Kompas.com - 15/12/2021, 17:12 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com- Korban kasus pelecehan seksual oleh dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial R yang kini ditahan di Polda Sumatera Selatan bertambah dua orang.

Kedua korban baru itu merupakan alumni Unsri yang berinisial D dan R.

Kasubdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan Kompol Masnoni mengatakan, dengan bertambahnya 2 korban baru, total mahasiswi yang menjadi korban adalah lima orang.

“Total sekarang ada lima orang, yang dua ini adalah alumni. Mereka membawa bukti berupa pesan chat via BBM pada 2014 lalu dari tersangka R,”kata Masnoni kepada wartawan, Rabu (15/12/2021).

Baca juga: Cegah Pelecehan Seksual, Rektorat Unsri Larang Mahasiswi Bimbingan dengan Dosen di Ruang Tertutup

Masnoni mengutarakan, modus yang dilakukan oleh tersangka R sama seperti tiga korban sebelumnya yakni C, F dan D, di mana R mengirimkan pesan berbau mesum terhadap para korban.

“Seluruh bukti yang diserahkan oleh korban sudah kita terima, ini bisa memperkuat kita dalam pengadilan,”ujarnya.

Dengan adanya laporan baru tersebut, penyidik pun akan meminta keterangan para ahli pidana terkait kasus tersebut.

“Kami akan minta ahli bahasa di Jakarta, rencananya penyidik yang akan ke sana,”ungkapnya.

Baca juga: Rektor Unsri Bantah Ada Hubungan Keluarga dengan Dosen R yang Lecehkan Mahasiswa: Sudah Saya Copot

Diberitakan sebelumnya, penyidik Subdit IV Remaja, Anak dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Selatan menetapkan R sebagai tersangka. 

Dari hasil pemeriksaan, penyidik mendapatkan 2 alat bukti berupa bukti chat mesum dari ketiga korban. 

Sehingga R pun dijerat dengan Pasal 29 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi/UU Pornografi. 

"Ancaman pidananya minimal 9 tahun dan maksimal 12 tahun. Kami sudah mengamankan barang bukti berupa 3 unit handphone korban dan 1 unit handphone tersangka," kata Direskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan, saat memberikan keterangan pers, Jumat (10/12/2021). 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelajar di Manokwari Tewas Tertabrak Mobil, Keluarga Korban Emosi dan Rusak Sejumlah Kendaraan

Pelajar di Manokwari Tewas Tertabrak Mobil, Keluarga Korban Emosi dan Rusak Sejumlah Kendaraan

Regional
Bupati Blora Alokasikan DBH Blok Cepu Rp 160 Miliar untuk Infrastruktur

Bupati Blora Alokasikan DBH Blok Cepu Rp 160 Miliar untuk Infrastruktur

Regional
Mahasiswa di Halmahera Utara Disiksa 4 Polisi dan Dipaksa Minta Maaf ke Anjing gara-gara Status WhatsApp

Mahasiswa di Halmahera Utara Disiksa 4 Polisi dan Dipaksa Minta Maaf ke Anjing gara-gara Status WhatsApp

Regional
Polisi Gadungan Berpangkat Kombes di Palembang Ngaku Beli Baju di Pasar, Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Polisi Gadungan Berpangkat Kombes di Palembang Ngaku Beli Baju di Pasar, Jalani Pemeriksaan Kejiwaan

Regional
Capit Boneka Difatwakan Haram oleh MUI, Pemilik Warung yang Dititipi Bersuara

Capit Boneka Difatwakan Haram oleh MUI, Pemilik Warung yang Dititipi Bersuara

Regional
Pencurian Kabel Tegangan Tinggi Ganggu Aliran Listrik di Aceh, Pelaku Diduga Profesional

Pencurian Kabel Tegangan Tinggi Ganggu Aliran Listrik di Aceh, Pelaku Diduga Profesional

Regional
Masuk Indonesia Tanpa Visa, Dua WN Aljazair Ditolak Imigrasi Nunukan

Masuk Indonesia Tanpa Visa, Dua WN Aljazair Ditolak Imigrasi Nunukan

Regional
Pemkab Aceh Utara Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir

Pemkab Aceh Utara Tetapkan Status Darurat Bencana Banjir

Regional
'Warisan Berdarah' di Lampung, Ayah dan Anak Bunuh 5 Anggota Keluarganya, 4 Jasad Dibuang ke Septic Tank

"Warisan Berdarah" di Lampung, Ayah dan Anak Bunuh 5 Anggota Keluarganya, 4 Jasad Dibuang ke Septic Tank

Regional
Pelaku Pelecehan Seksual di Bus Trans Banyumas Terekam CCTV, Dipaksa Turun, Begini Kronologinya

Pelaku Pelecehan Seksual di Bus Trans Banyumas Terekam CCTV, Dipaksa Turun, Begini Kronologinya

Regional
Tersinggung Sering Ditanya Kapan Menikah, Pria di Tana Toraja Aniaya Sahabatnya dengan Parang

Tersinggung Sering Ditanya Kapan Menikah, Pria di Tana Toraja Aniaya Sahabatnya dengan Parang

Regional
Kondisi Jasad Satu Keluarga di 'Septic Tank' Tinggal Tulang Belulang dan Tengkorak, Ditemukan Kapak dan Pipa Besi

Kondisi Jasad Satu Keluarga di "Septic Tank" Tinggal Tulang Belulang dan Tengkorak, Ditemukan Kapak dan Pipa Besi

Regional
2 dari 4 Kematian Setelah Melahirkan Warga Gorontalo Utara Terjadi di Luar Daerah

2 dari 4 Kematian Setelah Melahirkan Warga Gorontalo Utara Terjadi di Luar Daerah

Regional
Hujan Deras Seharian, Jalan di Tanggamus Lampung Tertimbun Longsor

Hujan Deras Seharian, Jalan di Tanggamus Lampung Tertimbun Longsor

Regional
Pedagang Pasar Keluhkan Pasar Bocor, Kumuh, hingga Lampu Mati, Bupati Purworejo Tegur Pengelola

Pedagang Pasar Keluhkan Pasar Bocor, Kumuh, hingga Lampu Mati, Bupati Purworejo Tegur Pengelola

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.