Bencana Tiap Tahun, Mensos Risma: Jangan Terkotak-kotak, Mari Gotong Royong

Kompas.com - 20/12/2021, 13:49 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharani mengatakan, fenomena global warming membawa dampak merugikan bagi kehidupan masyarakat. Salah satu yang paling terlihat adalah bencana terjadi setiap tahun di seluruh pelosok negeri.

"Kita bisa membantu mengurangi dan mengatasi dampak bencana bagi masyarakat dengan bergandengan tangan bersama-sama," kata Mensos dalam siaran pers yang diterima Kompas.com saat menghadiri kegiatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Di Lapangan Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (20/12/2021).

Lebih lanjut Risma menambahkan, selain bencana alam, dampak bencana non alam juga tidak kalah serius. Salah satu contoh bencana non alam adalah pandemi Covid-19 yang masih melanda dunia hingga saat ini.

Baca juga: Salurkan Bansos di Rumah Dinas, Wali Kota Pangkalpinang: Mensos Risma Idola Saya

Menurut Risma, pandemi Covid-19 tak hanya merenggut jutaan nyawa, tapi juga memberi efek domino besar di berbagai sektor kehidupan masyarakat, khususnya sektor ekonomi yang berdampak pada pengurangan jam kerja, bahkan sampai kehilangan pekerjaan karena sejumlah perusahaan melakukan efisiensi untuk bertahan di tengah pandemi.

Namun, di balik pandemi, Risma mengaku melihat betapa kuatnya kerja sama dan solidaritas masyarakat Indonesia, sehingga pandemi berhasil dikendalikan.

"Semua eleman masyarakat bahu membahu, menyumbangkan tenaga, pikiran, waktu, harta, bahkan nyawa, untuk menyelamatkan mereka yang terinfeksi Covid-19 dan mencegah penyebarannya. Juga membantu mereka yang terdampak secara ekonomi," katanya.

Risma pun meminta semua pihak memberikan perhatian terhadap situasi global yang semakin kompetitif yang dihadapi masyarakat.

Untuk memenangkan persaingan, kata dia, kuncinya kembali memperkuat kebersamaan, persatuan dan kesetiakawanan.

"Jangan terkotak-kotak. Mari kita bergotong-royong dan bersama-sama untuk mengatasi berbagai tantangan. Dengan kekurangan yang kita miliki, jalan keluarnya adalah dengan berkerja sama," katanya.

Baca juga: Berangkat ke Pangkalpinang, Pesawat yang Ditumpangi Risma Delay 1,5 Jam

Risma mengaku sangat bersyukur semangat solidaritas yang tinggi dan bergotong-royong masyarakat tidak pernah luntur hingga saat ini, sehingga persoalan seberat dan sesulit apapun bisa diselesaikan.

"Kita semua terpanggil untuk menyingsingkan lengan baju, menyumbangkan tenaga, pikiran, dan apapun yang kita punya untuk saling membantu saudara-saudara kita sebangsa dan setanah air," ujar Risma.

Mensos  Risma pun mengenang saat ia menghadapi berbagai keadaan sulit saat diamanahkan memimpin Kota Surabaya.

"Dengan gotong royong dan kebersamaan, semua masalah bisa diatasi," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Anak Sulung Ridwan Kamil Hilang Saat Berenang di Swiss | Dokter Faisal Ditemukan di Penginapan

[POPULER NUSANTARA] Anak Sulung Ridwan Kamil Hilang Saat Berenang di Swiss | Dokter Faisal Ditemukan di Penginapan

Regional
Cerita di Balik Ditemukannya Dokter Faisal, Ternyata Ada Masalah dengan Istri hingga Ditemukan KTP Palsu

Cerita di Balik Ditemukannya Dokter Faisal, Ternyata Ada Masalah dengan Istri hingga Ditemukan KTP Palsu

Regional
Belum Penuhi Undangan Jokowi ke Jakarta, FX Rudy Tunggu Waktu yang Tepat

Belum Penuhi Undangan Jokowi ke Jakarta, FX Rudy Tunggu Waktu yang Tepat

Regional
Menghilang 20 Hari, Dokter Faisal Bikin KK Palsu dan Jadikan Teman Wanitanya Berstatus Istri

Menghilang 20 Hari, Dokter Faisal Bikin KK Palsu dan Jadikan Teman Wanitanya Berstatus Istri

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 28 Mei 2022, Pagi Berawan Tebal, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 28 Mei 2022, Pagi Berawan Tebal, Sore Hujan Ringan

Regional
Warga IKN Minta Kompensasi Menguntungkan: Bila Tidak, Saya Akan Bertahan!

Warga IKN Minta Kompensasi Menguntungkan: Bila Tidak, Saya Akan Bertahan!

Regional
Setelah 2 Tahun Vakum, Pasar Semawis di Kawasan Pecinan Semarang Dibuka Lagi

Setelah 2 Tahun Vakum, Pasar Semawis di Kawasan Pecinan Semarang Dibuka Lagi

Regional
Pemuda di Papua Barat Diminta Berpartisipasi Sukseskan Agenda W20 dan Y20

Pemuda di Papua Barat Diminta Berpartisipasi Sukseskan Agenda W20 dan Y20

Regional
Air Terjun Madakaripura, Air Terjun Tertinggi di Pulau Jawa

Air Terjun Madakaripura, Air Terjun Tertinggi di Pulau Jawa

Regional
Viral Remaja di Wajo Menikah, Ini Tanggapan MUI hingga Pemda yang Cegah Kelahiran Dini

Viral Remaja di Wajo Menikah, Ini Tanggapan MUI hingga Pemda yang Cegah Kelahiran Dini

Regional
Pria di Lombok Tengah Bawa Kabur Motor Temannya, Awalnya Ajak Korban Minum Tuak

Pria di Lombok Tengah Bawa Kabur Motor Temannya, Awalnya Ajak Korban Minum Tuak

Regional
Dominasi Temuan Kasus, Lokasi di Balikpapan ini Disebut-sebut sebagai 'Kampung Narkoba'

Dominasi Temuan Kasus, Lokasi di Balikpapan ini Disebut-sebut sebagai "Kampung Narkoba"

Regional
Lantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri, Gubernur Sultra Ingatkan Netralitas ASN

Lantik 2 Pj Bupati Pilihan Mendagri, Gubernur Sultra Ingatkan Netralitas ASN

Regional
47 Ekor Sapi dan Kerbau di Kendal Positif PMK, Pemda Belum Mau Tutup Pasar Hewan

47 Ekor Sapi dan Kerbau di Kendal Positif PMK, Pemda Belum Mau Tutup Pasar Hewan

Regional
Jambret HP Seorang Anak yang Hendak Cari WiFi, Pria di Lombok Barat Babak Belur Dikeroyok Warga

Jambret HP Seorang Anak yang Hendak Cari WiFi, Pria di Lombok Barat Babak Belur Dikeroyok Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.