2 Polisi yang Marahi Ibu Muda Korban Pemerkosaan 4 Pria Diperiksa Propam Polda Riau

Kompas.com - 10/12/2021, 11:14 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com - Ibu muda berinisial ZU (19) yang melaporkan empat pria diduga memerkosanya, sempat dimarahi oleh oknum polisi yang bertugas di Polsek Tambusai Utara di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Video korban dimarahi polisi itu sempat beredar di media sosial.

Dalam video itu, terdengar suara diduga polisi berkata kasar kepada korban dan juga suaminya, S (28).

Selain menyebutkan korban datang seperti lonte, diduga polisi juga melontarkan kata bernada ancaman.

Baca juga: Polisi Janji Fokus Tangani Kasus Ibu Muda Diperkosa 4 Pria daripada Laporan Terduga Pemerkosa

Korban menyebut, 2 orang oknum polisi yang memarahinya adalah Kanit Reskrim Polsek Tambusai Utara dan seorang anggotanya.

Namun, kedua oknum tersebut telah dipanggil ke Polda Riau untuk diperiksa Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Riau.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto kepada wartawan dalam konferensi pers di Polda Riau, Kamis (9/12/2021) malam.

"Terkait video yang beredar, dugaan dengan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh oknum (polisi) mantan penyidik dan mantan penyidik pembantu yang menangani kasusnya dari awal. Bahwa Propam Polda Riau sudah menangani pelanggaran profesi yang dilakukan anggota Polsek Tambusai Utara tersebut, atas perkataan yang tidak semestinya kepada korban atau kepada siapa pun, dengan alasan tidak menghadiri panggilan penyidik," kata Sunarto.

Baca juga: Dugaan Eksploitasi Ekonomi dalam Kasus Guru Pesantren Perkosa 12 Santriwati, Ini Kata Polisi


Dia mengatakan, kedua oknum tersebut, yakni Bripka JL dan Bripda RS saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Propam Polda Riau sejak Rabu (8/12/2021).

Saat ditanya benarkah kedua polisi itu marah kepada korban karena tidak mau menandatangani surat perdamaian?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Momen Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi Rayakan Ulang Tahun ke-74, Tiup Lilin dan Potong Kue

Momen Raja Keraton Solo PB XIII Hangabehi Rayakan Ulang Tahun ke-74, Tiup Lilin dan Potong Kue

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Juni 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 29 Juni 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Mengapa Masalah Ekonomi Keluarga Sering Picu Terjadinya Kasus KDRT?

Mengapa Masalah Ekonomi Keluarga Sering Picu Terjadinya Kasus KDRT?

Regional
Cuaca Buruk, Pesawat AMA Mendarat Darurat di Keerom Papua hingga Rusak Parah, Begini Kronologinya

Cuaca Buruk, Pesawat AMA Mendarat Darurat di Keerom Papua hingga Rusak Parah, Begini Kronologinya

Regional
Gempa Magnitudo 5 Guncang Kupang, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5 Guncang Kupang, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Temukan Rp 5 Miliar Tanpa SPJ, Inspektorat Nunukan Minta Bendahara RSUD Kembalikan Rp 2,1 Miliar

Temukan Rp 5 Miliar Tanpa SPJ, Inspektorat Nunukan Minta Bendahara RSUD Kembalikan Rp 2,1 Miliar

Regional
Toko Perlengkapan ATK di Balikpapan Disatroni Pencuri, Uang Logam Seribuan Sebanyak Rp 5,2 Juta Raib

Toko Perlengkapan ATK di Balikpapan Disatroni Pencuri, Uang Logam Seribuan Sebanyak Rp 5,2 Juta Raib

Regional
Hari Kedua Kapal Angkutan Sembako Perbatasan RI – Malaysia Mogok Operasi, Pemkab Nunukan Belum Punya Solusi

Hari Kedua Kapal Angkutan Sembako Perbatasan RI – Malaysia Mogok Operasi, Pemkab Nunukan Belum Punya Solusi

Regional
Perwakilan Pemkot Batam Cek Izin Holywings, Sempat Diadang Petugas Keamanan

Perwakilan Pemkot Batam Cek Izin Holywings, Sempat Diadang Petugas Keamanan

Regional
Cerita Nur Yadi Beri Booster Empon-empon untuk Sapinya Agar Terhindar dari PMK

Cerita Nur Yadi Beri Booster Empon-empon untuk Sapinya Agar Terhindar dari PMK

Regional
Ayah yang Setubuhi Anak Kandungnya hingga Hamil 2 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Ayah yang Setubuhi Anak Kandungnya hingga Hamil 2 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Gubernur Aceh Resmikan 2 Proyek Ruas Jalan Lintas Kabupaten

Gubernur Aceh Resmikan 2 Proyek Ruas Jalan Lintas Kabupaten

Regional
Pengiriman Sabu 1 Kilogram oleh Napi Lapas Balikpapan ke Samarinda Digagalkan Polisi

Pengiriman Sabu 1 Kilogram oleh Napi Lapas Balikpapan ke Samarinda Digagalkan Polisi

Regional
Puluhan Senjata Tajam Rakitan Ditemukan dalam  Sidak Kamar Hunian Napi Lapas Nunukan

Puluhan Senjata Tajam Rakitan Ditemukan dalam Sidak Kamar Hunian Napi Lapas Nunukan

Regional
Pria di Garut Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Pria di Garut Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.