Kompas.com - 12/12/2021, 18:00 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Kawasan wisata Ngarai Sianok, Bukittinggi, Sumatera Barat, longsor, Sabtu (11/12/2021) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Namun, longsor itu membuat aliran Sungai Sianok tersumbat.

Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Pasar Bawah Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Warga Bawa Pertalite

"Peristiwa terjadi pada Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bukittinggi Ibentaro Samudra yang dihubungi Kompas.com, Minggu (12/12/2021).

Ibentaro mengatakan, longsor terjadi karena intensitas hujan yang cukup tinggi sebelum kejadian.

Curah hujan itu menyebabkan lapisan tanah pada tebing ngarai terlepas sehingga terjadi longsor.

Sejumlah warga dan pengunjung kaget dengan longsor tersebut.

"Namun lokasinya jauh dari keramaian. Ada sekitar satu kilometer sehingga tidak ada korban jiwa," kata Ibentaro.

Baca juga: Pasar Bawah Bukittinggi Kembali Terbakar, 25 Kios Jadi Abu, Kerugian Ditaksir Rp 625 Juta

BPBD Bukittinggi telah mengimbau warga agar tidak mendekati lokasi longsor. Ia khawatir terjadi longsor susulan.

"Selain itu kita juga melakukan pembersihan aliran sungai Sianok yang tersumbat," jelas Ibentaro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apakah Perbedaan Kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam?

Apakah Perbedaan Kerajaan Mataram Kuno dan Mataram Islam?

Regional
Komplotan Pembobol 21 Mesin ATM Ternyata Belajar dari Mantan Teknisi ATM

Komplotan Pembobol 21 Mesin ATM Ternyata Belajar dari Mantan Teknisi ATM

Regional
Berniat Sembunyikan 51 Paket Sabu di Pos Polisi, Kurir Narkoba di Semarang Malah Kena Tilang

Berniat Sembunyikan 51 Paket Sabu di Pos Polisi, Kurir Narkoba di Semarang Malah Kena Tilang

Regional
Diduga Korupsi Rp 413 Juta, Kejari Bengkulu Utara Tahan Oknum Kades

Diduga Korupsi Rp 413 Juta, Kejari Bengkulu Utara Tahan Oknum Kades

Regional
Narkoba 139,2 Gram Diamankan di Semarang, Ada Residivis dan Anak di Bawah Umur Ikut Kena Ciduk

Narkoba 139,2 Gram Diamankan di Semarang, Ada Residivis dan Anak di Bawah Umur Ikut Kena Ciduk

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 16 Agustus 2022

Regional
Denmark Jajaki Investasi Proyek Energi Biomassa di Sumbawa

Denmark Jajaki Investasi Proyek Energi Biomassa di Sumbawa

Regional
Ganjar Usulkan Perda untuk Sejajarkan Pesantren dengan Pendidikan Formal

Ganjar Usulkan Perda untuk Sejajarkan Pesantren dengan Pendidikan Formal

Regional
Polisi Sita 11 Senjata Tajam dari Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas

Polisi Sita 11 Senjata Tajam dari Anggota Geng Motor yang Bikin Onar di Banyumas

Regional
Warga Tagih Janji Pemerintah Bereskan Industri Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi

Warga Tagih Janji Pemerintah Bereskan Industri Stockpile Batu Bara di Candi Muaro Jambi

Regional
Terkait Pelaut Indonesia di Somaliland, KBRI Nairobi: Agen Perekrut Tidak Bisa Dihubungi

Terkait Pelaut Indonesia di Somaliland, KBRI Nairobi: Agen Perekrut Tidak Bisa Dihubungi

Regional
Polisi di Palu Kena OTT, Diduga Terima Suap Casis Bintara Polri Senilai Rp 4,4 M

Polisi di Palu Kena OTT, Diduga Terima Suap Casis Bintara Polri Senilai Rp 4,4 M

Regional
Kasus Mafia Tanah Kaum Maboet di Padang Dihentikan Polisi, Mantan Kapolda Minta Ungkap Mafia Sebenarnya

Kasus Mafia Tanah Kaum Maboet di Padang Dihentikan Polisi, Mantan Kapolda Minta Ungkap Mafia Sebenarnya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 16 Agustus 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 16 Agustus 2022

Regional
Nelayan Lombok Tengah yang Tenggelam di Bendungan Ditemukan Tewas

Nelayan Lombok Tengah yang Tenggelam di Bendungan Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.