Kompas.com - 10/12/2021, 10:46 WIB

PEKANBARU, KOMPAS.com -  Kepolisian Daerah (Polda Riau) ikut turun tangan menangani kasus pemerkosaan ibu muda yang diduga dilakukan empat orang pria, di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau.

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan, korban berinisial ZU (19) saat ini diberikan pendampingan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau.

Baca juga: Polisi Marahi Ibu Muda Korban Pemerkosaan 4 Pria, Diancam Penjara Saat Lapor, LPSK: Mencoreng Citra Polri

"Ibu yang mengalami kekerasan seksual di Rokan Hulu, saat ini berada di Pekanbaru dalam penanganan petugas PPA Polda Riau. Kami melakukan langkah pemberian perlindungan korban sekaligus atensi penanganan perkaranya," ucap Sunarto kepada wartawan saat konferensi pers di Polda Riau, Kamis (9/12/2021) malam.

Baca juga: Polisi Janji Fokus Tangani Kasus Ibu Muda Diperkosa 4 Pria daripada Laporan Terduga Pemerkosa

Korban jalani pemulihan mental, didampingi psikolog

Sejak Selasa (7/12/2021), korban dan keluarganya ditempatkan di Rumah Perlindungan dan Trauma Center Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Riau di Pekanbaru.

Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi korban dan keluarganya.

Baca juga: Ibu Muda Diperkosa 4 Teman Suami, Dilaporkan Pencemaran Nama Baik oleh Terduga Pelaku, Ini Kata Kuasa Hukum Korban

"Kita membantu pemulihan kondisi mental korban pasca kejadian. Korban dan keluarganya kami berikan pendampingan khusus oleh unit PPA. Kemudian, kami inisiasi untuk diberikan pemeriksan psikologis klinis oleh ahli psikologi unit pelayanan terpadu perempuan dan anak Dinsos Riau kemarin," sebut Sunarto.

Baca juga: Ibu Muda Mengaku Diperkosa 4 Teman Suami, Terduga Pemerkosa Malah Laporkan Balik Korban

Kondisi ZU lebih baik, korban lega bisa menceritakan apa yang dialaminya

Sunarto mengungkapkan bahwa kondisi ZU saat ini jauh kebih baik setelah diberikan pendampingan dan pemulihan mental oleh kepolisian.

"Kondisi korban saat ini jauh lebih baik dari sebelumnya. Sebelumnya korban mengalami tekanan mental, trauma secara psikologis. Namun, korban mengaku merasa lebih lega, kemudian juga sudah bisa menceritakan secara keseluruhan apa yang dialaminya. Dan, korban juga berterima kasih kepada petugas yang telah memberikan tempat yang nyaman," ungkap Sunarto.

Menurutnya, saat ini kondisi korban jauh lebih tenang setelah Polda Riau menyatakan menjamin bahwa penanganan kasus yang dilaporkan korban terus berproses.

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gagalkan Peredaran 1.070 Butir Pil Koplo di Jayapura

Polisi Gagalkan Peredaran 1.070 Butir Pil Koplo di Jayapura

Regional
Bertemu Menhub di Jakarta, Bupati Blora Usul Penerbangan ke Bandara Ngloram Seminggu Tiga Kali

Bertemu Menhub di Jakarta, Bupati Blora Usul Penerbangan ke Bandara Ngloram Seminggu Tiga Kali

Regional
Aceh Terdampak Siklon Noru, Ganggu Penerbangan dan Sebabkan Gelombang Tinggi

Aceh Terdampak Siklon Noru, Ganggu Penerbangan dan Sebabkan Gelombang Tinggi

Regional
Situasi Terkini Kediaman Pribadi Gubernur Papua, Masih Dijaga oleh Ratusan Warga

Situasi Terkini Kediaman Pribadi Gubernur Papua, Masih Dijaga oleh Ratusan Warga

Regional
Oknum Polisi di Palembang Sewakan Tanah Jadi Gudang Penimbunan BBM Ilegal, Terancam Dipecat

Oknum Polisi di Palembang Sewakan Tanah Jadi Gudang Penimbunan BBM Ilegal, Terancam Dipecat

Regional
Suami Istri Jadi Bandar Sabu-sabu di Mataram, Menjual dengan Cara COD

Suami Istri Jadi Bandar Sabu-sabu di Mataram, Menjual dengan Cara COD

Regional
Tarif Penyeberangan Kapal di Pelabuhan Bakauheni Naik Mulai 1 Oktober 2022, Ini Besarannya

Tarif Penyeberangan Kapal di Pelabuhan Bakauheni Naik Mulai 1 Oktober 2022, Ini Besarannya

Regional
Kuasa Hukum Yosep Parera Tersangka Kasus Suap Hakim Agung Ungkap Isi Surat yang Ditulis Kliennya

Kuasa Hukum Yosep Parera Tersangka Kasus Suap Hakim Agung Ungkap Isi Surat yang Ditulis Kliennya

Regional
100 Siswa di Jayapura Merajut Noken, Melestarikan Warisan Budaya Dunia dari Papua

100 Siswa di Jayapura Merajut Noken, Melestarikan Warisan Budaya Dunia dari Papua

Regional
Punya Ruko Megah Masih Terima Bansos, Diminta Mundur Tak Mau, Tembok Rumah Akhirnya Dicap 'Warga Miskin'

Punya Ruko Megah Masih Terima Bansos, Diminta Mundur Tak Mau, Tembok Rumah Akhirnya Dicap "Warga Miskin"

Regional
Ada Razia Pajak Kendaraan di Sumbar hingga November 2022

Ada Razia Pajak Kendaraan di Sumbar hingga November 2022

Regional
Aksi 'Driver' Ojol Main Hakim Sendiri, Pengamat: Masyarakat Masih Tidak Paham Dasar Hukum

Aksi "Driver" Ojol Main Hakim Sendiri, Pengamat: Masyarakat Masih Tidak Paham Dasar Hukum

Regional
Polisi Ungkap Hasil Otopsi Ibu dan Anak Diduga Korban Rampok di Riau, Tewas akibat Luka Leher

Polisi Ungkap Hasil Otopsi Ibu dan Anak Diduga Korban Rampok di Riau, Tewas akibat Luka Leher

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tebing di Sikka, Sopir Tewas

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tebing di Sikka, Sopir Tewas

Regional
Aktivitas Ambil Batu Bara di Sungai Bengkulu Dilegalkan Dikritik Aktivis Lingkungan

Aktivitas Ambil Batu Bara di Sungai Bengkulu Dilegalkan Dikritik Aktivis Lingkungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.