1,6 Juta ASN Terancam Kerja di Rumah, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Kompas.com - 22/12/2021, 15:46 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkomentar soal pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan RB) yang menyebut 1,6 juta ASN tenaga pelaksana atau administrasi bekerja di rumah sampai pensiun.

Menurut Emil, sapaan akrabnya, wacana itu masuk akal mengingat adanya pergeseran orientasi kerja pemerintah.

"Sekarang itu manajemen pembangunan itu berorientasi pada hasil bukan proses. Kalau orientasi hasil, tempat jadi nggak relevan bagi pekerjaan atau jabatan seperti nginput data yang tak perlu ke lapangan. Interaksi itu tak bisa dihindari," kata Emil di Kota Bandung, Rabu (22/12/2021).

Menurut Emil, wacana ini punya benang merah dengan kebijakan pemerintah yang akan menghilangkan pegawai eselon III dan IV.

Baca juga: Ridwan Kamil: Prof Mochtar Kusumaatmadja Akan Jadi Nama Jalan di Bandung

"Saya menduga ini sudah dipikirkan dengan baik, memilah mana pekerjaan yang bisa dilakukan di rumah, berorientasi pada hasil mana yang membutuhkan interaksi lapangan. Arahan Presiden kan eselon III dan IV di Kementrian itu sudah mulai reorganisasi," tuturnya.

Di Jabar, lanjut Emil, penghapusan eselon IV akan dimulai Januari tahun depan. Nantinya, kerja eselon IV akan berkelompok mengeroyok satu proyek atau program yang menjadi prioritas pemerintah sesuai kondisi.

"Di Jabar mulai Januari (2022) eselon IV sudah nggak ada, kita provinsi pertama dan kita akan melakukan yang namanya Team of Team (ToT). PNS nanti bergerak per program kayak kepanitiaan. Contohnya beres urusan PON, geser ke Covid, pindah ke urusan lain sesuai urgensi dan tujuan pembangunan saat itu tanpa melihat dia dukunya dari dinas mana," paparnya.

Menurut Emil, pola kerja semacam itu bakal jadi keniscayaan di masa depan seiring dengan berkembangnya teknologi.

"Itu masa depan manjemen pekerjaan, jadi keniscayaan karena ada pergeseran berorientasi hasil bukan oroentasi pada proses yang kadang terlalu kaku hierarkinya," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya 1,6 juta aparatur sipil negara (ASN) akan dirumahkan atau bekerja dari rumah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa M 6,2 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 6,2 Guncang Nias Selatan, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Pantai Ngurbloat, Disebut Memiliki Pasir Putih Terhalus di Dunia

Pantai Ngurbloat, Disebut Memiliki Pasir Putih Terhalus di Dunia

Regional
Dituntut 20 Tahun Penjara, Alex Noerdin: Saya Tidak Menyangka, Begitu Kejamnya Tuntutan Ini

Dituntut 20 Tahun Penjara, Alex Noerdin: Saya Tidak Menyangka, Begitu Kejamnya Tuntutan Ini

Regional
123 Calon Haji Lansia di Lombok Tengah Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

123 Calon Haji Lansia di Lombok Tengah Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun Ini

Regional
Salah Tembak ke Petani, Pemburu Babi Hutan di Banjarnegara Ditangkap Polisi

Salah Tembak ke Petani, Pemburu Babi Hutan di Banjarnegara Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Mei 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Mei 2022

Regional
Terlibat Dua Kasus Korupsi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara

Terlibat Dua Kasus Korupsi, Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara

Regional
Gempa M 3,6 Guncang Bima dan Dompu, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M 3,6 Guncang Bima dan Dompu, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
30 Ekor Sapi Terpapar PMK di Bandung Barat, Pemda: Penjual Hewan Ada yang Tak Turuti Aturan

30 Ekor Sapi Terpapar PMK di Bandung Barat, Pemda: Penjual Hewan Ada yang Tak Turuti Aturan

Regional
Senggol Alat Berat yang Parkir di Panggir Jalan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Senggol Alat Berat yang Parkir di Panggir Jalan, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

Regional
Penyelesaian Konflik di Pulau Heruku, Kapolda Maluku: Utamakan Dialog Secara Damai

Penyelesaian Konflik di Pulau Heruku, Kapolda Maluku: Utamakan Dialog Secara Damai

Regional
Flora Wisata San Terra Malang: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Flora Wisata San Terra Malang: Harga Tiket, Jam Buka, dan Daya Tarik

Regional
Ketua MK Sebut Dirinya dan Adik Jokowi Pasangan Fenomenal, Pengantin Senior Jiwa Muda

Ketua MK Sebut Dirinya dan Adik Jokowi Pasangan Fenomenal, Pengantin Senior Jiwa Muda

Regional
Istri Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang Ditahan Polisi

Istri Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Kupang Ditahan Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.