Khawatir Kasus Covid-19 Melonjak, Gubernur Riau Ingatkan Protokol Kesehatan Saat Nataru

Kompas.com - 13/12/2021, 16:30 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Gubernur Riau Syamsuar mengingatkan masyarakat Riau untuk terus menerapkan prokotol kesehatan (Prokes) saat pelaksanaan natal dan tahun baru (Nataru) 2022.

Hal ini untuk mencegah melonjaknya penyebaran Covid-19 di Bumi Melayu.

"Yang paling penting adalah saat mengadakan perayaan besar seperti natal dan tahun baru, ini harus terapkan protokol kesehatan yang ketat dan melaksanakan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, dan menghindari kerumunan," ujar Syamsuar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (13/12/2021).

Baca juga: Obyek Wisata di Pesisir Selatan Sumbar Dilarang Gelar Kegiatan Selama Libur Nataru

Ia mengatakan, belajar dari pandemi Covid-19 yang sudah berjalan hampir dua tahun, Syamsuar berkata, semua pihak harus mewaspadai lonjakan kasus dengan meninimalisir kegiatan di luar rumah, dan tidak berkerumun di tempat umum.

"Kita mengkhawatirkan lonjakan kasus dan semoga saja tidak terjadi seperti tahun lalu, dimana banyaknya kerumunan yang pada akhirnya penularan kasus positif Covid-19 di Riau meningkat cukup tinggi," kata Syamsuar.

Meski tingkat penularan Covid-19 tahun ini di Provinsi Riau sudah menurun, kata dia, ada perubahan kebijakan dari pemerintah yaitu tidak lagi melakukan penetapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang ketat seperti tahun lalu.

"Tidak lagi ketat seperti tahun lalu, tapi jika berkaitan dengan kegiatan ibadah dan Nataru, itu tetap diatur seperti apa yang sudab ditetapkan oleh Menteri Agama," sebut Syamsuar.

Baca juga: Polda Bali Tegaskan Tak Ada Ganjil Genap di Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Menurutnya, dengan adanya dukungan, koordinasi, dan kerjasama yang baik, maka akan lebih mudah dalam menerapkan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Riau.

"Kita harus menjaga kasus Covid-19 yang saat ini sudah berkurang dan kita juga harus kompak agar proses vaksinasi di Riau ini dapat berjalan dengan lancar," pungkas Syamsuar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Melanda Semarang, Ini Pemicunya dan Kawasan Terdampak

Banjir Rob Disertai Gelombang Tinggi Melanda Semarang, Ini Pemicunya dan Kawasan Terdampak

Regional
Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

Siswa di Solo Tetap Wajib Pakai Masker di Sekolah

Regional
Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Lokasi Kecelakaan Ditutup Permanen, Warga Bongkar Palang Besi PT KAI

Regional
13 Sapi Terpapar PMK, Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup 2 Pekan

13 Sapi Terpapar PMK, Seluruh Pasar Hewan di Wonogiri Ditutup 2 Pekan

Regional
Dua Hakimnya Ditangkap karena Narkoba, Ini Penjelasan PN Rangkasbitung

Dua Hakimnya Ditangkap karena Narkoba, Ini Penjelasan PN Rangkasbitung

Regional
Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Kronologi 2 Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap BNN, Berawal Adanya Informasi Penyelundupan Narkoba dari Sumatera

Regional
Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Banjir Rob di Semarang dan Tanggul Laut Jebol, Stasiun Meteorologi: Peringatan Dini Sudah Dikeluarkan

Regional
Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Rob Menggila, Jalur Pantura Semarang-Demak Lumpuh, Pengendara Pilih Putar Balik

Regional
Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Bawa Samurai hingga Rusak Masjid dan Rumah Warga, Pemuda di Bandung Barat Diringkus Polisi

Regional
Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Ratusan Rumah Tergenang Rob Berhari-hari, Warga Semarang Minta Pemerintah Cari Solusi

Regional
20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

20 Rumah di Dogiyai Papua Dibakar Sekelompok Massa, Aparat Sempat Dilempari Batu dan Dipanah

Regional
Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Soal Penemuan Mayat di Kampung Nendali Jayapura, Wajah Korban Tak Bisa Dikenali

Regional
Harga Telur Ayam di Batam Capai Rp 55.000 per Papan, Lebih Mahal dari Lebaran

Harga Telur Ayam di Batam Capai Rp 55.000 per Papan, Lebih Mahal dari Lebaran

Regional
Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Pembacok Anggota Brimob di NTB Ternyata Residivis Kasus Pembunuhan

Regional
Kebakaran yang Tewaskan Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Akibat Korsleting, Warga: Korban Suka Mainan Listrik

Kebakaran yang Tewaskan Anak Berkebutuhan Khusus Diduga Akibat Korsleting, Warga: Korban Suka Mainan Listrik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.