[POPULER NUSANTARA] Menilik Jembatan Perahu Ponton di Karawang | Pemuda Jadi Tersangka Usai Bunuh Pembegalnya

Kompas.com - 03/01/2022, 06:05 WIB

KOMPAS.com - Di Karawang, Jawa Barat, terdapat jembatan penyebarangan yang beda dari biasanya.

Jembatan yang membelah Sungai Citarum ini ditopang dengan perahu ponton. Karenanya, jembatan ini disebut jembatan perahu ponton.

Pembuatnya adalah Muhammad Endang Junaedi. Jembatan ini menghubungkan Dusun Rumambe 1, Desa Anggadita, Kecamatan Klari dengan Desa Parungmulya, Kecamatan Ciampel.

Berita populer lainnya adalah seputar pemuda di Sumatra Utara yang dijadikan tersangka usai membunuh pembegalnya.

Pembegalan itu terjadi di Jalan Sei Berasekata, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (22/12/2021).

Meski jadi tersangka, pemuda tersebut tidak ditahan oleh polisi. Ia hanya dikenai wajib lapor.

Berikut berita-berita yang menjadi sorotan pembaca Kompas.com.

1. Cerita Endang bangun jembatan perahu di Karawang

Dahulu jalan di Dusun Rumambe 1 Desa Anggadita yang kini berdiri Jembatan Perahu Ponton milik Haji Endang buntu dan kerap tempat kerbau menyeberang saat digembala.KOMPAS.COM/FARIDA Dahulu jalan di Dusun Rumambe 1 Desa Anggadita yang kini berdiri Jembatan Perahu Ponton milik Haji Endang buntu dan kerap tempat kerbau menyeberang saat digembala.

Muhammad Endang Junaedi adalah sosok di balik jembatan perahu ponton di Karawang. Pria yang disapa Haji Endang ini membuat jembatan itu pada 2010.

Haji Endang membikin jembatan tersebut usai seorang warga Dusun Rumambe mengeluhkan sulitnya akses karena jalan buntu di kampungnya.

Awalnya, jembatan itu dibuat menggunakan bahan kayu. Namun, jembatan tersebut karam pada tahun 2014.

Lalu, Haji Endang terlintas ide untuk menggunakan besi atau perahu ponton.

Kini, terdapat sebelas perahu ponton dari besi yang dirangkai di atas Sungai Citarum. Tiap perahu berjarak sekitar 1,5 meter.

"Bentuk jembatan mengalami empat kali perubahan, awalnya hanya perahu eretan biasa," ujarnya.

Baca selengkapnya: [FOTO] Jembatan Perahu Ponton di Karawang yang Beromzet Rp 20 Juta Sehari

 

2. Bunuh pembegalnya, pemuda dijadikan tersangka

Ilustrasi olah TKPKOMPAS.COM/KOMPAS.com Ilustrasi olah TKP

Seorang pemuda berinisial D (21) dijadikan tersangka usai membunuh salah satu pembegalnya.

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Medan Kombes Pol Riko Sunarko menjelaskan, meski D ditetapkan menjadi tersangka, tetapi dia tidak ditahan.

"Tersangka tidak kita tahan. Tersangka kooperatif, jadi wajib lapor," ucapnya di Markas Polrestabes Medan, Jumat (31/12/2021).

Dikatakan Riko, D menusuk begal berinisial RZ lantaran melakukan pembelaan diri.

"Motifnya, melakukan penganiayaan yang mengakibatkhan matinya orang karena tersangka melakukan pembelaan terhadap dirinya yang sedang kena begal dan mengambil ponsel pada saat dibegal," sebutnya.

Baca selengkapnya: Jadi Tersangka, Pemuda di Medan yang Bunuh Begal karena Bela Diri Tidak Ditahan

3. Danrem Surya Kencana datangi ponpes Bahar bin Smith

Bahar bin Smith. Dok. Tribun Bogor Bahar bin Smith.

Video detik-detik Komandan Resor Militer (Danrem) 061 Surya Kencana Brigjen Achmad Fauzi mendatangi Pondok Pesantren Tajul Allawiyin milik Bahar bin Smith, beredar di media sosial.

Terkait hal tersebut Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto memberikan penjelasan.

Arie menuturkan, kedatangan Achmad Fauzi ke pondok pesantren di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, itu dalam rangka pengamanan jelang malam pergantian tahun.

"Jadi, intinya itu (kedatangan Achmad Fauzi) dalam rangka pengamanan tahun baru, menyampaikan masalah kerumunan," bebernya, Sabtu (1/1/2022).

Danrem Surya Kencana mendatangi ponpes itu lantaran dikhawatirkan tempat tersebut akan menimbulkan kerumunan.

Baca selengkapnya: Kapendam Siliwangi Ungkap Alasan Danrem Surya Kencana Datangi Ponpes Bahar bin Smith

 

4. Pemuda mabuk tertabrak kereta api

Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya sedang meminta keterangan teman korban yang meninggal tertabrak kereta di sekitar perlintasan rel Cinehel, Kota Tasikmalaya, Minggu (2/1/2022) dini hari.KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya sedang meminta keterangan teman korban yang meninggal tertabrak kereta di sekitar perlintasan rel Cinehel, Kota Tasikmalaya, Minggu (2/1/2022) dini hari.

Seorang pemuda berinisial AS (19) tewas tertabrak kereta api.

