Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hilang Sebulan Terseret Banjir, Perempuan Ini Ditemukan Tinggal Tulang

Kompas.com - 13/12/2021, 09:34 WIB

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – Seorang perempuan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ditemukan tinggal tulang setelah sebelumnya dilaporkan hilang terseret banjir selama sebulan.

Kerangka Okka, wanita berusia 55 tahun, ditemukan warga di pesisir sungai Maloso, Desa Kurma, Kecamatan Mapili.

Sebelumnya, diketahui Okka dinyatakan hilang ketika banjir melanda Dusun Meriha, Desa Taloba, Kecamatan Tutar, saat pulang dari mencari rotan di tengah hutan seorang diri.

Baca juga: Truk Hanyut Terseret Arus Banjir Merapi, 1 Sopir Masih Dicari

Kepolisian kemudian menghubungi kepala desa Taloha untuk memastikan apakah tulang belulang yang ditemukan adalah warga mereka yang hilang.

Keluarga Okka kemudian mendatangi RSUD Polewali Mandar bersama aparat desa untuk melihat kerangka manusia tersebut.

Anak korban Jumaindah, yang memeriksa tengkorak manusia tersebut memastikan, kerangka tanpa identitas itu adalah ibunya yang dinyatakan hilang terseret air bah di hulu Sungai Tutar.

Jumaindah mengenali sejumlah tanda-tanda fisik seperti gigi dan beberapa tanda lain di tubuh korban, yang meyakinkannya jika itu adalah ibu kandung yang selama ini ia cari.

Jumaindah merasa percaya, sosok jenazah yang ditemukan warga di Desa Kurma, Kecamatan Mapilli adalah orangtuanya.

“Itu ibu saya. Saya mengenali beberapa ciri yang sama termasuk giginya,” jelas Jumaindah anak kepada awak media.

Keluarga korban minta supaya diizinkan membawa tulang belulang korban ke kampung halamannya di Desa Taloba, Kecamatan Tutar untuk dikebumikan di pekuburan setempat.

Sebelum membawa jasad korban, pihak keluarga diminta menandatangani surat perjanjian bersedia melakukan tes DNA jika di kemudian hari ada pihak yang keberatan dan mengeklaim jasad manusia tersebut adalah keluarga mereka.

Wakapolres Polewali Mandar, Kompol Douglas Harold Abraham Tuhuleruw mengatakan, dari hasil identifikasi fisik yang dilakukan pihak keluarga langsung di Rumah Sakit Bhayangkara Polewali mandar, diyakini jika kerangka manusia tersebut adalah Okka.

“Sebelum warga dipersilakan membawa korban ke Tutar unutk dikebumikan, ia diminta menandatangi surat perjanjian bersedia dites DNA jika dikemudian hari ada p[ihak keluarga yang mengkelaim jenazah tersebut,”jelas Douglas.

Baca juga: Hanyut Terseret Banjir Bandang di Kota Batu, Mahendra dan Anaknya Ditemukan Tewas

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Berduka Tokoh Literasi Nirwan Ahmad Arsuka Tutup Usia, Kenang Lagi Masa Kuliah

Ganjar Berduka Tokoh Literasi Nirwan Ahmad Arsuka Tutup Usia, Kenang Lagi Masa Kuliah

Regional
Bakar Sampah Sembarangan, 12 Hektar Lahan di Sirkuit Pantai Widuri Pemalang Ludes Dilalap Api

Bakar Sampah Sembarangan, 12 Hektar Lahan di Sirkuit Pantai Widuri Pemalang Ludes Dilalap Api

Regional
Kasus Dugaan Pungli Bermodus Jual Beli Kios Pasar Randublatung, Kejari Blora Tetapkan 3 Tersangka

Kasus Dugaan Pungli Bermodus Jual Beli Kios Pasar Randublatung, Kejari Blora Tetapkan 3 Tersangka

Regional
Ayah dan Anak Pelaku Begal di Bandung Gagal Beraksi, Korban Sempat Melawan Pertahankan Motornya

Ayah dan Anak Pelaku Begal di Bandung Gagal Beraksi, Korban Sempat Melawan Pertahankan Motornya

Regional
Sirkuit Ujian Praktik SIM C Diubah, Pengemudi Ojol: Yang Angka 8 dan Zig-zag Menyusahkan

Sirkuit Ujian Praktik SIM C Diubah, Pengemudi Ojol: Yang Angka 8 dan Zig-zag Menyusahkan

Regional
Periksa 13 Orang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Penyiksaan Pria hingga Tewas

Periksa 13 Orang, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Penyiksaan Pria hingga Tewas

Regional
Oknum Satpol PP Semarang yang Lempar Nampan ke Pedagang Kena Sanksi

Oknum Satpol PP Semarang yang Lempar Nampan ke Pedagang Kena Sanksi

Regional
Anggota TNI di Bima Langsungkan Ijab Kabul di Ruang ICU Rumah Sakit

Anggota TNI di Bima Langsungkan Ijab Kabul di Ruang ICU Rumah Sakit

Regional
Keluarkan Gas Berapi, Sumur Bor di Purworejo Bikin Geger Warga

Keluarkan Gas Berapi, Sumur Bor di Purworejo Bikin Geger Warga

Regional
6 Bulan Penyanderaan Pilot Susi Air oleh KKB Egianus Kogoya

6 Bulan Penyanderaan Pilot Susi Air oleh KKB Egianus Kogoya

Regional
Flora dan Fauna Identitas Maluku Utara

Flora dan Fauna Identitas Maluku Utara

Regional
Kronologi Sopir Truk Molen di Madiun Tewas Terjatuh ke Mesin Pengaduk Semen, Diduga Terpeleset

Kronologi Sopir Truk Molen di Madiun Tewas Terjatuh ke Mesin Pengaduk Semen, Diduga Terpeleset

Regional
Edarkan 2 Kg Sabu dari Malaysia, Anak Wakil Bupati Karimun Ditangkap

Edarkan 2 Kg Sabu dari Malaysia, Anak Wakil Bupati Karimun Ditangkap

Regional
Tiga Nama Calon Pj Gubernur Jateng Pengganti Ganjar Diusulkan ke Kemendagri, Ada Kepala BKKBN

Tiga Nama Calon Pj Gubernur Jateng Pengganti Ganjar Diusulkan ke Kemendagri, Ada Kepala BKKBN

Regional
Momen Haru Puluhan Prajurit Kopassus Jalani Pembaretan di Nusakambangan Tanpa Didampingi Keluarga

Momen Haru Puluhan Prajurit Kopassus Jalani Pembaretan di Nusakambangan Tanpa Didampingi Keluarga

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com