Pemuda Mabuk di Tasikmalaya Tewas Tertabrak Kereta Api Saat Cari Kunci Motor

Kompas.com - 02/01/2022, 10:45 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - AS (19), pemuda asal Kelurahan Parakan Nyasag Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya meninggal tertabrak kereta api di sekitar perlintasan rel Cinehel, Kota Tasikmalaya, Minggu (2/1/2022) dini hari.

Kejadian nahas itu terjadi saat korban mencari kunci motor yang jatuh di sekitaran rel.

Dari informasi teman AS, dia bersama korban mabuk karena menenggak minuman keras jenis ciu.

"Saat itu saya dan korban minum-minum di pinggir rel Cinehel. Saat mau beli lagi minuman jenis ciu, kunci motor korban jatuh ke rel. Korban mencari ke rel, sementara saya tertidur dan tak tahu kalau korban sudah tertabrak kereta," jelas Ari Mardika (21), teman korban sekaligus saksi mata di lokasi kejadian, Minggu dini hari.

Baca juga: Istri Tewas di Warung Dawet, Suami Tertabrak Kereta Api di Ngawi, Ini Penjelasan Polisi

Menurut Ari, korban sempat meminjam handphone miliknya untuk menerangi rel saat mencari kunci motor.

Korban berjalan di sekitaran rel lokasi kejadian, sementara dirinya tertidur di pinggir rel.

"Saya tertidur dan teringat korban meminjam hape (handphone) saya untuk menerangi saat mencari kunci. Saya terbangun saat orang-orang ramai di lokasi usai korban tertabrak," katanya.

Sementara itu, Kepala Tim Maung Galunggung Polresta Tasikmalaya Ipda Ipan Faisal, membenarkan kejadian tersebut usai mendapatkan laporan dari petugas penjaga pintu rel Cinehel, Kota Tasikmalaya.

Pihaknya yang sedang berpatroli malam langsung menuju lokasi kejadian dan menghubungi Unit Inafis Polresta Tasikmalaya untuk proses evakuasi korban.

"Sesuai keterangan saksi di lokasi, korban tertabrak kereta saat berada di rel untuk mencari kunci motor yang terjatuh," tambahnya.

Baca juga: Pria yang Tertabrak Kereta Api Ternyata Suami Pegawai Honorer Samsat yang Tewas, Diduga Ingin Rujuk

Mayat korban langsung dibawa ke Ruang Kamar Mayat RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk divisum awal sesuai kepentingan penyelidikan.

Beberapa barang bukti diamankan berupa 1 unit motor Honda Beat berwarna hitam tanpa plat nomor dan tidak ada surat kendaraan lengkap, serta 1 handphone di lokasi kejadian.

"Korban sudah di kamar mayat dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Dalami Aliran Uang dan Intervensi Wali Kota Ambon dalam Penerbitan Izin Usaha

KPK Dalami Aliran Uang dan Intervensi Wali Kota Ambon dalam Penerbitan Izin Usaha

Regional
 Tanggapi Pernyataan Jokowi di Rakernas Projo, FX Rudy: Rakyat Mestinya Senang

Tanggapi Pernyataan Jokowi di Rakernas Projo, FX Rudy: Rakyat Mestinya Senang

Regional
Seorang Polisi di Bima Dipecat, Kapolres: Jangan Biasakan Malas Menjalankan Kewajiban...

Seorang Polisi di Bima Dipecat, Kapolres: Jangan Biasakan Malas Menjalankan Kewajiban...

Regional
Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Melanda Semarang, Ini Pemicunya dan Kawasan Terdampak

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Melanda Semarang, Ini Pemicunya dan Kawasan Terdampak

Regional
Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

Regional
Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Regional
13 Sapi Terpapar PMK, Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup 2 Pekan

13 Sapi Terpapar PMK, Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup 2 Pekan

Regional
Dua Hakimnya Ditangkap karena Narkoba, Ini Penjelasan PN Rangkasbitung

Dua Hakimnya Ditangkap karena Narkoba, Ini Penjelasan PN Rangkasbitung

Regional
Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Regional
Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Regional
Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Regional
Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Regional
Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Regional
20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

Regional
Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.