Jabat Kapolda Riau, Irjen M Iqbal Tiba di Pekanbaru: Seperti Pulang Kampung...

Kompas.com - 01/01/2022, 14:27 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kapolda Riau yang baru Irjen Pol Mohammad Iqbal menginjakkan kaki di Bumi Lancang Kuning, Sabtu (1/1/2022).

Kedatangan Iqbal disambut Gubernur Riau Syamsuar, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Muhamad Syech Ismed, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau Datuk Syahrial, dan sejumlah pejabat utama Polda Riau.

Mendarat di VVIP Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Irjen Iqbal diberikan kalung bunga dan Tanjak Melayu Riau.

Iqbal mengaku siap menjalankan tugas sebagai Kapolda Riau. Ia akan langsung bersinergi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Riau untuk membahas sejumlah program.

"Alhamdulillah, saya hari ini landing di Pekanbaru, tahun baru pula, semoga membawa berkah. Dan, tentunya prinsip cuma satu bahwa Insya Allah saya akan memaksimalkan, mendedikasikan tugas-tugas kepolisian untuk mendukung Bapak Gubernur Riau dan seluruh elemen masyarakat untuk memajukan pembangunan nasional di Provinsi Riau," kata Iqbal di Pekanbaru, Sabtu.

Baca juga: Gubernur Riau Resmikan Stasiun Pertama Pengisian Kendaraan Listrik

Bahkan, mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mengaku akan langsung tancap gas.

"Tentunya di era pandemi Covid-19 ini, Insya Allah saya akan segera menyesuaikan. Dan juga program-program yang sudah bagus, tentunya dikomandoi oleh Bapak Gubernur, saya akan langsung tancap gas gigi lima, menyesuaikan dengan baik," kata Iqbal.

Seperti pulang kampung

Iqbal mengaku sangat bersyukur dan bahagia kembali ke Riau. Ia merasa pulang kampung, karena sebelumnya sudah beberapa kali bertugas di Riau.

"Sekali lagi saya bersyukur dan saya bahagia ketemu sabahat lama, saya pulang kampung dan ketemu kawan-kawan lama," kata Iqbal.

Bagi Irjen Iqbal, Riau bukan daerah yang asing. Beberapa tahun silam, ia pernah bertugas di Riau dan beberapa kali memegang jabatan di Polda Riau.

Iqbal meminta doa dari semua masyarakat Riau untuk menjalankan amanah yang diembannya ini. Ia berkomitmen untuk menjaga amanah dengan sebaik-baiknya.

 

Iqbal bercerita, banyak kenangan manis yang tak terlupakan saat dulu bertugas di Riau. Ia pun sudah tak sabar dan ingin cepat sampai di Bumi Lancang Kuning.

"Bahwa tahun 2000 saya masuk Riau, 2005 saya meninggalkan Riau karena mengikuti pendidikan Sespim. Putra saya kedua lahir di Riau. Oleh karena itu, saat saya terima telegram mutasi ke Riau, saya bahagia. Seperti pulang kampung. Karena banyak kenangan manis di Riau," ucap Iqbal.

Elemen masyarakatnya, kata dia, juga sangat bersahabat bahkan seperti saudara sendiri.

Baca juga: Dilalap Api Lebih dari 3 Jam, 6 Ruko di Pekanbaru Ludes Terbakar

"Rasanya pengin cepat-cepat nyampe Riau, saya pengin nostalgia," ujar Iqbal sambil tertawa.

Jenderal bintang dua ini juga menyebutkan, dirinya sudah rindu dengan semua hal di Riau. Seperti halnya kuliner yang terkenal di Riau.

"Kulinernya ada ikan patin, ikan baung, ngopi di Kimteng, kedai kopi legendaris," tutur Iqbal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Kisah Pilu Remaja Diperkosa Paman, Sang Ayah Tidak Percaya Justru Ikut Setubuhi Anak Kandungnya

Regional
Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Kebakaran di Gunung Kemeu Labuan Bajo NTT, Api Disebut Mendekat ke Pemukiman Warga

Regional
Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Kasus Covid-19 Kembali Naik, di Solo Capai Ratusan dan Semuanya Komorbid

Regional
Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Budi Daya Rumput Laut di Nunukan Hasilkan Limbah Botol Plastik 25 Ton Sekali Panen

Regional
Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Curi Laptop Mahasiswa di Rumah Kos, Warga Mataram Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Buntut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal Jambi, Wali Kota Perintahkan Satpol PP Langsung Segel Gudang Tak Berizin

Regional
6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

6 Jam Terombang-ambing di Laut karena Kapal Mati Mesin, 2 Nelayan di Kupang Berhasil Diselamatkan

Regional
Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Harga Pupuk Lebih Mahal dari TBS Sawit, Petani Tak Lakukan Pemupukan 6 Bulan

Regional
2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

2 Tahun Vakum, Pawai Pembangunan HUT ke-77 RI di Solo Meriah

Regional
Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Ketinting yang Ditumpangi Terbalik Dihantam Gelombang, Sepasang Lansia di Tanah Bumbu Hilang

Regional
Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pria di Lokasi Penggembalaan Ternak di Lembata

Regional
Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Sempat Ditahan, 5 Penganiaya ASN di NTT Dibebaskan Sementara

Regional
Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Polisi Ungkap Motif Pria di Maluku Bunuh dan Bakar Kuburan Istrinya, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Kronologi Pasutri dan Balita Dikeroyok Pemain Bola di Jeneponto, Polisi Ringkus 2 Pelaku

Regional
Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Remaja Pangkalpinang Diduga Jadi Korban Penembakan Oknum TNI, Kasus Ditangani Denpom Bangka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.