Pendatang ke Tasikmalaya Saat Libur Natal dan Tahun Baru Diwajibkan Tes Swab

Kompas.com - 22/12/2021, 14:52 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tasikmalaya mewajibkan pendatang untuk tes swab terlebih dahulu saat mengunjungi wilayahnya pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Nantinya, beberapa posko darurat akan didirikan di beberapa titik perbatasan masuk wilayah Kota Tasikmalaya untuk pengecekan warga yang baru mendatangi wilayah berjuluk kota santri tersebut.

Petugas gabungan dari Polresta Tasikmalaya, Dandim 0612 Tasikmalaya dan Dinas Kesehatan serta unsur Pemkot Tasikmalaya akan terus bersiaga menyaring para pendatang yang hendak memasuki wilayah Kota Tasikmalaya.

Baca juga: Atlet Disabilitas Tasikmalaya Peraih Medali Peparnas Papua Terima Bonus

"Satgas akan memastikan pengunjung yang masuk ke Kota Tasikmalaya harus membawa hasil swab antigen dan tes swab di posko perbatasan. Kemudian jika belum melakukan vaksinasi harus datang ke puskesmas atau rumah sakit terdekat," jelas Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf kepada Kompas.com, Rabu (22/12/2021).

Yusuf menambahkan, khusus malam pergantian tahun, pemerintah Kota Tasikmalaya juga akan menutup ruang publik mulai dari Kompleks Dadaha, Taman Kota, alun-alun dan Jalan HZ Mustofa, termasuk objek wisata supaya tidak ada warga berkerumun.

Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Pemkot Tasikmalaya Perketat Pemeriksaan Pelaku Perjalanan

Sementara itu saat perayaan Natal 25 Desember 2021, para jemaat yang hendak ke gereja untuk Misa Natal dipastikan harus membawa hasil swab antigen atau sertifikat vaksin serta harus mematuhi protokol kesehatan di dalam gereja.

"Ingat pemeriksaan swab tersebut tidak dipungut biaya termasuk vaksinasi bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," tambahnya.

Sementara itu, Kapolresta Tasikmalaya, AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, jelang nataru pihaknya akan mengantisipasi kerawanan penyebaran Covid-19, seperti mengurai kerumunan masyarakat.

Apabila di lapangan ditemukan adanya kerumunan, petugas akan melakukan pembubaran.

"Segala bentuk kegiatan yang mengundang kerumunan massa seperti tempat usaha juga sudah diberi imbauan untuk tak mengadakan kegiatan saat malam tahun baru. Seluruh tempat usaha diperbolehkan beroperasi mulai dari pukul 08.00 sampai jam 21.00 WIB dan seluruh obyek wisata pun akan ditutup," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kedua Putrinya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Ayah Korban: Janji Presiden Saya Tunggu

Kedua Putrinya Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan, Ayah Korban: Janji Presiden Saya Tunggu

Regional
Pernah Tembak Anak Kecil hingga Ledakkan Bom ke Rumah Warga, Pria di Riau Ditangkap Polisi

Pernah Tembak Anak Kecil hingga Ledakkan Bom ke Rumah Warga, Pria di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Kendala Jaringan Internet, 1027 Tenaga Honorer di Perbatasan RI–Malaysia Belum Terinput

Kendala Jaringan Internet, 1027 Tenaga Honorer di Perbatasan RI–Malaysia Belum Terinput

Regional
Gibran Minta Spanduk 'Mataram Is Love' Dipasang di Stadion Manahan Solo, Sebagai Bentuk Perdamaian

Gibran Minta Spanduk "Mataram Is Love" Dipasang di Stadion Manahan Solo, Sebagai Bentuk Perdamaian

Regional
Catatan Jokowi usai Tinjau Lokasi Kerusuhan yang Menelan Ratusan Korban di Stadion Kanjuruhan

Catatan Jokowi usai Tinjau Lokasi Kerusuhan yang Menelan Ratusan Korban di Stadion Kanjuruhan

Regional
Pramugari Dipanggi Jadi Saksi, Pengacara Lukas Enembe: KPK Mengigau...

Pramugari Dipanggi Jadi Saksi, Pengacara Lukas Enembe: KPK Mengigau...

Regional
Haramkan Permainan Capit Boneka, MUI Purworejo Libatkan NU dan Muhammadiyah

Haramkan Permainan Capit Boneka, MUI Purworejo Libatkan NU dan Muhammadiyah

Regional
Viral, Hendak Mendahului dari Kiri, Mobil Tabrak 7 Motor, Salah Satunya Penjual Rujak

Viral, Hendak Mendahului dari Kiri, Mobil Tabrak 7 Motor, Salah Satunya Penjual Rujak

Regional
Selamatkan Seekor Ayam, Petugas Damkar Masuk Sumur Sedalam 8 Meter dengan Alat Bantu Pernapasan

Selamatkan Seekor Ayam, Petugas Damkar Masuk Sumur Sedalam 8 Meter dengan Alat Bantu Pernapasan

Regional
Kecanduan Game Onlie, Pria di Pangkalpinang Berulang Kali Curi Uang Kotak Amal Masjid

Kecanduan Game Onlie, Pria di Pangkalpinang Berulang Kali Curi Uang Kotak Amal Masjid

Regional
Usai Longsor, Tambang Emas di Kotabaru Akan Ditutup

Usai Longsor, Tambang Emas di Kotabaru Akan Ditutup

Regional
Pencocokan Data, 31.000 Warga Ber-KTP Surabaya Berdomisili di Luar Daerah

Pencocokan Data, 31.000 Warga Ber-KTP Surabaya Berdomisili di Luar Daerah

Regional
Wayang Wong Ngesti Pandowo dan 15 Budaya asal Jateng Resmi Diakui sebagai WBtb Nasional

Wayang Wong Ngesti Pandowo dan 15 Budaya asal Jateng Resmi Diakui sebagai WBtb Nasional

Regional
Para Pengunggah Video Kanjuruhan yang Diperiksa Polisi, Sempat Upload Pintu Stadion Tertutup

Para Pengunggah Video Kanjuruhan yang Diperiksa Polisi, Sempat Upload Pintu Stadion Tertutup

Regional
Banjir 2 Meter di Sintang, BPBD Ungkap Warga Enggan Mengungsi

Banjir 2 Meter di Sintang, BPBD Ungkap Warga Enggan Mengungsi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.