9 Pekerja Migran di Kalbar Jadi Pasien Probable Covid-19 Varian Omicron

Kompas.com - 20/12/2021, 16:37 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menyebut, terdapat sembilan pekerja migran Indonesia yang melintasi perbatasan positif Covid-19 probable varian omicron.

Menurut Harisson, status probable terhadap PMI tersebut berdasarkan pemeriksaan sampel swab dengan teknologi reagen polymerase chain reaction (PCR), metode S-gene target failure (SGTF).

Teknologi ini diklaim bisa memberikan indikasi awal pada hasil positif Covid-19 varian omicron.

"Hingga Senin (20/12/2021) terdapat sembilan PMI yang probable Covid-19 varian Omicron berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Untan Pontianak dengan metode SGTF," kata Harisson kepada wartawan, Senin siang.

Baca juga: Sempat Jadi Probable, 3 WN China di Manado Dipastikan Tak Terjangkit Omicron

Harisson menyebut, dari sembilan tersebut, satu orang warga Kabupaten Sambas dan delapan lainnya warga luar Kalbar.

"Mereka baru pulang dari Serawak, Malaysia," ucap Harisson.

Namun demikian, Harisson menegaskan, kepastian terjangkit Covid-19 varian omicron atau bukan masih menunggu hasil pemeriksaan di Balitbangkes Kementerian Kesehatan.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan pengetatan masuknya pekerja migran Indonesia (PMI) dari Serawak, Malaysia, di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk, Kabupaten Sambas dan PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 Omicron.

Langkah antisipasi penyebaran Covid-19 Omicron di perbatasan ini berdasarkan Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional.

“Sudah ada surat edaran Satgas Penanganan Covid-19, setiap orang yang datang dari luar negeri, termasuk PMI baru boleh masuk jika membawa surat negatif PCR,” kata Harisson.

Baca juga: Antisipasi Omicron di Perbatasan, TKI Wajib Bawa Surat Hasil PCR dan Dikarantina 14 Hari

Kemudian, lanjut Harisson, PMI tersebut juga langsung dites PCR ulang dan wajib menjalani karantina 14 hari jika berasal dari negara yang sudah ada varian omicron dan 10 hari jika dari negara yang belum ada varian omicron.

“Pada hari ke 13 karantina, yang bersangkutan kembali dilakukan tes PCR. Jika negatif, dia boleh melanjutkan perjalanan. Jika positif, maka diisolasi,” ucap Harisson.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Magelang Dibacok Orang Tak Dikenal di SPBU Purworejo

Warga Magelang Dibacok Orang Tak Dikenal di SPBU Purworejo

Regional
Malam-malam, Presiden Jokowi Cek Lokasi Resepsi Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran

Malam-malam, Presiden Jokowi Cek Lokasi Resepsi Kaesang-Erina di Pura Mangkunegaran

Regional
Ini Doa Peserta Pengajian untuk Kaesang dan Erina

Ini Doa Peserta Pengajian untuk Kaesang dan Erina

Regional
Gudang di Sorong Terbakar, 2 Mobil dan 6 Motor Hangus

Gudang di Sorong Terbakar, 2 Mobil dan 6 Motor Hangus

Regional
Perasaan Joko Riyanto 3 Kali Dapat Undangan Nikah Anak Jokowi: Wong Cilik Diundang Pak Presiden, Suatu Kebanggaan

Perasaan Joko Riyanto 3 Kali Dapat Undangan Nikah Anak Jokowi: Wong Cilik Diundang Pak Presiden, Suatu Kebanggaan

Regional
13 Tokoh Konferensi Meja Bundar, Salah Satunya Mohammad Hatta

13 Tokoh Konferensi Meja Bundar, Salah Satunya Mohammad Hatta

Regional
Anggota DPRD Lombok Barat Diserahkan ke BNN, Alami Kecanduan Narkoba Kategori Sedang

Anggota DPRD Lombok Barat Diserahkan ke BNN, Alami Kecanduan Narkoba Kategori Sedang

Regional
Truk Hangus Terbakar di Tol Bakter Lampung, Diduga karena Korsleting

Truk Hangus Terbakar di Tol Bakter Lampung, Diduga karena Korsleting

Regional
Saat Jenderal Andika Puji Ketelitian KGPAA Mangkunegara X

Saat Jenderal Andika Puji Ketelitian KGPAA Mangkunegara X

Regional
Berandal Jalanan Bacok Pelajar di Jalan, 4 Pelaku Diciduk

Berandal Jalanan Bacok Pelajar di Jalan, 4 Pelaku Diciduk

Regional
Air Siraman Kaesang Malam Ini Dikirim dari Yogyakarta ke Solo

Air Siraman Kaesang Malam Ini Dikirim dari Yogyakarta ke Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Desember 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Desember 2022

Regional
Usai Laporkan Bupati Alor ke Polisi, Rumah Warga NTT Dilempari Batu oleh Sekelompok OTK

Usai Laporkan Bupati Alor ke Polisi, Rumah Warga NTT Dilempari Batu oleh Sekelompok OTK

Regional
Tak Ada Perkosaan oleh Paspampres, Prajurit Kostrad Juga Jadi Tersangka

Tak Ada Perkosaan oleh Paspampres, Prajurit Kostrad Juga Jadi Tersangka

Regional
Perwakilan Keluarga Erina Berangkat ke Solo Meminta Rambut Kaesang Pangarep

Perwakilan Keluarga Erina Berangkat ke Solo Meminta Rambut Kaesang Pangarep

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.