Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Saat Pelaku UMKM Disabilitas "Tolak" Bantuan Modal Erick Thohir

Kompas.com - 14/12/2021, 06:30 WIB
Reni Susanti,
Khairina

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Seorang pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) disabilitas, Sinta, membuat sejumlah menteri tercengang.

Kejadian berlangsung saat pembagian Nomor Induk Berusaha (NIB) di Si Jalak Harupat, Bandung, Senin (13/2/2021).

Saat itu, warga Cimahi ini mewakili pelaku UMKM disabilitas untuk menerima NIB. Ia diantar investornya yang juga disabilitas.

Baca juga: Erick Thohir: Indonesia Populasi Muslim Terbesar Dunia, tapi Produk Halalnya Kalah dari Taiwan dan Brasil...
Saat di atas panggung, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia bertanya tentang omzet yang ditekuni Sinta.

Sinta lalu cerita, dirinya bisnis makanan ringan dengan omzet yang masih kecil, Rp 1 juta per bulan.

Mendengar itu, Bahlil bertanya, apakah Sinta perlu bantuan modal. Sinta kemudian mengangguh, Bahlil pun memanggil Menteri BUMN Erick Thohir ke atas panggung.

"Dulu Pak Erick ini beli usaha di luar negeri, sekarang ada yang butuh modal kerja. Silahkan Pak Erick," ucap Bahlil seraya mengatakan sebagai menteri investasi tugasnya adalah bagian pemasaran.

Erick kemudian mengobrol dengan Sinta. Ia bertanya, berapa modal yang dibutuhkannya untuk menjalankan usahanya.

"Perlu dana berapa? ngomong saja. Pengusaha harus berani," ucap Erick.

Baca juga: 3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Sinta sempat ragu untuk menjawab. Ia lalu menolak tawaran bantuan modal dari Erick Thohir. Sinta lebih memilih skema lain.

"Tidak perlu dana, bapak jadi investor saya saja," kata Sinta.

Mendengar ucapan Sinta, baik Erick ataupun Bahlil tertawa. Erick lalu berkata: "bismillah, deal ya, tolong catat nomor kontaknya," ucap Erick meminta bantuan stafnya.

Sambil tersenyum, Bahlil mengaku kagum atas sikap Sinta. Di hadapan ribuan orang, Bahlil mengatakan, pengusaha tulen memang tidak mau ditanya modal kerja, inginnya Erick Thohir jadi investor. Jadi nilainya bisa sangat besar.

"Beliau ini dulu pemilik Inter Milan, dulu beli triliunan, jadi jangan ragu," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kronologi Massa Rusak Mobil di Depan Polres Polman, Berawal Kasus Tabrak Lari

Kronologi Massa Rusak Mobil di Depan Polres Polman, Berawal Kasus Tabrak Lari

Regional
Eks Pangdam Pattimura, Komandan Lantamal, dan Deputi I KSP Ambil Formulir Pendaftaran Cagub di PDI-P Maluku

Eks Pangdam Pattimura, Komandan Lantamal, dan Deputi I KSP Ambil Formulir Pendaftaran Cagub di PDI-P Maluku

Regional
Jemput Kerabat Pulang Mudik, Warga Lampung Dibegal

Jemput Kerabat Pulang Mudik, Warga Lampung Dibegal

Regional
Polisi Angkat Kasus Pengadaan Laptop Fiktif Rp 1,7 M di BPBD Banten

Polisi Angkat Kasus Pengadaan Laptop Fiktif Rp 1,7 M di BPBD Banten

Regional
Pilgub NTB, Gerindra Sumbawa Deklarasi Dukungan untuk Bupati Lombok Tengah

Pilgub NTB, Gerindra Sumbawa Deklarasi Dukungan untuk Bupati Lombok Tengah

Regional
Gunung Ile Lewotolok Diguncang 55 Kali Gempa Letusan Disertai Hujan Abu

Gunung Ile Lewotolok Diguncang 55 Kali Gempa Letusan Disertai Hujan Abu

Regional
Selama Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Semarang Tembus 348 Ribu Pengunjung

Selama Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Semarang Tembus 348 Ribu Pengunjung

Regional
Hasto Sebut Jokowi Tak Bisa Langsung Bertemu Megawati, Gibran: Silaturahmi Kok Dilarang

Hasto Sebut Jokowi Tak Bisa Langsung Bertemu Megawati, Gibran: Silaturahmi Kok Dilarang

Regional
Pria di Riau Ditangkap Usai Unggah Video Editan 'MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran'

Pria di Riau Ditangkap Usai Unggah Video Editan "MK Diskualifikasi Prabowo-Gibran"

Regional
Polisi Bongkar Makam Eks Casis TNI AL di Pemakaman Covid-19 Sawahlunto

Polisi Bongkar Makam Eks Casis TNI AL di Pemakaman Covid-19 Sawahlunto

Regional
Pernah Digigit Anjing, Satu Warga Sikka Meninggal di Puskesmas dengan Gejala Rabies

Pernah Digigit Anjing, Satu Warga Sikka Meninggal di Puskesmas dengan Gejala Rabies

Regional
Mantan Kapolda NTT Daftar Jadi Bakal Calon Gubernur di Partai Gerindra

Mantan Kapolda NTT Daftar Jadi Bakal Calon Gubernur di Partai Gerindra

Regional
Tradisi Lebaran Topat di Mataram, Warga Ziarah ke Makam hingga Berebut Ketupat Agung

Tradisi Lebaran Topat di Mataram, Warga Ziarah ke Makam hingga Berebut Ketupat Agung

Regional
Menikmati Bakso Balungan Mak Jah, Kuliner Legendaris yang Jadi Buruan Warga Demak

Menikmati Bakso Balungan Mak Jah, Kuliner Legendaris yang Jadi Buruan Warga Demak

Regional
Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang Terancam Hukuman Mati

Pembunuh Ibu dan Anak di Palembang Terancam Hukuman Mati

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com