Kompas.com - 20/12/2021, 22:33 WIB

KOMPAS.com - Bupati Pandeglang Irna Narulita meminta maaf kepada para atlet yang menerima hadiah dari penyelengaraan Bupati Cup hanya Rp 95.000.

"Saya minta maaf ini sangat melukai para atlet-atlet muda kita," kata Irna saat memimpin apel di Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang, Senin (20/12/2021) pagi.

Irna mengatakan, ia tidak tahu adanya kegiatan Bupati Cup tersebut. Sebab, tidak ada laporan dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pandeglang, Dadan Saladin terkait kegiatan tersebut.

Baca juga: Heboh Foto Hadiah Bupati Cup Rp 95.000, Ini Penjelasan Dispora Pandeglang

Selain itu, sambung Irna, Dadan juga tidak datang untuk konsultasi saat hendak menyelenggarakan acara itu.

Bahkan, Irna mengaku baru mengetahui terkait hadiah itu saat sudah heboh di media.

"Kepala dinas nggak ada koordinasi, datang ke bupati. Mungkin dia pikir wah bupati happy nih, tapi mencoreng nama baik bupati dengan penghargaan hadiah yang remeh temeh begitu," ujarnya.

Baca juga: Acara Bupati Cup Berhadiah Rp 95.000, Bupati Pandeglang Beri Tambahan Rp 60 Juta untuk Atlet

 

Setelah viral, Irna kemudian memberi hadiah tambahan untuk para atlet pemenang Bupati Cup sebesar Rp 60 juta.

"Saya tambahin tadi 60 juta rupiah, dibagilah, yang penting ibu tutupin," kata Irna usai pemberian hadiah kepada wartawan, Senin

Usai kejadian itu, Irna mengatakan akan mencopot Kadispora Dadan Saladin.

"Sudah saya berikan peringatan tadi, copot Kadispora," ungkapnya.

Baca juga: Hadiah Bupati Cup Rp 95.000 Disebut Kelebihan, Warga Pandeglang Kembalikan Rp 1.000 ke Kadispora

Tanggapan Kadispora Pandeglang

Sementara itu, Kadispora Pandeglang Dadan Saladin mengakui dirinya tidak melaporkan kegiatan tersebut ke bupati.

"Enggak ada komunikasi ke Ibu, kelemahan saya tidak lapor," kata Dadan.

Terkait dirinya akan dicopot dari jabatannya, Dadan pun pasrah dan menerimanya.

"Ya copot-copot saja, rezeki, ajal sudah ada ketentuannya dari Allah, hanya bagaimana kita menyikapinya," ungkapnya.

Baca juga: Dicopot Bupati Gara-gara Hadiah Atlet Cuma Rp 95.000, Kadispora Pandeglang Pasrah

 

(Penulis : Kontributor Banten, Acep Nazmudin | Editor : Khairina)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waktu Kunjungan Wisatawan di Pulau Komodo Rata-rata Hanya 2 Jam, Astindo: Tak Ganggu Ekosistem

Waktu Kunjungan Wisatawan di Pulau Komodo Rata-rata Hanya 2 Jam, Astindo: Tak Ganggu Ekosistem

Regional
5.000 Dosis Vaksin Disediakan Saat Konser Dream Theater di Solo

5.000 Dosis Vaksin Disediakan Saat Konser Dream Theater di Solo

Regional
Dream Theater Undang Presiden Jokowi Nonton Konsernya

Dream Theater Undang Presiden Jokowi Nonton Konsernya

Regional
Sisir Kawasan Tambang Gunung Botak, Aparat Gabungan Musnahkan Tenda dan Bak Rendaman Material Emas

Sisir Kawasan Tambang Gunung Botak, Aparat Gabungan Musnahkan Tenda dan Bak Rendaman Material Emas

Regional
Ferdi Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Tuhan Begitu Baik

Ferdi Sambo Tersangka, Bibi Brigadir J: Tuhan Begitu Baik

Regional
Ferdi Sambo Tersangka, Pengacara Keluarga Brigadir J: Memang Sudah dari Dulu Seharusnya Tersangka

Ferdi Sambo Tersangka, Pengacara Keluarga Brigadir J: Memang Sudah dari Dulu Seharusnya Tersangka

Regional
Profil Kota Palembang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan

Profil Kota Palembang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Selatan

Regional
Curi Motor Milik Teman Sendiri, Pemuda di Mataram Terancam 7 Tahun Penjara

Curi Motor Milik Teman Sendiri, Pemuda di Mataram Terancam 7 Tahun Penjara

Regional
DBD Merebak di Pemalang, 3 Warga Meninggal Dunia

DBD Merebak di Pemalang, 3 Warga Meninggal Dunia

Regional
Pungutan Ekspor CPO Ditiadakan, Harga Sawit di Sumsel Merangkak Naik

Pungutan Ekspor CPO Ditiadakan, Harga Sawit di Sumsel Merangkak Naik

Regional
Terduga Pembunuh Pria yang Mayatnya Penuh Luka di Purworejo Ditangkap

Terduga Pembunuh Pria yang Mayatnya Penuh Luka di Purworejo Ditangkap

Regional
Bayi Meninggal Usai Diajak Naik Motor dari Tegal ke Surabaya Demi Nonton Bola, KPAI Sebut Ada Dugaan Kelalaian Orangtua

Bayi Meninggal Usai Diajak Naik Motor dari Tegal ke Surabaya Demi Nonton Bola, KPAI Sebut Ada Dugaan Kelalaian Orangtua

Regional
Anak Diperkosa Ayah Kandung Selama 4 Tahun di Lampung, Korban Diancam dan Diintimidasi

Anak Diperkosa Ayah Kandung Selama 4 Tahun di Lampung, Korban Diancam dan Diintimidasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 9 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 9 Agustus 2022

Regional
Rugikan Negara Rp 65 Miliar, Kejati Banten Diminta Usut Tuntas Kasus Kredit Macet di Bank Banten

Rugikan Negara Rp 65 Miliar, Kejati Banten Diminta Usut Tuntas Kasus Kredit Macet di Bank Banten

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.