Peristiwa ini terjadi di perlintasan rel Cinehel, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (2/1/2022) dini hari.

Berdasarkan teman korban sekaligus saksi mata, Ari Mardika (21), sebelum insiden itu, dirinya dan korban menenggak minuman keras (miras) di pinggir rel.

"Saat itu saya dan korban minum-minum di pinggir rel Cinehel. Saat mau beli lagi minuman jenis ciu, kunci motor korban jatuh ke rel. Korban mencari ke rel, sementara saya tertidur dan tak tahu kalau korban sudah tertabrak kereta," tuturnya, Minggu.

Usai kejadian tersebut, jasad korban lalu dibawa ke Ruang Kamar Mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

Baca selengkapnya: Pemuda Mabuk di Tasikmalaya Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Cari Kunci Motor

5. Temuan kasus Omicron di Surabaya

OmicronKOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Omicron

Seorang warga Surabaya, Jawa Timur (Jatim), terinfeksi varian Omicron seusai pulang dari Pulau Bali.

Juru Bicara Satgas Kuratif Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril Alfarabi menyampaikan, pihaknya sedang mengumpulkan data-data terkait temuan kasus Omicron di Jatim ini.

"Data-datanya sedang kami kumpulkan. Ini memang tak terelakkan karena salah satu karakter varian ini adalah penularannya sangat cepat," terangnya, Minggu (2/2/2022).

Kasus Omicron di Jatim ini diketahui melalui pernyataan Ketua Institute of Tropical Disease (ITD) dan tim peneliti dari Universitas Airlangga (Unair) Prof dr Maria Lucia Inge Lusida.

Mereka membenarkan bahwa ada whole genome Omicron yang terdeteksi di Jatim.

Baca selengkapnya: Pasien Omicron di Jatim Warga Surabaya, Baru Pulang dari Bali

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Karawang, Farida Farhan; Kontributor Tasikmalaya, Irwan Nugraha | Editor: Gloria Setyvani Putri, Candra Setia Budi, Teuku Muhammad Valdy Arief, Andi Hartik)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Brigadir J: Ferdy Sambo Jujurlah ke Penyidik Apa Motif Pembunuhan, Putri Jangan Sembunyi di Balik Layar

Ayah Brigadir J: Ferdy Sambo Jujurlah ke Penyidik Apa Motif Pembunuhan, Putri Jangan Sembunyi di Balik Layar

Regional
WN China Terpeleset Saat Mendaki Gunung Rinjani, Kaki Cedera hingga Tak Bisa Jalan

WN China Terpeleset Saat Mendaki Gunung Rinjani, Kaki Cedera hingga Tak Bisa Jalan

Regional
Ganjar Apresiasi Mobil Listik Buatan SMK Institut Indonesia Kutoarjo

Ganjar Apresiasi Mobil Listik Buatan SMK Institut Indonesia Kutoarjo

Regional
Aniaya ASN di NTT, 5 Warga Ditetapkan Tersangka

Aniaya ASN di NTT, 5 Warga Ditetapkan Tersangka

Regional
Profil Kota Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh

Profil Kota Banda Aceh, Ibu Kota Provinsi Aceh

Regional
Markas Judi Online Berkedok Warung di Medan Digerebek,  Pelayan hingga Sekuriti Diperiksa

Markas Judi Online Berkedok Warung di Medan Digerebek, Pelayan hingga Sekuriti Diperiksa

Regional
Kunjungan Kerja ke Balikpapan, 2 Anggota DPRD Bontang Alami Kecelakaan di Tol Balsam

Kunjungan Kerja ke Balikpapan, 2 Anggota DPRD Bontang Alami Kecelakaan di Tol Balsam

Regional
Ferdy Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Puji Tuhan Yosua Gugur Terhormat dan Bukan Pelaku Pelecehan Seksual

Ferdy Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Puji Tuhan Yosua Gugur Terhormat dan Bukan Pelaku Pelecehan Seksual

Regional
Waktu Kunjungan Wisatawan di Pulau Komodo Rata-rata Hanya 2 Jam, Astindo: Tak Ganggu Ekosistem

Waktu Kunjungan Wisatawan di Pulau Komodo Rata-rata Hanya 2 Jam, Astindo: Tak Ganggu Ekosistem

Regional
5.000 Dosis Vaksin Disediakan Saat Konser Dream Theater di Solo

5.000 Dosis Vaksin Disediakan Saat Konser Dream Theater di Solo

Regional
Dream Theater Undang Presiden Jokowi Nonton Konsernya

Dream Theater Undang Presiden Jokowi Nonton Konsernya

Regional
Sisir Kawasan Tambang Gunung Botak, Aparat Gabungan Musnahkan Tenda dan Bak Rendaman Material Emas

Sisir Kawasan Tambang Gunung Botak, Aparat Gabungan Musnahkan Tenda dan Bak Rendaman Material Emas

Regional
Ferdy Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Tuhan Begitu Baik

Ferdy Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Tuhan Begitu Baik

Regional
Ferdy Sambo Tersangka, Pengacara Keluarga Brigadir J: Memang Sudah dari Dulu Seharusnya Tersangka

Ferdy Sambo Tersangka, Pengacara Keluarga Brigadir J: Memang Sudah dari Dulu Seharusnya Tersangka

Regional
Profil Kota Palembang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan

Profil Kota Palembang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.