PADANG, KOMPAS.com - Banjir menerjang 12 kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat, Jumat (17/12/2021). Akibatnya 425 rumah yang dihuni 439 kepala keluarga terendam.
"Data hingga tadi malam ada 425 rumah dengan 439 kepala keluarga yang terdampak. Sedangkan ada sekitar 500 warga yang terpaksa dievakuasi dari rumahnya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan Doni Gyzrizal yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/12/2021).
Baca juga: Longsor Landa Pesisir Selatan, Jalur Sumbar-Bengkulu Putus Total
Doni memerinci 12 kecamatan yang dilanda banjir itu yakni Koto XI Tarusan, Bayang, IV Jurai, Batang Kapas, Lengayang, Ranah Pesisir, Sutera, Linggo Sari Baganti, Ranah Ampek Hulu Tapan, Basa Ampek Balai Tapan, Lunang dan Silaut.
Sedangkan tiga kecamatan yang tidak terdampak adalah Pancung Soal, Bayang Utara dan Airpura.
"Kecamatan yang terparah adalah Batang Kapas dengan 239 rumah terendam, Lengayang 183 rumah dan Lunang 30 rumah," jelas Doni.
Di tiga kecamatan itu, kata Doni, warga terpaksa dievakuasi ke daerah yang aman karena ketinggian air mencapai satu meter.
Selain banjir, juga terjadi longsor di Bukit Pulai dan Bukit Putus yang menyebabkan akses jalan Sumbar-Bengkulu sempat terputus.
"Selain itu juga menyebabkan jalan negara di IV Jurai retak yang membuat arus transportasi terganggu," kata Doni.
Doni mengatakan, banjir dan longsor disebabkan curah hujan yang cukup tinggi sejak Kamis malam hingga Jumat.
"Sekarang kondisi air sudah surut. Namun, warga diminta tetap waspada karena hujan masih terjadi," jelas Doni.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & Ketentuan
Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.