Ayah di Salatiga Dimediasi dengan 2 Anak yang Menggugatnya, Ini Hasilnya

Kompas.com - 17/12/2021, 21:05 WIB
Ayah dan anak yang berkonflik di Kota Salatiga usai menjalani mediasi di Pengadilan Negeri Salatiga. KOMPAS.com/Dian Ade PermanaAyah dan anak yang berkonflik di Kota Salatiga usai menjalani mediasi di Pengadilan Negeri Salatiga.

SALATIGA, KOMPAS.com - Konflik antara kakak beradik dengan ayahnya yang terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah, mulai menampakan titik terang.

Menurut kuasa hukum Dian (23) dan Dion (21) selaku penggugat, Mohammad Sofyan, dari hasil mediasi ada beberapa poin yang telah disepakati.

Baca juga: Merasa Ditelantarkan, Kakak Beradik Gugat Ayah Kandung

"Dari hasil mediasi di Pengadilan Negeri Salatiga hari ini, dengan disaksikan hakim mediator, ada hal-hal yang disepakati kedua belah pihak. Salah satunya adalah ini persoalan domestik keluarga antara ayah dan anak, ada komunikasi yang harus ditempuh," kata Sofyan, Kamis (17/12/2021).

Selain itu, lanjut Sofyan, akan dilakukan mediasi di luar persidangan. "Kita coba merumuskan mekanisme penyelesaiannya, karenanya dilakukan mediasi di luar persidangan karena ada komitmen penyelesaian kekeluargaan," ungkapnya.

Sementara penasihat hukum Marno, ayah dari Dian dan Dion, Suroso Ucok Kuncoro menyampaikan menyambut baik mediasi yang telah berjalan.

"Tentunya kita semua ingin keputusan yang baik. Pak Marno siap melaksanakan kewajiban selama yang diminta itu wajar dan normal, kalau tidak wajar ya tidak bisa dipenuhi," ujarnya.

Sesuai saran hakim mediator, kata Ucok, kedua belah pihak harus kembali memerkuat silaturahmi. "Kemauan dan keinginan sudah ditampung, kita siap dan akan selalu hadir untuk mediasi-mediasi selanjutnya."

"Tapi permintaan saya, istri pak Marno saat ini jangan disangkutpautkan, karena tidak mengetahui apa-apa dan saat ini dalam kondisi hamil sehingga tertekan," paparnya.

Seperti diketahui, Dian dan Dion menggugat ayah kandungnya, Marno, karena merasa ditelantarkan sejak 2013, setelah kedua orangtuanya bercerai.

Melalui kuasa hukumnya Mohammad Sofyan mereka mengajukan tuntutan secara materiil Rp 1,725 miliar dan immateriil Rp 5 miliar.

Baca juga: Ayah yang Digugat 2 Anak Kandungnya Bantah Telah Telantarkan Mereka

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Jenazah Korban Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan Diterbangkan ke Medan

Regional
Tak Mampu Selesaikan 'Malioboro-nya' Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Tak Mampu Selesaikan "Malioboro-nya" Tegal, Kontraktor Diputus Kontrak

Regional
Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Regional
Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Regional
Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Regional
Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Regional
Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Regional
Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Regional
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Regional
Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Regional
Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Regional
UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

Regional
PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

Regional
Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.