Kasus Salah Tangkap Disertai Penganiayaan, 2 Anggota Intel Polres Palu jadi Tersangka

Kompas.com - 11/12/2021, 06:10 WIB
Kapolres Palu AKBP Bayu lndra Wiguno, SIK MIK mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga oknum anggota Polri yang melakukan tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur yang sempat viral di media sosial pekan kemarin, Senin (7/12/2021).  KOMPAS.COM/ERNA DWI LIDIAWATIKapolres Palu AKBP Bayu lndra Wiguno, SIK MIK mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap tiga oknum anggota Polri yang melakukan tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur yang sempat viral di media sosial pekan kemarin, Senin (7/12/2021). 

PALU, KOMPAS.com - Dua anggota Satuan Intelijen Polres Palu, Sulawesi Tengah, ditetapkan sebagai tersangka kasus salah tangkap disertai penganiayaan anak di bawah umur.

 

Dari hasil pemeriksaan penyidik Propam, diketahui kedua anggota telik sandi itu dikenakan tuduhan antara lain tersangka melakukan tindakan represif tanpa didasari informasi yang cukup.

 

Kemudian yang kedua, penyidik Propam menilai tindakan tersangka sudah mengetahui bahwa korban jambret telah mengatakan korban pelakunya.

 

Baca juga: 2 Anggota Intel Polres Palu Jadi Tersangka Salah Tangkap dan Penganiayaan Anak

 

Meski begitu, dua anggota Sat Intel Palu tersebut tidak menolong korban salah tangkap, malah membiarkannya di pinggir jalan dalam keadaan terluka.

 

Kapolres Palu AKBP Bayu Indra Wiguno mengatakan, saat ini berkas perkara dua pelaku telah dinyatakan lengkap.

 

"Ini sebagai wujud dan komitmen kita terhadap pelanggaran yang dilakukan anggota kita," jelas Bayu dalam konferensi pers, Jumat (10/12/2021).

 

Bayu menjelaskan, pihaknya sudah menyurati Bidkum Polda Sulteng untuk meminta saran hukum. Setelah mendapat jawaban, syarat mereka menggelar sidang telah lengkap.

 

Dia juga meminta maaf kepada keluarga korban atas perbuatan represif yang dilakukan oleh para pelaku.

 

"Dan tentunya kami dari kepolisian Polres Palu mengecam tindakan petugas yang berlebihan tanpa didasari oleh informasi yang cukup. Dan terhadap terduga pelanggar akan kami lakukan proses hukum dan akan segera kita sidangkan," tegasnya.

 

Baca juga: Bantu Kejar Penjambret, Siswa SMA di Palu Jadi Korban Salah Tangkap dan Penganiayaan Oknum Polisi

 

Sebelumnya, diberitakan kasus salah tangkap hingga penganiayaan yang dilakukan oknum polisi ini viral di media sosial.

 

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Kasus PMK di Aceh Tamiang Bertambah, Polisi Putar Balik Mobil Pengangkut Sapi

Regional
Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Gibran Kecewa Progres Pembangunan Tirtamas Waterpark di Solo Lambat

Regional
Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Kasus Jalan Provinsi Dirusak Perusahaan Tambang, Kajati: 2 Bulan Tak Ada Solusi, Saya Pidanakan

Regional
Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Buntut 40 Petani Ditangkap, Gubernur Bengkulu: PT DDP Siap Serahkan 900 Hektar Tanah ke Petani

Regional
Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Kasus Korupsi Pembelian Gas Bumi, Alex Noerdin: Apa yang Disampaikan Saksi Tidak Benar

Regional
Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Hawai Waterpark Malang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Daya Tarik

Regional
Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Nol Kasus, Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Salatiga Beralih Fungsi

Regional
Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Puslabfor Polri Olah TKP Kebakaran Kilang Minyak Balikpapan, 7 Orang Diperiksa

Regional
Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Tuntut Bupati Manggarai Barat Perbaiki Bendungan Wae Cebong, Warga: Terancam Gagal Panen, Anak Kami Kelaparan

Regional
Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Penyidik KPK Sita Sejumlah Dokumen

Regional
UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

UAS Ditolak Masuk Singapura, Yusril Ihza Mahendra Angkat Bicara

Regional
PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

PMK Mewabah, Penjual Karpet untuk Kandang Ternak Kebanjiran Order

Regional
Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Absen 2 Tahun Selama Pandemi, Kirab Mbah Depok yang Dihadiri Lintas Agama Kembali Diadakan di Semarang

Regional
Bule Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Bule Perancis Ganti Nama Jadi Asep, Awalnya Tertarik Pencak Silat

Regional
Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Pantau PMK Hewan Ternak di Jateng, Ganjar Terjunkan Tim Penyuluh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.