Helikopter Air Fast Mendarat Darurat di Boven Digoel, 4 Kru Dipastikan Selamat

Kompas.com - 31/12/2021, 09:22 WIB

 

JAYAPURA, KOMPAS.com - Satu unit helikopter milik Air Fast mengalami gangguan dan harus melakukan pendaratan darurat di Kabupaten Boven Digoel, Papua, Kamis (30/12/2021).

Insiden tersebut diketahui ketika Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke menerima berita signal distress atau pancaran signal marabahaya yang dikirimkan oleh pesawat berjenis helikopter dari arah Kampung Kawe di Kabupaten Boven Digoel.

Signal marabahaya itu terdeteksi lewat satelit.

"Berdasarkan pancaran signal tersebut, tim berhasil mengindentifikasi bahwa signal marabahaya tersebut terpancar dari helikopter milik maskapai Air Fast bernomor registrasi PK-ODB yang mengalami kecelakaan pada koordinat 04?.57’5” S – 140?.07’6”E atau berjarak 130,8 kilometer dari Boven Digoel ke arah utara," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal melalui keterangan tertulis, Jumat (31/12/2021).

Baca juga: Alami Kecelakaan, Helikopter Air Fast Pancarkan Sinyal Mara Bahaya di Boven Digoel

Kru dipastikan selamat

Setelah lokasinya diketahui, personel gabungan langsung melakukan upaya penyelamatan dengan mencoba berkomunikasi dengan empat kru helikopter yang ikut dalam penerbangan tersebut.

Keempat kru dipastikan selamat dan ditolong oleh warga setempat.

"Keempat korban tersebut dilaporkan dalam kondisi selamat ditolong oleh warga sekitar dan saat ini berada di Kali Silet," kata Kamal.

Baca juga: Pasangan Hengki Yaluwo-Lexi Romel Menangi Pilkada Boven Digoel

Keempat kru yang dimaksud adalah Capt. Agung Miharja dan Fauzan Huda. Sementara identitas dua kru lainnya belum diketahui.

"Direncanakan hari ini seluruh korban akan dievakuasi menuju Boven Digoel menggunakan dua helikopter milik maskapai Asia One dan Demonim," jelasnya.

Mengenai penyebab gangguan, Kamal menyatakan hal tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Sebelumnya diberitakan, helikopter milik Air Fast mengalami kecelakaan di Kabupaten Boven Digoel, Papua, setelah memancarkan sinyal mara bahaya pada Kamis (30/12/2021) malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilaporkan karena Diduga Tampar Karyawan Resto, Anggota DPR: Kekerasan Apa yang Saya Lakukan?

Dilaporkan karena Diduga Tampar Karyawan Resto, Anggota DPR: Kekerasan Apa yang Saya Lakukan?

Regional
Mengenal Pulau Weh, Sejarah, Kondisi Geografis, dan Wisata

Mengenal Pulau Weh, Sejarah, Kondisi Geografis, dan Wisata

Regional
Blora Zona Merah PMK, Pasar Hewan Ditutup 14 Hari

Blora Zona Merah PMK, Pasar Hewan Ditutup 14 Hari

Regional
Kondisi Gary Iskak Membaik, Polisi Lanjutkan Pemeriksaan untuk Tentukan Statusnya

Kondisi Gary Iskak Membaik, Polisi Lanjutkan Pemeriksaan untuk Tentukan Statusnya

Regional
Pakai Pelat Putih, 9 Kendaraan di Pekanbaru Ditilang

Pakai Pelat Putih, 9 Kendaraan di Pekanbaru Ditilang

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 26 Mei 2022

Regional
Bali Hujan Lebat, 7 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Kena Imbas

Bali Hujan Lebat, 7 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Kena Imbas

Regional
Sempat Dikabarkan Hilang, Dokter Faisal Ditemukan Selamat Bersama Perempuan

Sempat Dikabarkan Hilang, Dokter Faisal Ditemukan Selamat Bersama Perempuan

Regional
Korban Miras Ilegal di Sorong Bertambah Jadi 6 Orang, Kedatangan Jenazah Disambut Isak Tangis

Korban Miras Ilegal di Sorong Bertambah Jadi 6 Orang, Kedatangan Jenazah Disambut Isak Tangis

Regional
Viral, Video Pengendara Motor Dikeroyok Sejumlah Pemuda di Probolinggo

Viral, Video Pengendara Motor Dikeroyok Sejumlah Pemuda di Probolinggo

Regional
Banjir Lumpur Terjang SMP 3 Kokap Kulon Progo, Kelas hingga Perpustakaan Tergenang

Banjir Lumpur Terjang SMP 3 Kokap Kulon Progo, Kelas hingga Perpustakaan Tergenang

Regional
Taman Hutan Raya Ir H Djuanda, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Taman Hutan Raya Ir H Djuanda, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Kakak Ipar Tega Perkosa dan Bunuh Siswi Madrasah Aliyah di Demak

Kakak Ipar Tega Perkosa dan Bunuh Siswi Madrasah Aliyah di Demak

Regional
Hilux Tabrak 2 Motor di Manokwari, Warga Sempat Akan Bakar Mobil Penabrak

Hilux Tabrak 2 Motor di Manokwari, Warga Sempat Akan Bakar Mobil Penabrak

Regional
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Estimasi Jarak Luncur 2.000 Meter

Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Estimasi Jarak Luncur 2.000 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.