Kompas.com - 14/12/2021, 12:33 WIB

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pasca-gempa magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (14/12/2021).

Hal itu disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam konferensi pers, Selasa.

Baca juga: Gempa M 7,4 di NTT, Warga: Kami Sedang Lari Menuju Ketinggian

Rita menuturkan, dua jam setelah gempa pertama kali terjadi pada pukul 11.20 Wita, tidak terdeteksi kenaikan permukaan air laut.

"Sekarang sudah dua jam setelah kejadian sekarang sudah pukul 13.24, artinya sudah lebih dari dua jam setelah kejadian dan tidak terdeteksi kenaikan muka air laut lagi, maka peringatan dini tsunami dinyatakan telah berakhir," kata Rita dalam siaran langsung di kanal YouTube InfoBMKG.

Rita meminta kepala daerah di NTT untuk bisa menginformasikan kepada warga soal berakhirnya peringatan dini tsunami ini.

Baca juga: Gempa NTT Dirasakan Warga di Labuan Bajo: Anak Saya Sampai Menangis

"Artinya sudah bisa kembali ke tempat masing-masing," kata Rita.

Namun, dirinya mengimbau, apabila warga kembali merasakan guncangan kuat di tepi pantai, tidak perlu menunggu sirene agar kembali ke tempat yang aman atau lebih tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Ungkap Hasil Otopsi Ibu dan Anak Diduga Korban Rampok di Riau, Tewas akibat Luka Leher

Polisi Ungkap Hasil Otopsi Ibu dan Anak Diduga Korban Rampok di Riau, Tewas akibat Luka Leher

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tebing di Sikka, Sopir Tewas

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tebing di Sikka, Sopir Tewas

Regional
Aktivitas Ambil Batu Bara di Sungai Bengkulu Dilegalkan Dikritik Aktivis Lingkungan

Aktivitas Ambil Batu Bara di Sungai Bengkulu Dilegalkan Dikritik Aktivis Lingkungan

Regional
Tidak Terdaftar di BKN, Ratusan Tenaga Kesehatan di Kota Bima Ancam Mogok

Tidak Terdaftar di BKN, Ratusan Tenaga Kesehatan di Kota Bima Ancam Mogok

Regional
Penembakan Pekerja di Teluk Bintuni, Polisi: Ada 4 Korban Meninggal Dunia

Penembakan Pekerja di Teluk Bintuni, Polisi: Ada 4 Korban Meninggal Dunia

Regional
Kreasi Kuliner Unik Pempek 'Bingen', Ibu di Palembang Buat Pempek Berbentuk Kue Jadul

Kreasi Kuliner Unik Pempek "Bingen", Ibu di Palembang Buat Pempek Berbentuk Kue Jadul

Regional
Nekat Curi 2 Ponsel Siswi SMA Saat Kelas Sepi, Seorang Remaja di NTT Ditangkap

Nekat Curi 2 Ponsel Siswi SMA Saat Kelas Sepi, Seorang Remaja di NTT Ditangkap

Regional
Jenazah DPO Teroris Terakhir di Poso, Askar Alias Pak Guru, Berhasil Dievakuasi

Jenazah DPO Teroris Terakhir di Poso, Askar Alias Pak Guru, Berhasil Dievakuasi

Regional
Pria di NTT yang Bacok 3 Temannya Dijerat Pasal Berlapis, Terancam 10 Tahun Penjara

Pria di NTT yang Bacok 3 Temannya Dijerat Pasal Berlapis, Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Nikah Siri dengan Panitera Tanpa Izin Istri Sah, Eks Hakim PN Serang Dipecat

Nikah Siri dengan Panitera Tanpa Izin Istri Sah, Eks Hakim PN Serang Dipecat

Regional
Soal Kasus Dugaan Korupsi Proyek Rp 166 Miliar, Pemkot Bima Serahkan Dokumen ke KPK

Soal Kasus Dugaan Korupsi Proyek Rp 166 Miliar, Pemkot Bima Serahkan Dokumen ke KPK

Regional
Pria di Bogor Tanam Ganja Dalam Rumah, Berdalih untuk Obati Kesedihan

Pria di Bogor Tanam Ganja Dalam Rumah, Berdalih untuk Obati Kesedihan

Regional
Ada Pelat Nomor Kendaraan Hijau di Batam, Bintan, dan Karimun

Ada Pelat Nomor Kendaraan Hijau di Batam, Bintan, dan Karimun

Regional
Pemkab Aceh Utara Buka 277 Formasi PPPK, Hanya untuk Guru

Pemkab Aceh Utara Buka 277 Formasi PPPK, Hanya untuk Guru

Regional
Marak Peretasan Situs Pemerintahan, Pemkot Padang Bentuk CSIRT

Marak Peretasan Situs Pemerintahan, Pemkot Padang Bentuk CSIRT

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.