Protes soal APBN yang Diterima, Edy Rahmayadi Bandingkan Sumut dengan Aceh

Kompas.com - 13/12/2021, 21:35 WIB

MEDAN, KOMPAS.com - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menilai, alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dari pemerintah pusat untuk Sumut masih rendah.

Mantan Pangkostrad itu bahkan membandingkan dana dari pemerintah pusat melalui Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) yang diterima Sumut dengan Aceh.

Tahun depan, TKDD Sumut dari Kementerian Keuangan sebesar Rp 39,85 triliun.

Angka ini bahkan paling besar dibandingkan daerah lain di Sumatera.

Baca juga: Aspal Rumah Dinas Rp 2 M, Gubernur Edy: Bila Perlu Rp 100 M Saya Mau Bikin

Namun, Edy merasa bahwa itu belum sebanding dengan jumlah penduduk Sumut yang mencapai 15 juta jiwa.

Aceh sendiri, menurut Edy, mendapat jatah Rp 32 triliun. Sementara penduduk di Aceh hanya sekitar 5 juta jiwa.

"Karena kalau dibagikan satu-satu uang itu, yang penduduk 5 juta lebih kaya duluan dari kami yang 15 juta penduduknya," kata Edy dalam kegiatan penyerahan DIPA dan TKDD kepada Bupati dan Wali Kota se-Sumut di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Edy Rahmayadi Klaim Serapan Anggaran Sumut Lebih Tinggi dari 2020

Edy mengatakan, dana yang dihasilkan oleh Provinsi Sumut setiap tahun cukup besar, sehingga menurut dia, sepantasnya Sumut juga mendapat alokasi dana yang besar untuk pembangunan.

"Ini saya beritahukan kepada semua yang hadir ini, termasuk Bapak-Bapak TNI dan Polri ini, bahwa Sumut ini bukan kaleng-kaleng, besar uangnya. Kalau hitungan saya sampai Rp 575 triliun," kata Edy.

Edy ingin agar Sumut mendapat alokasi APBN yang lebih besar dari saat ini.

Menurut Edy, alokasi yang ideal dan layak diterima Sumut sebesar Rp 150 triliun setiap tahun.

"Kalau idealnya Sumut dapat Rp 150 triliun dalam satu tahun. Saat ini kita dapat hanya Rp 39 triliun. Itu yang kita persandingkan, mengapa Aceh dapat Rp 32 triliun, karena dia ada dana Otsus, Sumut kan tidak. Sehingga relatif hampir sama, padahal populasinya antara 5 juta dan kita 15 juta," kata dia.

Baca juga: Tanggapan Edy Rahmayadi soal PPKM Level 3 Saat Natal dan Tahun Baru

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Jenazah Guru Honorer Ditandu Selama 13 Jam, Menembus Gelapnya Hutan hingga Basah Kehujanan

Kisah Jenazah Guru Honorer Ditandu Selama 13 Jam, Menembus Gelapnya Hutan hingga Basah Kehujanan

Regional
Gempa M 4,4 Guncang Lombok, Terasa hingga Denpasar

Gempa M 4,4 Guncang Lombok, Terasa hingga Denpasar

Regional
Oknum ASN Lombok Barat yang Edarkan Sabu Diusulkan Diberhentikan Sementara

Oknum ASN Lombok Barat yang Edarkan Sabu Diusulkan Diberhentikan Sementara

Regional
Cerita Banjir Rob di Kendal, Warga Lebaran Tanpa Alas Kaki dan Berharap Ada Solusi

Cerita Banjir Rob di Kendal, Warga Lebaran Tanpa Alas Kaki dan Berharap Ada Solusi

Regional
'Semarang Kaline Banjir...'

"Semarang Kaline Banjir..."

Regional
Sunrise Point Cukul di Bandung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Sunrise Point Cukul di Bandung, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Pantai Menganti di Kebumen, Harga Tiket, Rute, dan Keindahan

Pantai Menganti di Kebumen, Harga Tiket, Rute, dan Keindahan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Rob Menggila di Pesisir Utara Jawa Tengah | Gibran Dimarahi Ibu-ibu Saat Punguti Sampah

[POPULER NUSANTARA] Rob Menggila di Pesisir Utara Jawa Tengah | Gibran Dimarahi Ibu-ibu Saat Punguti Sampah

Regional
Polisi Tangkap 2 Pelaku Penyekapan dan Perampokan 4 Mahasiswi di Banjarmasin

Polisi Tangkap 2 Pelaku Penyekapan dan Perampokan 4 Mahasiswi di Banjarmasin

Regional
2 Permukiman Tertua di Kawasan IKN Ini Nikmati Air dari Sungai dan Embung

2 Permukiman Tertua di Kawasan IKN Ini Nikmati Air dari Sungai dan Embung

Regional
Prakiraan Cuaca di Semarang Hari Ini, 25 Mei 2022, Pagi Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Semarang Hari Ini, 25 Mei 2022, Pagi Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Menangkal Radikalisme, Pentingnya Peran Tokoh Agama dan Upaya Deteksi Dini

Menangkal Radikalisme, Pentingnya Peran Tokoh Agama dan Upaya Deteksi Dini

Regional
Pantai Klayar di Pacitan, Keindahan, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Klayar di Pacitan, Keindahan, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Ada Kasus Positif dan Suspek PMK, 7 Pasar Hewan di Klaten Ditutup Selama 14 Hari

Ada Kasus Positif dan Suspek PMK, 7 Pasar Hewan di Klaten Ditutup Selama 14 Hari

Regional
Bupati Jayapura Sebut DOB Tak Akan Mengubah Kepapuaan di Papua

Bupati Jayapura Sebut DOB Tak Akan Mengubah Kepapuaan di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.