Kompas.com - 20/12/2021, 16:55 WIB
Ilustrasi energi hijau ShutterstockIlustrasi energi hijau

BANDUNG, KOMPAS.com - Sumber energi terbarukan di Jawa Barat sangat melimpah. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal.

Berdasarkan data baseline energi primer dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jawa Barat, potensi geothermal atau panas bumi di Jabar mencapai 5.924 MW.

Saat ini, yang baru termanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) baru 1.219 MW.

Baca juga: Ridwan Kamil Akui Daerah Masih Bingung Kembangkan Energi Terbarukan

Sementara untuk tenaga surya, intensitas radiasi di Jabar mencapai 2,56 –4,15 KWh/M², sedangkan yang termanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hanya 584 KWp.

Adapun sumber energi dari angin dan gelombang laut belum dimanfaatkan secara signifikan.

Kepala Dinas ESDM Jabar Bambang Rianto mengatakan, saat ini masih banyak potensi energi di Jabar yang masih bisa digarap. Namun, faktor regulasi jadi kendala.

Baca juga: Kapolda Jabar Pastikan Tak Ada Penyekatan Jalan Saat Nataru

"Terkait dengan perizinan dan peraturan dan kewenangannya ada di pusat. Kita sendiri berusaha membantu sesuai dengan kewenangan kita. Jadi perizinan yang sifatnya regional kita bantu," kata Bambang dalam kegiatan Diskusi Energi Baru Terbarukan di Kota Bandung, Senin (20/12/2021).

Kendati demikian, berbagai upaya untuk mengurangi emisi karbon terus dilakukan.

Dalam waktu dekat, Pemprov Jabar berencana membangun pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) secara komunal di daerah terpencil atau yang belum teraliri listrik oleh perusahaan listrik negara (PLN).

Bambang menjelaskan, satu tower PLTB ini akan cukup untuk menghasilkan listrik dengan daya 5,5 KiloWatt (Kw).

Daya sebesar ini cukup digunakan sekitar enam kepala keluarga (KK).

"PLTB Komunal itu salah satu kebijakan Pak Gubernur. Kita menjalin kerja sama dengan suatu perusahaan sebagai bentuk inovasi sekaligus pelayanan (pada masyarakat)," ujarnya.

Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jabar Slamet Mulyanto Sudarsono mengatakan, proyek itu bakal dibangun di kawasan Walini Ciwidey, Kabupaten Bandung.

Kemudian dua titik Desa Sukamaju dan Karangtengah, Kabupaten Bogor serta di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda, Bandung.

"Ini rencana kita bangun yang pertama pada 2022. Cuman bulannya belum tahu. Titiknya juga belum tentu di Walini," ujar Slamet.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5.554 SMK di Indonesia Sudah Pakai Kurikulum Merdeka, Ini Keunggulannya

5.554 SMK di Indonesia Sudah Pakai Kurikulum Merdeka, Ini Keunggulannya

Regional
Sejumlah Puskesmas di Aceh Utara Kehabisan Stok Vaksin Covid-19

Sejumlah Puskesmas di Aceh Utara Kehabisan Stok Vaksin Covid-19

Regional
Jelang Pemilu 2024, FX Rudy Ungkap PDI-P Solo Sudah Panaskan Mesin Partai

Jelang Pemilu 2024, FX Rudy Ungkap PDI-P Solo Sudah Panaskan Mesin Partai

Regional
Positif PMK, 4 Sapi di Semarang Diisolasi 14 Hari

Positif PMK, 4 Sapi di Semarang Diisolasi 14 Hari

Regional
1.259 Sapi Terjangkit PMK di Aceh Tamiang Sembuh, Pengetatan Masih Dilakukan

1.259 Sapi Terjangkit PMK di Aceh Tamiang Sembuh, Pengetatan Masih Dilakukan

Regional
Diduga Pungut Uang Jasa Tambang, 2 Polisi Perairan Dilaporkan ke Propam, Ini Kata Polda Babel

Diduga Pungut Uang Jasa Tambang, 2 Polisi Perairan Dilaporkan ke Propam, Ini Kata Polda Babel

Regional
Ditangkap Saat Edarkan Sabu, Seorang Pemuda di Muna Sultra Batal Menikah

Ditangkap Saat Edarkan Sabu, Seorang Pemuda di Muna Sultra Batal Menikah

Regional
Gerebek Rumah Bandar Narkoba, Seorang Polisi di Sumsel Tertembak

Gerebek Rumah Bandar Narkoba, Seorang Polisi di Sumsel Tertembak

Regional
Sidang Kasus Korupsi, Bupati Nonaktif Banjarnegara Dituntut 12 Tahun Penjara

Sidang Kasus Korupsi, Bupati Nonaktif Banjarnegara Dituntut 12 Tahun Penjara

Regional
Sapi Terjangkit PMK di Banyumas Bertambah Jadi 6 Ekor, Pemeriksaan Diperketat

Sapi Terjangkit PMK di Banyumas Bertambah Jadi 6 Ekor, Pemeriksaan Diperketat

Regional
Terlanjur Nyaman, Warga Semarang Ada yang Tetap Pakai Masker

Terlanjur Nyaman, Warga Semarang Ada yang Tetap Pakai Masker

Regional
Dampak PMK, Kuota Hewan Kurban di Batam Diprediksi Tidak Cukup

Dampak PMK, Kuota Hewan Kurban di Batam Diprediksi Tidak Cukup

Regional
Arus Deras, Truk Pengangkut Bantuan Sembako Korban Banjir di Kukar Terguling

Arus Deras, Truk Pengangkut Bantuan Sembako Korban Banjir di Kukar Terguling

Regional
Antisipasi Kecelakaan, Sejumlah Pohon di Jalan Lintas Taba Penanjung-Kepahiang Akan Dipangkas

Antisipasi Kecelakaan, Sejumlah Pohon di Jalan Lintas Taba Penanjung-Kepahiang Akan Dipangkas

Regional
Gara-gara Penumpang Buang Puntung Rokok, Bus Tiara Mas Terguling di Sumbawa, 9 Orang Terluka

Gara-gara Penumpang Buang Puntung Rokok, Bus Tiara Mas Terguling di Sumbawa, 9 Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.