Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren, Gubernur Riau Minta Santri Tak Bertemu Orangtua Dulu

Kompas.com - 15/12/2021, 19:20 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Gubernur Riau Syamsuar mengingatkan kepada pengelola pondok pesantren di Provinsi Riau agar tamu dari luar tidak masuk ke asrama dan bertemu langsung dengan para santri.

Selain itu, ia juga mengingatkan kepada pengelola pondok pesantren agar tidak mengizinkan orangtua untuk mengunjungi anaknya di asrama dan bertatap muka secara langsung.

Hal ini dilakukan supaya anak-anak yang berada di asrama tidak terpapar Covid-19 dari orangtuanya, yang setiap hari beraktivitas di luar dan bertemu banyak orang.

"Kalau bisa sementara ini janganlah diberi izin dulu untuk bertemu langsung dengan orangtua di asrama. Biar saja anak-anak di asrama, jangan terima tamu dari luar, karena orang dari luar ini yang terkadang membawa virus, dan menularkan ke santri. Kita tidak mau terjadi klaster Covid-19 di pesantren," kata Syamsuar saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Gontor 7 di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Kasus Aktif Covid-19 di Sumbar 38 Orang, Warga Diminta Tetap Waspada

Syamsuar juga berpesan kepada anak-anak pondok untuk tetap disiplin terhadap protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan sering mencuci tangan pakai sabun.

Sehingga, lingkungan pondok pesantren tetap terjaga dan tidak terjadi penyebaran kasus Covid-19.

"Saat ini patut kita syukuri, anak-anak sekarang sudah belajar tatap muka karena sebelumnya belajar daring. Untuk itu vaksinasi itu harus tetap dilaksanakan," ujar Syamsuar.

Baca juga: 50 Siswa SD Sawahlunto Dapat Kesempatan Pertama Disuntik Vaksin Covid-19 Usia 6-11 Tahun

Ia menyampaikan, pemerintah saat ini telah melakukan vaksinasi kepada anak usia 6-11 tahun.

Tujuan vaksinasi tersebut adalah untuk membentuk imunitas atau kekebalan dalam tubuh.

"Setelah disuntik vaksin bukan berarti kebal terhadap Covid-19. Namun jika terkonfirmasi positif Covid-19, kemudian telah divaksinasi, gejalanya hanya ringan karena sudah ada imunitas tubuh," kata Syamsuar.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilanda Cemburu, Pelaku Utama Penembakan di Sidoarjo Bayar Penembak Rp 100 Juta

Dilanda Cemburu, Pelaku Utama Penembakan di Sidoarjo Bayar Penembak Rp 100 Juta

Regional
Begini Tanggapan Pemkab dan DPRD Nunukan soal Permintaan Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia

Begini Tanggapan Pemkab dan DPRD Nunukan soal Permintaan Petani Sawit Jual TBS ke Malaysia

Regional
Kebakaran Hebat Hanguskan Pondok Pesantren Al-Ma’rufiah Cirebon, Sarana Pendidikan Keagamaan Ludes

Kebakaran Hebat Hanguskan Pondok Pesantren Al-Ma’rufiah Cirebon, Sarana Pendidikan Keagamaan Ludes

Regional
Harga TBS Anjlok Rp 500.000, Petani Sawit: Tolong Izinkan Kami Jual ke Malaysia, di Sana Rp 5 Juta

Harga TBS Anjlok Rp 500.000, Petani Sawit: Tolong Izinkan Kami Jual ke Malaysia, di Sana Rp 5 Juta

Regional
Pengantin Ini Gelar Pernikahan di Metaverse, Tamu Hadir dari Jauh dan Bisa Menyapa

Pengantin Ini Gelar Pernikahan di Metaverse, Tamu Hadir dari Jauh dan Bisa Menyapa

Regional
Polisi Amankan Pengedar Miras yang Sebabkan 3 Pengunjung Tempat Karaoke Tewas

Polisi Amankan Pengedar Miras yang Sebabkan 3 Pengunjung Tempat Karaoke Tewas

Regional
Cerita Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Jokowi, Sempat Diancam Akan Ditabrak Lari

Cerita Korban Erupsi Semeru Jalan Kaki dari Lumajang ke Jakarta untuk Temui Jokowi, Sempat Diancam Akan Ditabrak Lari

Regional
HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama

HUT Kota Medan ke-432, Bobby Nasution Bilang Stunting dan Banjir Menjadi PR Bersama

Regional
Legenda Joko Seger dan Rara Anteng, Asal-usul Nama Tengger

Legenda Joko Seger dan Rara Anteng, Asal-usul Nama Tengger

Regional
Harga Porang Anjlok, Petani Coba Olah Porang jadi Kue

Harga Porang Anjlok, Petani Coba Olah Porang jadi Kue

Regional
[POPULER NUSANTARA] Selingkuh hingga Punya Anak, 2 ASN Dipecat | Kapolres Maluku Tengah Dicopot dari Jabatannya

[POPULER NUSANTARA] Selingkuh hingga Punya Anak, 2 ASN Dipecat | Kapolres Maluku Tengah Dicopot dari Jabatannya

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 2 Juli 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 2 Juli 2022, Pagi Cerah, Sore Hujan Ringan

Regional
PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Tjahjo Kumolo

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Tjahjo Kumolo

Regional
Remaja 13 Tahun di Kabupaten TTS Hilang Terseret Banjir

Remaja 13 Tahun di Kabupaten TTS Hilang Terseret Banjir

Regional
Dini Hari, Bayi Ditemukan dalam Kardus, Ditaruh di Teras dan Diselimuti Sarung

Dini Hari, Bayi Ditemukan dalam Kardus, Ditaruh di Teras dan Diselimuti Sarung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.