Video Viral Pasangan Mesum di Alun-alun Gresik, Pelaku Ternyata Masih SMP

Kompas.com - 25/12/2021, 12:54 WIB
Penampakan alun-alun Gresik. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPenampakan alun-alun Gresik.

GRESIK, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik mengungkap pasangan yang berbuat mesum di Alun-alun Gresik beberapa waktu lalu. Perbuatan pasangan itu terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial.

Kepala Satpol PP Gresik Suprapto mengatakan, pasangan tersebut telah diperiksa terkait perbuatan tak senonoh yang dilakukan di ruang publik.

Baca juga: Satu Gerai ATM di Gresik Terbakar, Pertama Diketahui oleh Pengendara yang Melintas

"Kemarin (Jumat, 24/12/2021), kami bersama aparat kepolisian dari Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Gresik sudah melakukan pemeriksaan. Keduanya masih anak di bawah umur, masih SMP," ujar Suprapto saat dihubungi, Sabtu (25/12/2021).

Suprapto menjelaskan, pelaku pria dan wanita dalam video itu masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama (SMP). Pelaku pria berinisial WM (15), warga Kecamatan Gresik Kota, dan wanita berinisial HE (15), warga Kecamatan Kebomas.

"Dalam pemeriksaan kemarin, juga dihadirkan para orangtua mereka, dengan mereka mengakui perbuatan yang dilakukan," ucap Suprapto.

Kepada petugas, pasangan itu mengaku datang ke Alun-alun Gresik menggunakan sepeda motor pada Rabu (22/12/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka berniat berjalan-jalan.

Tiba di lantai dua Alun-alun Gresik, WM mengaku sakit kepala dan menyenderkan badan ke HE. Saat itu, mereka tidak sadar ada orang lain yang melintas dan merekam peristiwa itu.

Baca juga: Viral, Video Pasangan Mesum di Alun-Alun Gresik, Satpol PP Akan Telusuri

"Keduanya sudah kami minta menandatangani surat pernyataan, untuk tidak mengulangi perbuatan itu serta pengawasan orangtua agar lebih ditingkatkan," kata Suprapto.

Akibat insiden itu, Suprapto mengimbau para orangtua dapat meningkatkan pengawasan kepada anak-anak. Satpol PP Gresik juga berjanji meningkatkan patroli di sekitar Alun-alun Gresik dan tempat publik lain. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Politeknik Pariwisata Negeri Bakal Dibangun di Sragen, Sandiaga Uno: Target 250 Lulusan SDM Parekraf per Tahun

Politeknik Pariwisata Negeri Bakal Dibangun di Sragen, Sandiaga Uno: Target 250 Lulusan SDM Parekraf per Tahun

Regional
Penikam Mantan Istri di Rumah Makan Masih Diburu, Polres Jayapura: Pelaku Berpindah-pindah

Penikam Mantan Istri di Rumah Makan Masih Diburu, Polres Jayapura: Pelaku Berpindah-pindah

Regional
18 SMA Terbaik di Sleman Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

18 SMA Terbaik di Sleman Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
'Petani Menjerit Harga Sawit Anjlok, Larangan Ekspor Harus Dicabut'

"Petani Menjerit Harga Sawit Anjlok, Larangan Ekspor Harus Dicabut"

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Mei 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 17 Mei 2022

Regional
Ditlantas Polda Jateng Olah TKP Adu Banteng Truk Trailer yang Tewaskan Dua Orang di Boyolali

Ditlantas Polda Jateng Olah TKP Adu Banteng Truk Trailer yang Tewaskan Dua Orang di Boyolali

Regional
Seorang Petani di NTT Cabuli Siswi SMP, Korban Dicekoki Miras hingga Mabuk

Seorang Petani di NTT Cabuli Siswi SMP, Korban Dicekoki Miras hingga Mabuk

Regional
Gubernur Bengkulu Kirim Rekomendasi Pencabutan Larangan Ekspor CPO ke Presiden

Gubernur Bengkulu Kirim Rekomendasi Pencabutan Larangan Ekspor CPO ke Presiden

Regional
48 Hewan Ternak dari 13 Daerah di Jateng Positif PMK, Mana Saja?

48 Hewan Ternak dari 13 Daerah di Jateng Positif PMK, Mana Saja?

Regional
Cegah PMK, Ini 2 Syarat Seberangkan Sapi ke Kepulauan Riau

Cegah PMK, Ini 2 Syarat Seberangkan Sapi ke Kepulauan Riau

Regional
Menolak Ditilang, Seorang Sopir Truk Ayam Marah dan Merobek Rompi Anggota Satlantas di Palembang

Menolak Ditilang, Seorang Sopir Truk Ayam Marah dan Merobek Rompi Anggota Satlantas di Palembang

Regional
Beredar Surat Berisikan Jam Kerja Kepala dan Perangkat Desa Se-Kabupaten Blora, Sanksi Pemberhentian dari Jabatan

Beredar Surat Berisikan Jam Kerja Kepala dan Perangkat Desa Se-Kabupaten Blora, Sanksi Pemberhentian dari Jabatan

Regional
Begal Taksi 'Online' di Palembang Gagal Beraksi Usai Ditusuk Obeng oleh Korban dan Dihajar Massa

Begal Taksi "Online" di Palembang Gagal Beraksi Usai Ditusuk Obeng oleh Korban dan Dihajar Massa

Regional
Mikie Funland: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Mikie Funland: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Gegerkan Warga, Balita 1,5 tahun di Pemalang Hilang Misterius Saat Ditinggal ke Dapur

Gegerkan Warga, Balita 1,5 tahun di Pemalang Hilang Misterius Saat Ditinggal ke Dapur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.