Kompas.com - 17/12/2021, 17:35 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengumpulkan para pendiri pondok pesantren di Jabar untuk membahas rencana pembentukan Dewan Pengawas Pesantren di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (17/12/2021).

Hal itu dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar para santri menyusul adanya kasus pemerkosaan yang dilakukan Herry Wirawan kepada 13 santriwati hingga melahirkan.

Dalam pertemuan itu turut hadir pengurus ormas Islam, Kementrian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat.

Uu mengatakan, para kiai dan ormas Islam mendukung rencana pembentukan Dewan Pengawas Pesantren.

Baca juga: Pastikan Keamanan Santri, Pemprov Jabar Berencana Bentuk Dewan Pengawas Pesantren

"Pada prinsipnya rencana kami disambut baik. Bahkan ada masukan-masukan juga dari kiai. Itu akan kami tertibkan dengan adanya Pergub. Sekarang kami akan tegas karena sudah didukung para kiai," ujar Uu.

Uu menjelaskan, ada beberapa hal yang jadi perhatian Dewan Pengawas Pesantren. Yakni, memperketat persyaratan pendirian pesantren.

"Akan ada persyaratan rekomendasi pendirian pesantren. Rekomendasi itu keluar dari ormas Islam menginduk kemana ponpes ini," kata Uu.

Selain itu, para kiai sepakat ada verifikasi tenaga pengajar di pesantren. Sebab kata Uu, banyak pesantren yang pengajarnya tak menguasai ilmu agama.

"Harus jelas sanad ilmunya, karena yang namanya ilmu agama tidak bisa hanya belajar dari Youtube, terjemahan buku tapi harus ada guru jadi jelas keilmuannya. Jangan sampai orang menyebut ustaz, ajengan, kiai tapi ilmunya tidak jelas sanadnya," tutur Uu.

"Ulama tersebut juga akan ada verifikasi dari ulama senior apakah dia memahami tentang 12 fan sebagai syarat mendirikan pesantren, iyu harus dipahami," tambahnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Ile Lewotolok Alami 10 Kali Gempa Letusan, Waspada Potensi Guguran Lava Pijar dan Awan Panas

Gunung Ile Lewotolok Alami 10 Kali Gempa Letusan, Waspada Potensi Guguran Lava Pijar dan Awan Panas

Regional
Detik-detik Marshal Ditabrak Crosser MX2, Riski: Saya sampai Terpental

Detik-detik Marshal Ditabrak Crosser MX2, Riski: Saya sampai Terpental

Regional
Guru SD yang Tikam Warga karena Kaki Terinjak Saat Dansa, Balik Lapor Polisi

Guru SD yang Tikam Warga karena Kaki Terinjak Saat Dansa, Balik Lapor Polisi

Regional
Tersangka Pemerkosaan di Sumsel Tewas Dianiaya Tahanan Lain, Propam Periksa Petugas Polres Empat Lawang

Tersangka Pemerkosaan di Sumsel Tewas Dianiaya Tahanan Lain, Propam Periksa Petugas Polres Empat Lawang

Regional
UPDATE PMK di NTB Capai 50.184 Kasus, Vaksin Masih Minim

UPDATE PMK di NTB Capai 50.184 Kasus, Vaksin Masih Minim

Regional
Rembang Dapat Jatah 5.000 Dosis PMK, Ini Sasarannya

Rembang Dapat Jatah 5.000 Dosis PMK, Ini Sasarannya

Regional
Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Putri Cempo Solo Jalani Uji Coba Operasional Tahap Pertama

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah Putri Cempo Solo Jalani Uji Coba Operasional Tahap Pertama

Regional
Kronologi Penangkapan Buronan Kasus Penggelapan Senilai Rp 559 Juta di Pelabuhan Bakauheni

Kronologi Penangkapan Buronan Kasus Penggelapan Senilai Rp 559 Juta di Pelabuhan Bakauheni

Regional
'Bangsal Selalu Penuh dan Pasien Ditunggui Keluarga, Mustahil Terjadi Pelecehan Seksual'

"Bangsal Selalu Penuh dan Pasien Ditunggui Keluarga, Mustahil Terjadi Pelecehan Seksual"

Regional
IMI NTB Akan Biayai Pengobatan Marshal yang Ditabrak Crosser

IMI NTB Akan Biayai Pengobatan Marshal yang Ditabrak Crosser

Regional
Sempat Jaya pada Masanya, Kini Pasar Kambing Semarang Hanya Tinggal Kenangan

Sempat Jaya pada Masanya, Kini Pasar Kambing Semarang Hanya Tinggal Kenangan

Regional
Cerita Riski, Marshal yang Ditabrak Crosser MX2 di Sirkuit Samota: Leher dan Pinggang Saya Sakit

Cerita Riski, Marshal yang Ditabrak Crosser MX2 di Sirkuit Samota: Leher dan Pinggang Saya Sakit

Regional
Penyidik Polresta Serang Kota Dilaporkan ke Propam, IPW: Jangan Kalah dengan Nikita Mirzani

Penyidik Polresta Serang Kota Dilaporkan ke Propam, IPW: Jangan Kalah dengan Nikita Mirzani

Regional
Pria Ini 2 Kali Curi Helm di Tempat yang Sama, Pertama Lolos, Kedua Tertangkap Satpam

Pria Ini 2 Kali Curi Helm di Tempat yang Sama, Pertama Lolos, Kedua Tertangkap Satpam

Regional
Mau Kabur ke Yogyakarta, Terpidana Buron Kasus Penggelapan Bisnis Material Bangunan Rp 559 Juta Ditangkap di Bakauheni

Mau Kabur ke Yogyakarta, Terpidana Buron Kasus Penggelapan Bisnis Material Bangunan Rp 559 Juta Ditangkap di Bakauheni

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.