Kompas.com - 21/12/2021, 15:44 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membeli dua unit sepeda motor Kawasaki Ninja ZX-25R untuk pengawalan pejabat.

Pembelian Kawasaki Ninja ZX-25R itu terungkap fotonya beredar di media sosial.

Baca juga: Rusak Segel Satpol PP, Pengelola Tempat Karaoke Dilaporkan ke Polisi

Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan, pembelian dua sepeda motor tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 17 tahun 2019. 

"Masih dalam spek (spesifikasi) sesuai dengan ketentuan Permendagri 19. Motor itu untuk pengawalan pejabat-pejabat," kata Noviar saat dihubungi, Selasa (21/12/2021).

Kendaraan 250 cc dengan empat silider mesin itu dipilih karena dianggap mampu mengawal mobil pejabat dari belakang.

Spesifikasi Kawasaki Ninja ZX-25R, disebut Noviar, mampu mengimbangi kecepatan mobil pembawa pejabat.

Baca juga: Anggota Satpol PP yang Ditangkap karena Narkoba Dikenal Tak Patuh, Pernah Mangkir Tes Urine

Pejabat yang nantinya akan dikawal dengan sepeda motor sport ini adalah Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.

Satu unit Kawasaki Ninja ZX-25R di pasaran memiliki harga Rp 110 juta, tapi Noviar mengklaim kendaraan itu dibeli dengan proses lelang seharga Rp 98 juta.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor di Kawasan Tambang di Maluku Timbun Satu Keluarga, 3 Orang Tewas

Longsor di Kawasan Tambang di Maluku Timbun Satu Keluarga, 3 Orang Tewas

Regional
Cerita di Balik Sapi Kurban Jokowi, Ada yang Dibeli dari Siswa SMP dan Sarjana Peternakan

Cerita di Balik Sapi Kurban Jokowi, Ada yang Dibeli dari Siswa SMP dan Sarjana Peternakan

Regional
Kepala Rumah Sakit LB Moerdani Merauke Tewas Ditusuk, Pelaku Anggota TNI

Kepala Rumah Sakit LB Moerdani Merauke Tewas Ditusuk, Pelaku Anggota TNI

Regional
Filosofi 'Sego' Gudeg dan Semangat Menjaga Kedamaian di Yogyakarta

Filosofi "Sego" Gudeg dan Semangat Menjaga Kedamaian di Yogyakarta

Regional
Oknum ASN Nduga Bawa 615 Butir Amunisi Diduga untuk KKB, Bagaimana Bisa?

Oknum ASN Nduga Bawa 615 Butir Amunisi Diduga untuk KKB, Bagaimana Bisa?

Regional
PLN: Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Mulai Kembali Normal

PLN: Listrik di 3 Provinsi Sumbagsel Mulai Kembali Normal

Regional
Rela Panas-panasan demi Bertemu Jokowi, Rusmi Ingin Mengeluh soal Harga Bawang Merah dan Cabai

Rela Panas-panasan demi Bertemu Jokowi, Rusmi Ingin Mengeluh soal Harga Bawang Merah dan Cabai

Regional
Air Terjun Songgo Langit Jepara: Daya tarik, Legenda, dan Harga Tiket

Air Terjun Songgo Langit Jepara: Daya tarik, Legenda, dan Harga Tiket

Regional
Mau Selundupkan 16 PMI Ilegal ke Malaysia, 7 Pelaku Perdagangan Orang Ditangkap Polres Bintan

Mau Selundupkan 16 PMI Ilegal ke Malaysia, 7 Pelaku Perdagangan Orang Ditangkap Polres Bintan

Regional
Seorang Warga Tewas Diserang OTK di Pegunungan Bintang

Seorang Warga Tewas Diserang OTK di Pegunungan Bintang

Regional
Kemarau Basah, 1.800 Hektar Lahan Tembakau di Lombok Tengah Berpotensi Rusak

Kemarau Basah, 1.800 Hektar Lahan Tembakau di Lombok Tengah Berpotensi Rusak

Regional
Gibran Klarifikasi Dugaan Pelecehan Member JKT48, Tak Mau Nama Kota Solo Jelek

Gibran Klarifikasi Dugaan Pelecehan Member JKT48, Tak Mau Nama Kota Solo Jelek

Regional
Sempat Terganggu karena Listrik Padam, Layanan LRT Sumsel Kembali Normal

Sempat Terganggu karena Listrik Padam, Layanan LRT Sumsel Kembali Normal

Regional
Hilang 3 Hari, Mahasiswa Uncen yang Hilang Saat Menyelam Ditemukan Tak Bernyawa

Hilang 3 Hari, Mahasiswa Uncen yang Hilang Saat Menyelam Ditemukan Tak Bernyawa

Regional
Kronologi Pembunuhan Kader Partai Demokrat di Bandung, Pelaku Dikenal sebagai Preman

Kronologi Pembunuhan Kader Partai Demokrat di Bandung, Pelaku Dikenal sebagai Preman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.