Momen Nataru, Wali Kota Pekanbaru Keluarkan Instruksi untuk Cegah Covid-19

Kompas.com - 18/12/2021, 18:31 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Selama momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), Wali Kota Pekanbaru, Riau, Firdaus mengeluarkan instruksi untuk tujuh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam instruksinya, tujuh instansi tersebut diminta mengantisipasi sebaran wabah Covid-19 selama perayaan Nataru.

Instruksi Nomor 56 Tahun 2021 berisi tentang upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di tengah akhir tahun.

Baca juga: Omicron Masuk Indonesia, Dinkes Banyuwangi Bikin Operasi Lilin Semeru saat Nataru

Instruksi ditujukan kepada tujuh kepala OPD, yakni Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Satpol PP, Kepala BPBD, Kepala Dinas Perindag, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta camat se Kota Pekanbaru.

"Instruksi Wali Kota tertanggal 15 Desember 2021, ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19 Saat Nataru," kata Asisten I Setdako Pekanbaru, Syoffaizal dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (18/12/2021).

Berdasarkan instruksi tersebut, kata dia, Kepala Dinas Kesehatan diminta melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi, terutama vaksinasi bagi lansia sampai akhir Bulan Desember 2021.

Kemudian, memulai vaksinasi anak usia 6-11 tahun dengan ketentuan telah mencapai target minimal 60 persen dosis pertama lansia sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kepala Dinas Kesehatan juga diminta mempersiapkan tempat isolasi untuk mencegah adanya penularan, dengan waktu isolasi sesuai prosedur kesehatan serta melakukan tracing dan karantina kontak erat," ujar Syoffaizal.

Selanjutnya, Kepala Dinas Perhubungan diminta melakukan pengetatan pemeriksaan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan yang masuk ke Kota Pekanbaru, termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada wilayah terminal dan pelabuhan sebagai antisipasi tradisi mudik Nataru.

Baca juga: Penumpang Bandara Adi Soemarmo Diperkirakan Naik 43 Persen Saat Nataru

Lalu, Kepala Satpol PP diminta menutup semua taman kota pada tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan 1 Januari 2022, mencegah dan mengatasi aktivitas publik yang dapat mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Regional
Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Regional
Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Regional
Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Regional
Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Regional
20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

Regional
Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Regional
Harga Telur Ayam di Batam Capai Rp 55.000 per Papan, Lebih Mahal dari Lebaran

Harga Telur Ayam di Batam Capai Rp 55.000 per Papan, Lebih Mahal dari Lebaran

Regional
Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Regional
Kebakaran yang Tewaskan Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Akibat Korsleting, Warga: Korban Suka Mainan Listrik

Kebakaran yang Tewaskan Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Akibat Korsleting, Warga: Korban Suka Mainan Listrik

Regional
Edarkan Sabu, Seorang ASN di Lombok Barat Ditangkap

Edarkan Sabu, Seorang ASN di Lombok Barat Ditangkap

Regional
Ketersediaan Hewan Kurban Masih Kurang, Pemprov Kepri Bentuk Satgas Penanganan PMK

Ketersediaan Hewan Kurban Masih Kurang, Pemprov Kepri Bentuk Satgas Penanganan PMK

Regional
Juru Parkir 'Ngepruk' Tarif Saat CFD, Dishub Solo Ancam Cabut Keanggotaannya

Juru Parkir "Ngepruk" Tarif Saat CFD, Dishub Solo Ancam Cabut Keanggotaannya

Regional
Pulau Pahawang, Tempat Wisata Favorit di Lampung

Pulau Pahawang, Tempat Wisata Favorit di Lampung

Regional
Seorang Bapak Tangkap Pria yang Hendak Perkosa Anak Gadisnya di Kampar, Berawal Suara Teriakan Minta Tolong

Seorang Bapak Tangkap Pria yang Hendak Perkosa Anak Gadisnya di Kampar, Berawal Suara Teriakan Minta Tolong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.