Agen Perjalanan Diduga Telantarkan Puluhan Pendaki hingga Hipotermia di Gunung Rinjani, Polisi Mulai Penyelidikan

Kompas.com - 02/01/2022, 17:50 WIB

KOMPAS.com- Polisi menyelidiki kasus penelantaran puluhan pendaki di Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang diduga ulah salah satu agen perjalanan wisata.

"Sesuai informasi yang kami terima, Kapolres Lombok Timur sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto melalui sambungan telepon, Minggu (2/1/2022), seperti dilansir Antara.

Dari rangkaian penyelidikan, polisi sudah mengambil keterangan sejumlah saksi, termasuk di antaranya pendaki yang menjadi korban.

Baca juga: Viral, Foto Warga Perancis Angkut 1,6 Ton Sampah di Gunung Rinjani

Dalam penyelidikannya, polisi juga berkoordinasi dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR).

Tujuannya, kata Artanto, mengidentifikasi awal mula kelompok pendaki tersebut masuk ke dalam kawasan.

Lanskap matahari terbit dari puncak Bukit Pergasingan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/3/2015). Puncak Bukit Pergasingan menjadi pilihan wisata trekking di Lombok Timur untuk menyaksikan matahari terbit dan lanskap Gunung Rinjani. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYATFIKRIA HIDAYAT Lanskap matahari terbit dari puncak Bukit Pergasingan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Kamis (19/3/2015). Puncak Bukit Pergasingan menjadi pilihan wisata trekking di Lombok Timur untuk menyaksikan matahari terbit dan lanskap Gunung Rinjani. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT

Dari persoalan ini, Artanto mengimbau kepada peminat perjalanan menuju kawasan Gunung Rinjani untuk lebih memahami prosedur pendakian.

Selain mempelajari medan maupun jalur pendakian, alangkah baiknya peminat juga meminta informasi lengkap ataupun rekomendasi dari BTNGR tentang keberadaan agen perjalanan yang mampu memfasilitasi kegiatan pendakian.

Baca juga: Sempat Terjebak Longsor Gunung Rinjani, 4 Pendaki Asal Palembang Dipastikan Selamat

Sebagai informasi, ada sekitar 70 pendaki asal luar daerah yang ditelantarkan oleh sebuah agen perjalanan di Gunung Rinjani.

Kegiatan pendakian yang berlangsung di penutup tahun 2021 tersebut menelantarkan para pendaki yang tidak mengenali medan di salah satu pos peristirahatan Gunung Rinjani.

Akibat dari penelantaran itu, beberapa di antaranya mengalami sakit. Selain itu ada yang pingsan hingga hipotermia.

Beruntung pihak BTNGR cepat mengidentifikasi keberadaan mereka. Pertolongan hingga evakuasi pun dilakukan BTNGR bersama warga sekitar Gunung Rinjani.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Lamatokan NTT Dikabarkan Berhamburan karena Erupsi Ile Lewotolok, Kades: Itu Tidak Benar

Warga Lamatokan NTT Dikabarkan Berhamburan karena Erupsi Ile Lewotolok, Kades: Itu Tidak Benar

Regional
1 Jam Tertimbun Longsor di Pemalang, 2 Orang Tewas dan 1 Orang Dirawat

1 Jam Tertimbun Longsor di Pemalang, 2 Orang Tewas dan 1 Orang Dirawat

Regional
Demi Harta, Pemuda di Bangka Tengah Tega Bunuh Ibu Kandung, Polisi: Pelaku Kecanduan Judi dan Miras

Demi Harta, Pemuda di Bangka Tengah Tega Bunuh Ibu Kandung, Polisi: Pelaku Kecanduan Judi dan Miras

Regional
Anggota Brimob Gugur di Poso, Kapolda Kepri Perintahkan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Anggota Brimob Gugur di Poso, Kapolda Kepri Perintahkan Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
Bus Pengangkut Calon Jamaah Haji Jambi Kecelakaan, Semua Jemaah Selamat dan Berangkat Sesuai Jadwal

Bus Pengangkut Calon Jamaah Haji Jambi Kecelakaan, Semua Jemaah Selamat dan Berangkat Sesuai Jadwal

Regional
Terseret Arus Sungai, Anggota Brimob Polda Kepri Gugur di Sulteng

Terseret Arus Sungai, Anggota Brimob Polda Kepri Gugur di Sulteng

Regional
Hujan Deras Guyur Moga Pemalang, Ibu dan Anak 2 tahun Tewas Tertimbun Longsor

Hujan Deras Guyur Moga Pemalang, Ibu dan Anak 2 tahun Tewas Tertimbun Longsor

Regional
Siksa Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Seorang Ibu di Surabaya Jadi Tersangka

Siksa Bayi 5 Bulan hingga Tewas, Seorang Ibu di Surabaya Jadi Tersangka

Regional
Asal Usul dan Sejarah Nama Kota Sorong

Asal Usul dan Sejarah Nama Kota Sorong

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 Juni 2022

Regional
Polisi Usut Penyebab Kematian Pria Asal Makassar yang Membusuk di Indekos Sikka

Polisi Usut Penyebab Kematian Pria Asal Makassar yang Membusuk di Indekos Sikka

Regional
2 Warga Tewas Tertimbun Tanah Tambang Emas Ilegal di Bengkayang Kalbar

2 Warga Tewas Tertimbun Tanah Tambang Emas Ilegal di Bengkayang Kalbar

Regional
Longsor Terjang Satu Rumah di Pemalang, Ibu dan Anak Tewas

Longsor Terjang Satu Rumah di Pemalang, Ibu dan Anak Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 Juni 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 Juni 2022

Regional
Ketua PGRI Jateng Soroti Minimnya Pendidik yang Melek Teknologi dan Guru Honorer

Ketua PGRI Jateng Soroti Minimnya Pendidik yang Melek Teknologi dan Guru Honorer

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.