alat Berat Disita Polisi Hutan

Regional
Tinggalkan Uang di Mobil untuk Beli Minum, Rp 769 Juta Milik Pemkab Way Kanan Dicuri

Tinggalkan Uang di Mobil untuk Beli Minum, Rp 769 Juta Milik Pemkab Way Kanan Dicuri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.