5 Provinsi di Indonesia yang Jumlah Penduduknya Paling Sedikit Semua di Luar Pulau Jawa

Kompas.com - 30/12/2021, 21:15 WIB

KOMPAS.com - Indonesia memiliki daerah dengan penduduk yang paling sedikit. Meskipun, Indonesia berada di urutan keempat dalam daftar negara dengan populasi penduduk paling banyak di dunia.

Data dari Kementerian Dalam Negeri menyebutkan jumlah penduduk Indonesia per Juni 2021 sebanyak 272.229.372 jiwa.

Jumlah penduduk paling banyak terdapat di Pulau Jawa. Dengan urutan, penduduk paling banyak di Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah adalah jumlah provinsi dengan penduduk paling banyak.

Sedangakan, provinsi paling sedikit penduduknya berada di kawasan Indonesia Timur.

Berikut 5 daerah dengan penduduk paling sedikit berdasarkan data Sensus Penduduk 2020.

1. Kalimantan Utara

Kalimantan Utara atau Kaltara saat ini menempati posisi pertama sebagai daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit.

Baca juga: Daftar 7 Provinsi dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Indonesia

Menurut data Badan Pusat Statistik, proyeksi penduduk Kalimantan Utara pada 2021 sebanyak 721. 181 jiwa.

Sementara dari data Sensus Penduduk 2020, jumlah penduduk tercatat 701.814 jiwa. Jumlah penduduk laki-laki sebanyak 370.650 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 331.164 jiwa.

2. Gorontalo

BPS mencatat jumlah penduduk Provinsi Gorontalo pada 2020 sebanyak 1.171.681 jiwa.

Berdasarkan jenis kelamin rinciannya, provinsi dengan ibukota Gorontalo itu mencatat sebanyak 591.349 jiwa berjenis kelamin laki-laki dan sebanyak 580.332 jiwa berjenis kelamin
perempuan,

3. Papua Barat

Papua Barat berada di urutan ke tiga sebagai provinsi dengan penduduk penduduk paling sedikit di Indonesia, yaitu 1.134.068 jiwa. Data ini berdasarkan Sensus Penduduk 2020

Penduduk laki-laki berjumlah 597.128 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 536.940 jiwa.

Papua merupakan provinsi terluas di Indonesia di urutan ke lima, yakni 140.376 kilometer persegi.

Sehingga, daerah ini masih sangat sepi karena kepadatan penduduknya rendah.

Baca juga: Data Kepatuhan Protokol Kesehatan 34 Provinsi di Indonesia, Maluku Utara Paling Terendah

Provinsi Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Urutan ke 4 dan 5

4. Maluku Utara

Jumlah penduduk Maluku Utara berdasarkan Sensus Penduduk 2020 sebanyak 1.282.937
jiwa.

Penduduk laki-laki sebanyak 657.441 jiwa dan penduduk wanita sebanyak 625.526 jiwa.

5. Sulawesi Barat

Sulawesi Barat atau Sulbar dengan menjadi provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit kelima di Indonesia.

Jumlah penduduk pria yang beribukota di Mamuju ini sebanyak 1.419.229 jiwa.

Dengan, jumah penduduk laki-laki sebanyak 720.187 jiwa dan perempuan sebanyak 699.042 jiwa.

Sulbar merupakan salah satu privinsi dengan kepadatan terendah di Indonesia.
(Editor:Muhammad Idris)

Sumber: kultara.bps.go.id

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Silva Paranggai, Guru Honorer Lulusan S2 yang Rela Mengajar di Pedalaman Toraja Utara

Cerita Silva Paranggai, Guru Honorer Lulusan S2 yang Rela Mengajar di Pedalaman Toraja Utara

Regional
Kibarkan Merah Putih di Teluk Waienga NTT, Nelayan Ajak Warga Jaga Terumbu Karang

Kibarkan Merah Putih di Teluk Waienga NTT, Nelayan Ajak Warga Jaga Terumbu Karang

Regional
Dibacok Menantu yang Diduga Mabuk, Pria di Alor Dilarikan ke Rumah Sakit

Dibacok Menantu yang Diduga Mabuk, Pria di Alor Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Kabur Selama 8 Jam Usai Menombak Istrinya hingga Luka Parah, Pria di NTT Ditangkap

Kabur Selama 8 Jam Usai Menombak Istrinya hingga Luka Parah, Pria di NTT Ditangkap

Regional
1.804 Tahanan di Balikpapan Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan

1.804 Tahanan di Balikpapan Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan

Regional
Lomba Cerdas Cermat Unik di Perbatasan Timor Leste untuk Rayakan HUT Kemerdekaan RI, Pesertanya Para Kepala Dusun

Lomba Cerdas Cermat Unik di Perbatasan Timor Leste untuk Rayakan HUT Kemerdekaan RI, Pesertanya Para Kepala Dusun

Regional
Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Divani Akhirnya Wujudkan Mimpinya Sejak Kecil, Ibu: Bangga Sekali, Terharu

Terpilih Jadi Paskibraka Nasional, Divani Akhirnya Wujudkan Mimpinya Sejak Kecil, Ibu: Bangga Sekali, Terharu

Regional
7 Prasasti Sumber Sejarah Kerajaan Kutai

7 Prasasti Sumber Sejarah Kerajaan Kutai

Regional
Ajudan Presiden Pakai Kerawang Gayo saat Pidato RAPBN 2023, Budayawan: Jokowi Ingat Kampung Halaman yang Kedua

Ajudan Presiden Pakai Kerawang Gayo saat Pidato RAPBN 2023, Budayawan: Jokowi Ingat Kampung Halaman yang Kedua

Regional
Kecelakaan di Tol Bekasi-Bandara Soekarno Hatta, Bendahara PMI Sulteng Meninggal Dunia

Kecelakaan di Tol Bekasi-Bandara Soekarno Hatta, Bendahara PMI Sulteng Meninggal Dunia

Regional
Terduga Kurir Narkoba Ditemukan Tewas di Laut, Polda Riau: Melompat ke Laut Saat Diamankan, Tenggelam

Terduga Kurir Narkoba Ditemukan Tewas di Laut, Polda Riau: Melompat ke Laut Saat Diamankan, Tenggelam

Regional
39 SD Negeri Bakal Digabungkan, Ketua DPRD Purworejo Khawatir Jumlah Anak Putus Sekolah Bertambah

39 SD Negeri Bakal Digabungkan, Ketua DPRD Purworejo Khawatir Jumlah Anak Putus Sekolah Bertambah

Regional
Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Petani di 3 Desa Padang Tiji

Kawanan Gajah Liar Rusak Kebun Petani di 3 Desa Padang Tiji

Regional
Detik-detik Sopir Truk Kontainer Tewas setelah Tertimpa Peti Kemas di Surabaya

Detik-detik Sopir Truk Kontainer Tewas setelah Tertimpa Peti Kemas di Surabaya

Regional
Berani Panjat Tiang untuk Perbaiki Tali Bendera yang Macet, Bocah SD di Salatiga : Sudah Biasa Naik Pohon Kelapa

Berani Panjat Tiang untuk Perbaiki Tali Bendera yang Macet, Bocah SD di Salatiga : Sudah Biasa Naik Pohon Kelapa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.