Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

[POPULER NUSANTARA] Gubernur Edy Jewer dan Usir Pelatih Biliar karena Tak Tepuk Tangan | Kolonel P Disebut Tolak Bawa Korban Kecelakaan ke Rumah Sakit

Kompas.com - 29/12/2021, 06:02 WIB
Reza Kurnia Darmawan

Editor

KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengusir pelatih biliar, Coki Aritonang. Coki merupakan pelatih atlet biliar Sumatera Utara pada PON XX Papua.

Aksi pengusiran ini terjadi di rumah dinas gubernur di Medan, Senin (27/12/2021), saat acara pembagian bonus atlet peserta PON XX Papua.

Edy menjewer dan mengusir Coki lantaran tak ikut tepuk tangan sewaktu sang gubernur menyampaikan kata sambutan.

Berita populer lainnya adalah seputar kecelakaan di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, yang menewaskan Handi Saputra dan Salsabila.

Sejoli tersebut tewas usai ditabrak oleh tiga anggota TNI AD, yakni Kolonel Infanteri P, Kopda ADA, dan Koptu AS.

Salah satu pelaku, Koptu AS, mengaku membuang jasad korban lantaran disuruh oleh Kolonel P.

Berikut berita-berita yang menjadi sorotan pembaca Kompas.com.

1. Usai dijewer Gubernur Edy, pelatih biliar diusir

Potongan gambar video Gubernur Edy Rahmayadi menjewer pelatih biliar.Tangkapan Layar Potongan gambar video Gubernur Edy Rahmayadi menjewer pelatih biliar.

Pelatih atlet biliar Sumatera Utara, Coki Aritonang, dijewer oleh Gubernur Edy Rahmayadi. Tak cuma itu, Coki juga diusir dari tempat acara.

Insiden ini terjadi saat acara pembagian bonus atlet peserta PON XX Papua di rumah dinas gubernur di Medan, Senin (27/12/2021),

Kejadian ini bermula saat Coki tak ikut tepuk tangan ketika Edy Rahmayadi memberikan kata sambutan.

Edy yang melihat Coki tak tepuk tangan, lantas memanggilnya ke panggung.

Ketika mengetahui Coki adalah pelatih biliar, Edy menyampaikan sebuah kalimat.

"Tak cocok jadi pelatih ini," ujar Edy yang kemudian mengusir Coki.

Baca selengkapnya: Gubernur Edy Usir Pelatih Biliar yang Tak Ikut Tepuk Tangan karena Tertidur: Pulang, Tak Usah Dipakai Lagi!

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

TNI Sita Senjata Api Rakitan OPM di Maybrat, Sempat Baku Tembak

TNI Sita Senjata Api Rakitan OPM di Maybrat, Sempat Baku Tembak

Regional
Pj Gubernur Jateng: Harganas Jadi Momentum Percepatan Penurunan Stunting di Jateng

Pj Gubernur Jateng: Harganas Jadi Momentum Percepatan Penurunan Stunting di Jateng

Regional
Uang Habis di Judi Online, Seorang Pria Bunuh Petugas Kredit Koperasi

Uang Habis di Judi Online, Seorang Pria Bunuh Petugas Kredit Koperasi

Regional
Pria Berlumur Darah Ditangkap di Hang Nadim, Diduga Tusuk Ibu Kandung

Pria Berlumur Darah Ditangkap di Hang Nadim, Diduga Tusuk Ibu Kandung

Regional
Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca Pekanbaru Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Tengah Malam ini Cerah Berawan

Regional
Tertimpa Batu Saat Mendulang Emas, Penambang di Mile 46 Papua, Tewas

Tertimpa Batu Saat Mendulang Emas, Penambang di Mile 46 Papua, Tewas

Regional
Kronologi Wanita Terapis Tewas dengan Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Diikat

Kronologi Wanita Terapis Tewas dengan Mulut Dilakban, Tangan dan Kaki Diikat

Regional
Pelaku Wisata di Labuan Bajo Diimbau Perhatian Prediksi Cuaca

Pelaku Wisata di Labuan Bajo Diimbau Perhatian Prediksi Cuaca

Regional
Melihat Lebih Dekat Tradisi Bakar Tongkang di Rokan Hilir

Melihat Lebih Dekat Tradisi Bakar Tongkang di Rokan Hilir

Regional
Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Prakiraan Cuaca Manado Hari Ini Minggu 23 Juni 2024, dan Besok : Siang ini Hujan Petir

Regional
Pj Gubernur Jateng Minta Stigma 'Kampung Bandit' Tak Langgengkan

Pj Gubernur Jateng Minta Stigma "Kampung Bandit" Tak Langgengkan

Regional
Edukasi Perdagangan Satwa Liar Lewat Lomba Burung Berkicau

Edukasi Perdagangan Satwa Liar Lewat Lomba Burung Berkicau

Regional
Kesaksian Kades soal Wanita Terapis Tewas Dilakban dan Diikat di Grobogan

Kesaksian Kades soal Wanita Terapis Tewas Dilakban dan Diikat di Grobogan

Regional
Taman Safari Indonesia Bogor akan 'Blacklist' Pengunjung yang Beri Makan Plastik ke Kuda Nil

Taman Safari Indonesia Bogor akan "Blacklist" Pengunjung yang Beri Makan Plastik ke Kuda Nil

Regional
Pegawai Pengisi ATM Simpan Kunci Cadangan untuk Gasak Uang Rp 1 M

Pegawai Pengisi ATM Simpan Kunci Cadangan untuk Gasak Uang Rp 1 M

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com