Korban Erupsi Semeru Bakal Dapat Lahan 100 Meter Persegi di Tempat Relokasi

Kompas.com - 14/12/2021, 14:37 WIB

LUMAJANG, KOMPAS.COM - Bupati Lumajang Thoriqul Haq telah menyiapkan lahan untuk relokasi para warga yang terdampak letusan Gunung Semeru.

Luas bagi masing-masing keluarga yakni 100 meter persegi dengan lahan yang digunakan adalah milik Perhutani.

“Setiap rumah nantinya yang kita rencanakan sesuai usulan, 100 meter persegi setiap keluarga yang akan dipersiapkan menjadi hunian tetap," kata Thoriq dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (14/12/2021).

Baca juga: Rumah Tertimbun Abu Vulkanik, Seorang Ibu Pengungsi Gunung Semeru Minta Mukena untuk Shalatkan Anaknya

Ada tiga tempat alternatif lokasi yang akan digunakan untuk relokasi warga yakni Desa Penanggal, Desa Oro oro Ombo, dan Desa Supiturang.

Lokasi tersebut sudah dikaji dengan memperhatikan aspek keamanan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dengan baik, seperti harus aman dari potensi bencana.

Kemudian, saluran air harus ada, jaringan listrik terpenuhi, luasannya cukup untuk pembagian lahan pembangunan rumah, penataan untuk fasilitas umum, untuk masjid, luasan jalan, sanitasi dan beberapa kebutuhan mendasar untuk pemukiman lainnya.

Menurut dia, sambil menunggu pembangunan hunian tetap, nantinya akan dibangun hunian sementara sebagai pemukiman masyarakat terdampak letusan Gunung Semeru di tempat relokasi.

Baca juga: Korban Meninggal Bencana Erupsi Gunung Semeru Bertambah Jadi 47 Orang, 23 Masih Hilang

Thoriq menegaskan fokus pemerintah saat ini adalah melakukan penanganan pasca bencana.

"Berikutnya kita fokus lakukan langkah penanganan pasca bencana dan rehabilitasi bencana,” tutur dia.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak saat berkunjng ke lokasi bencana meminta agar Pemerintah Kabupaten Lumajang segera mengirimkan surat kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai instansi yang memiliki lahan.

"Nanti biar segera bersurat mana lahan yang akan dijadikan lokasi relokasi," tambah dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 16 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 16 Agustus 2022

Regional
Nelayan Lombok Tengah yang Tenggelam di Bendungan Ditemukan Tewas

Nelayan Lombok Tengah yang Tenggelam di Bendungan Ditemukan Tewas

Regional
Kenang Jasa Pahlawan, Ratusan Santri di Lampung Berzikir Peringati HUT Ke-77 RI

Kenang Jasa Pahlawan, Ratusan Santri di Lampung Berzikir Peringati HUT Ke-77 RI

Regional
16 Anggota Geng Motor asal Cilacap yang Bikin Onar di Banyumas Ditangkap, Masih Ada yang Buron

16 Anggota Geng Motor asal Cilacap yang Bikin Onar di Banyumas Ditangkap, Masih Ada yang Buron

Regional
Pengelolaan Perhutanan Sosial untuk Cegah Krisis Iklim di NTT

Pengelolaan Perhutanan Sosial untuk Cegah Krisis Iklim di NTT

Regional
Mesin Pengolah Sampah Buatan Anak SMK Pemalang Diklaim Bisa Hasilkan 500-1000 liter per hari

Mesin Pengolah Sampah Buatan Anak SMK Pemalang Diklaim Bisa Hasilkan 500-1000 liter per hari

Regional
Angka DBD di Padang Naik Dibanding 2021, Ada 4 Kecamatan dengan Kasus Tertinggi

Angka DBD di Padang Naik Dibanding 2021, Ada 4 Kecamatan dengan Kasus Tertinggi

Regional
Komplotan Pembobol 17 Mesin ATM Ditangkap di NTB, Beraksi di Sejumlah Wilayah

Komplotan Pembobol 17 Mesin ATM Ditangkap di NTB, Beraksi di Sejumlah Wilayah

Regional
Sopir Truk Tewas Terjepit Bodi Truk di Dasar Sungai, Sempat Dicari Seharian Usai Kecelakaan

Sopir Truk Tewas Terjepit Bodi Truk di Dasar Sungai, Sempat Dicari Seharian Usai Kecelakaan

Regional
Aksi Teror KKB Jelang HUT Ke-77 RI di Intan Jaya Terdeteksi Intelijen, Polda Papua: Tak Ada Korban Jiwa

Aksi Teror KKB Jelang HUT Ke-77 RI di Intan Jaya Terdeteksi Intelijen, Polda Papua: Tak Ada Korban Jiwa

Regional
Kasus Kurang Gizi di Kota Bandung Masih Tinggi, Kadis PPKB: Bukan Hanya Ibu yang Harus Tahu Soal Stunting

Kasus Kurang Gizi di Kota Bandung Masih Tinggi, Kadis PPKB: Bukan Hanya Ibu yang Harus Tahu Soal Stunting

Regional
Terlibat Tawuran, 8 Pelajar di Sumbawa Diamankan Polisi

Terlibat Tawuran, 8 Pelajar di Sumbawa Diamankan Polisi

Regional
Tim Puslabfor Palembang Ikut Usut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal di Jambi

Tim Puslabfor Palembang Ikut Usut Kebakaran Gudang Minyak Ilegal di Jambi

Regional
Divonis 6 Bulan Penjara, Bahar bin Smith: Masih Ada Keadilan di Negara Ini

Divonis 6 Bulan Penjara, Bahar bin Smith: Masih Ada Keadilan di Negara Ini

Regional
Gibran Minta CFD Solo Bebas Pengemis dan Gelandangan

Gibran Minta CFD Solo Bebas Pengemis dan Gelandangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.