Tak Pulang karena Rumah Jauh, Santriwati Diperkosa oleh Guru di Asrama Pesantren hingga Hamil dan Melahirkan

Kompas.com - 31/12/2021, 11:41 WIB
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - MST (50), guru pondok pesantren di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan diamankan karena memperkosa muridnya sendiri, S (19).

Pemerkosaan terjadi pada April 2021 saat sebagian besar santri pulang ke rumah masing-masing untuk menjalankan ibadah puasa pertama.

Sementara S tak pulang ke rumah karena desanya cukup jauh dari lokasi pondok pesantren.

Susana sepi tersebut dimanfaatkan oleh MST. Ia data ke asrama putri dan memperskosa S yang sendirian.

“Karena kondisi saat itu sepi karena hampir semua santri pulang tidak ada yang mengetahui perbuatan pelaku. Korban sempat melawan namun kalah tenaga,” kata Kapolres OKU Selatan AKBP Indra Arya Yudha, Jumat (31/12/2021).

Setelah memperkosa S, MST langsung keluar dari asrama.

Baca juga: Diperkosa Guru Pesantren, Santriwati di Sumsel Melahirkan di Kamar Mandi Asrama

Hamil dan melahirkan bayi prematur

Ilustrasi korban kekerasan. Kekerasan dalam hubungan, toxic relationship, hubungan beracun, relationship abuse, kekerasan seksual pada perempuan.SHUTTERSTOCK Ilustrasi korban kekerasan. Kekerasan dalam hubungan, toxic relationship, hubungan beracun, relationship abuse, kekerasan seksual pada perempuan.
Akibat pemerkosaan tersebut, S ternyata hamil Dia tak lagi menstruasi sejak Juni 2021. Namun ia menyembunyikan kehamilannya.

Hingga akhirnya dia melahirkan bayi secara prematur di kamar mandi asrama pondok pesantren pada Selasa (21/12/2021).

“Karena curiga korban ini belum menikah, akhirnya terkuak bahwa pelaku adalah guru di sana. Sehingga kasus ini dilaporkan dan pelaku kita tangkap,” ujar dia.

Baca juga: Keanehan Pesantren yang 12 Santriwatinya Diperkosa Guru: Ada Iming-iming Biaya Gratis, Ada SD-SMP tapi yang Lulus Tak Berijazah

MST saat ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara S dalam kondisi sehat dan bayi yang ia lahirkan dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman hukuman penjara di atas lima tahun.

“Untuk sejauh ini korban baru satu orang, tapi kita akan kembangkan lagi,”jelas Kapolres.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Aji YK Putra | Editor : Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berharap Bantuan dari Jokowi, Warga Semarang Rela Berdiri 2 Jam dan Panas-panasan di Pasar Peterongan

Berharap Bantuan dari Jokowi, Warga Semarang Rela Berdiri 2 Jam dan Panas-panasan di Pasar Peterongan

Regional
Tim SAR Terjunkan Alat Khusus Bawah Air untuk Bantu Pencarian Mahasiswa Uncen yang Hilang Saat Menyelam

Tim SAR Terjunkan Alat Khusus Bawah Air untuk Bantu Pencarian Mahasiswa Uncen yang Hilang Saat Menyelam

Regional
Ratusan Burung Colibri Ninja Hasil Sitaan di Pelabuhan Dilepasliarkan

Ratusan Burung Colibri Ninja Hasil Sitaan di Pelabuhan Dilepasliarkan

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus, Warga Diminta Tetap Waspada

Gunung Ile Lewotolok Meletus, Warga Diminta Tetap Waspada

Regional
Gerebek Rumah Pengedar Narkoba di Mataram, Polisi Tangkap 4 Orang

Gerebek Rumah Pengedar Narkoba di Mataram, Polisi Tangkap 4 Orang

Regional
Jokowi Sumbangkan Sapi 874 Kg untuk Dikurbankan di Aceh Tengah

Jokowi Sumbangkan Sapi 874 Kg untuk Dikurbankan di Aceh Tengah

Regional
Pasutri Anggota Polres Blora Janji Kembalikan Uang Korupsi Rp 3 M, Berharap Dapat Pengurangan Hukuman

Pasutri Anggota Polres Blora Janji Kembalikan Uang Korupsi Rp 3 M, Berharap Dapat Pengurangan Hukuman

Regional
Diduga Epilepsi Kambuh, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Sungai

Diduga Epilepsi Kambuh, Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Pegawai Dinas Dukcapil Manokwari Hentikan Aksi Mogok, Pelayanan Kembali Normal

Pegawai Dinas Dukcapil Manokwari Hentikan Aksi Mogok, Pelayanan Kembali Normal

Regional
Keberadaan Kopi Pinogu Asal Bone Bolango yang Kian Dicari...

Keberadaan Kopi Pinogu Asal Bone Bolango yang Kian Dicari...

Regional
Detik-detik Evakuasi Pasien Saat RS Siloam Palembang Terbakar, Ada yang Bawa Ranjang dan Diinfus

Detik-detik Evakuasi Pasien Saat RS Siloam Palembang Terbakar, Ada yang Bawa Ranjang dan Diinfus

Regional
Kebakaran RS Siloam Sriwijaya Palembang Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran RS Siloam Sriwijaya Palembang Diduga akibat Korsleting Listrik

Regional
Nasi Padang yang Dibungkus Porsinya Lebih Banyak, Mitos atau Fakta?

Nasi Padang yang Dibungkus Porsinya Lebih Banyak, Mitos atau Fakta?

Regional
36 Kg Kokain Terdampar di Pantai Kepulauan Anambas, Ada Tulisan 'Paris France'

36 Kg Kokain Terdampar di Pantai Kepulauan Anambas, Ada Tulisan "Paris France"

Regional
Pemkab Bone Bolango Bangun 3 Rumah Restorative Justice

Pemkab Bone Bolango Bangun 3 Rumah Restorative Justice

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.