Tahanan Polsek Katikutana Tewas dalam Sel, Ini Kata Kapolda NTT

Kompas.com - 12/12/2021, 15:23 WIB

KOMPAS.com - Seorang tahanan bernama Arkin Anabira alias Arkin, warga Desa Malinjak, Kecamatan Katikutana, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, tewas di dalam ruangan tahanan Polsek Katikutana, Kamis (9/12/2021) pagi.

Diketahui, korban ditangkap polisi pada Rabu (8/12/2021) sekitar pukul 22.00 Wita.

Sehari setelah ditangkap atau pada Kamis pagi, Arkin meninggal dunia.

Baca juga: Bripka IS Diduga Hamili Istri Tahanan dan Dilaporkan ke Propam, Ini Kata Polda Sumsel

Usai kejadian itu, Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif pun angkat bicara.

Lotharia mengatakan, ia menerjunkan tim Propam dan tim Itwasda untuk menyelidiki dugaan tewasnya korban di sel tahanan di Mapolsek Katikutana.

Jika dalam penyelidikan ditemukan tidak sesuai dengan Protap, Lotharia dengan tegas akan memberikan sanksi.

"Kalau ada yang tidak sesuai Protap pasti akan ditindak dan sanksi sesuai aturan yang berlaku," kata Lotharia kepada wartawan, Minggu (12/12/2021).

Baca juga: 4 Orang yang Beruntung Dapatkan Jaket Jokowi secara Cuma-cuma di Sejumlah Daerah, Siapa Saja?

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisna mengatakan, Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Sumba Barat akan melakukan penyelidikan terhadap kasus itu.

Lanjutnya, Sipropam Polres Sumba Barat akan melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang melaksanakan piket jaga pada 8 Desember 2021 untuk diambil keterangannya.

"Kapolres Sumba Barat juga sudah memerintahkan Sipropam untuk memeriksa anggota yang melakukan interogasi kepada tersangka Arkin," kata Krisna kepada sejumlah wartawan di Kupang, Minggu pagi.

Baca juga: Kapolda NTT Kirim Tim Selidiki Tewasnya Tahanan di Sel Polsek Katikutana

Apabila dalam pemeriksaan itu ditemukannya kesalahan anggota, lanjut Krisna, maka akan diberi sanksi.

"Jika nantinya dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya tindakan anggota yang menyalahi prosedur, maka akan dilakukan proses hukum sesuai aturan yang berlaku. Baik itu berupa hukuman disiplin maupun kode etik profesi Polri," ungkapnya.

Baca juga: Pria yang Video TikTok-nya Viral Bersama Teman Perempuannya Berseragam Bhayangkari Ternyata Seorang Satpam

 

(Penulis : Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere | Editor : Pythag Kurniati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keluarga Ditolak Pinjam Ambulans hingga Tandu Jenazah 13 Km ke Rumah Duka

Keluarga Ditolak Pinjam Ambulans hingga Tandu Jenazah 13 Km ke Rumah Duka

Regional
Istri Menolak Berhubungan Badan, Pria di Riau Tega Cabuli Anak Kandung 9 Tahun

Istri Menolak Berhubungan Badan, Pria di Riau Tega Cabuli Anak Kandung 9 Tahun

Regional
Takut Hubungan Gelap Terbongkar, Wanita di Cilacap Buang Bayinya di Genangan Air

Takut Hubungan Gelap Terbongkar, Wanita di Cilacap Buang Bayinya di Genangan Air

Regional
Terjatuh dari Perahu Saat Cari Ikan di Bendungan, Nelayan Asal Lombok Tengah Hilang

Terjatuh dari Perahu Saat Cari Ikan di Bendungan, Nelayan Asal Lombok Tengah Hilang

Regional
Cerita Mahot Merawat Gajah: Seperti Anak sendiri, Kalau Dia Ngambek, Kita yang Ngalah

Cerita Mahot Merawat Gajah: Seperti Anak sendiri, Kalau Dia Ngambek, Kita yang Ngalah

Regional
Peringatkan soal Jual Beli Jabatan, Ganjar: Hentikan atau Ditangkap

Peringatkan soal Jual Beli Jabatan, Ganjar: Hentikan atau Ditangkap

Regional
Nasib RSUD Tasikmalaya, Kesulitan Beli Obat hingga Tak Punya Gedung Poliklinik

Nasib RSUD Tasikmalaya, Kesulitan Beli Obat hingga Tak Punya Gedung Poliklinik

Regional
5 Orang Diamankan Saat Aksi Terkait Perjanjian New York di Papua, Ini Penjelasan Kapolresta

5 Orang Diamankan Saat Aksi Terkait Perjanjian New York di Papua, Ini Penjelasan Kapolresta

Regional
Pria ODGJ Bacok Satu Keluarga di Lampung, Pelaku Halusinasi Anaknya Dibunuh Korban

Pria ODGJ Bacok Satu Keluarga di Lampung, Pelaku Halusinasi Anaknya Dibunuh Korban

Regional
KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Komplek Kantor Bupati Pemalang

KPK Geledah Sejumlah Ruangan di Komplek Kantor Bupati Pemalang

Regional
Otorita IKN Gelar Upacara Kemerdekaan di Titik Nol Ibu Kota Negara

Otorita IKN Gelar Upacara Kemerdekaan di Titik Nol Ibu Kota Negara

Regional
Jalani Wajib Lapor di Polresta Serang Kota, Ini 2 Konten Nikita Mirzani yang Dilaporkan Dito

Jalani Wajib Lapor di Polresta Serang Kota, Ini 2 Konten Nikita Mirzani yang Dilaporkan Dito

Regional
Banjir Bandang Solok Rusak 60 Hektare Tanaman Padi Petani

Banjir Bandang Solok Rusak 60 Hektare Tanaman Padi Petani

Regional
Diundang Hadiri Wisuda Brigadir J di Universitas Terbuka, Keluarga Mengaku Kekurangan Biaya

Diundang Hadiri Wisuda Brigadir J di Universitas Terbuka, Keluarga Mengaku Kekurangan Biaya

Regional
Banjir Rob Kembali Terjang Semarang, Anak-anak Pulang Sekolah Digendong hingga Diangkut Kendaraan Roda Tiga

Banjir Rob Kembali Terjang Semarang, Anak-anak Pulang Sekolah Digendong hingga Diangkut Kendaraan Roda Tiga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.