Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Orang Jaringan Internasional, Pelakunya Suami Istri

Kompas.com - 16/12/2021, 17:48 WIB

TANGERANG, KOMPAS.com - Polresta Tangerang berhasil membongkar sindikat  perdagangan orang jaringan internasional yang dilakukan pasangan suami istri.

Polisi berhasil mengamankan AM dan UA dari lokasi penampungan calon tenaga kerja di Perumahan Lavon Cluster Allura, Desa Wanakerta, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang.

Selain kedua tersangka, petugas juga mendapati 6 orang calon tenaga kerja dari berbagai daerah yang akan diberangkatkan ke luar negeri.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata 6 orang yang berada bersama tersangka AM dan UA adalah calon tenaga kerja yang dijanjikan akan bekerja di luar negeri," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro dikutip dari keterangan yang diterima Kompas.com. Kamis (16/12/2021).

Baca juga: Perempuan Muda Dibunuh di Hotel Samarinda, Ternyata Korban Perdagangan Orang

Dari keterangan, keenamnya ternyata sudah menyerahkan uang sebesar Rp 20 juta agar bisa bekerja di luar negeri dengan dijanjikan mendapatkan gaji tinggi.

Uang yang diminta pelaku diakui untuk biaya administrasi seperti pembuatan paspor dan yang lainnya.

"Tersangka menjanjikan upah sebesar 1.200 dollar belum termasuk uang lembur, tersangka juga meyakinkan tidak harus memiliki keahlian bahasa dan tidak memerlukan keahlian khusus," terang Wahyu.

Nyatanya, setelah uang diserahkan dan djanjikan gaji tinggi, keenamnya tak kunjung diberangkatkan untuk bekerja di pabrik pengolahan makanan beku dan asisten rumah tangga.

Justru, lanjut Wahyu, keenamnya hanya ditampung di rumah yang disewa oleh pelaku.

"Tersangka AM dan UA menjanjikan akan memberangkatkan bekerja ke Qatar dan Turki setelah dua minggu. Namun, keenamnya sudah dua bulan ditampung dan tidak kunjung berangkat," ujar Wahyu.

Baca juga: 18 WNI Korban Perdagangan Orang ke Malaysia Dicarikan Pekerjaan

Kini kasusnya sedang ditangani Sat Reskrim Polresta Tangerang untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Kedua tersangka dijerat Pasal 81 juncto Pasal 69 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia serta Pasal 4 dan/atau Pasal 10 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2017 Tentang Perdagangan Manusia.

"Ancaman hukuman 15 tahun penjara," jelas Wahyu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, 3 Nelayan Selamat Pegang Jeriken, 1 Hilang

Kapal Terbalik Dihantam Ombak, 3 Nelayan Selamat Pegang Jeriken, 1 Hilang

Regional
Ratusan Sapi Terjangkit PMK, Pasar Hewan di Rembang Ditutup

Ratusan Sapi Terjangkit PMK, Pasar Hewan di Rembang Ditutup

Regional
Konten Radikalisme Menyebar Masif di Internet, Apa yang Harus Dilakukan untuk Menangkisnya?

Konten Radikalisme Menyebar Masif di Internet, Apa yang Harus Dilakukan untuk Menangkisnya?

Regional
Saat Penyebaran Paham Radikal Berganti Pola, Pengamat: Dulu Diam-diam, Kini Terang-terangan…

Saat Penyebaran Paham Radikal Berganti Pola, Pengamat: Dulu Diam-diam, Kini Terang-terangan…

Regional
Curug Cikaso, Obyek Wisata di Sukabumi: Daya Tarik, dan Rute

Curug Cikaso, Obyek Wisata di Sukabumi: Daya Tarik, dan Rute

Regional
RSUD Provinsi Riau Berhasil Operasi Bayi Kembar Siam Tempel Mulut

RSUD Provinsi Riau Berhasil Operasi Bayi Kembar Siam Tempel Mulut

Regional
Anggota DPR Dilaporkan ke Polisi, Diduga Tampar Karyawan Restoran di Labuan Bajo gara-gara Diminta Pindah Meja

Anggota DPR Dilaporkan ke Polisi, Diduga Tampar Karyawan Restoran di Labuan Bajo gara-gara Diminta Pindah Meja

Regional
[POPULER NUSANTARA] Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara | Pencopotan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung

[POPULER NUSANTARA] Alex Noerdin Dituntut 20 Tahun Penjara | Pencopotan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung

Regional
Istri Saksikan Suaminya Dianiaya Menggunakan Sajam hingga Luka Parah, Pelakunya Ditangkap

Istri Saksikan Suaminya Dianiaya Menggunakan Sajam hingga Luka Parah, Pelakunya Ditangkap

Regional
Tanggul Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Akhirnya Bisa Ditutup

Tanggul Jebol di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Akhirnya Bisa Ditutup

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 27 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Ditemukan Bersama Perempuan, Ulong: Istri Dokter Faisal Mengurung Diri di Rumah

Ditemukan Bersama Perempuan, Ulong: Istri Dokter Faisal Mengurung Diri di Rumah

Regional
Telaga Biru Cicerem: Harga Tiket, Rute, dan Daya Tarik

Telaga Biru Cicerem: Harga Tiket, Rute, dan Daya Tarik

Regional
Warga Bandung Ditemukan Tewas Gantung Diri dengan Wajah Dilakban

Warga Bandung Ditemukan Tewas Gantung Diri dengan Wajah Dilakban

Regional
Sidang Raibnya Uang Nasabah Rp 5,8 Miliar di Kudus, Bank Mandiri Kalah

Sidang Raibnya Uang Nasabah Rp 5,8 Miliar di Kudus, Bank Mandiri Kalah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.