Koruptor Ini Jadi Buron Selama 17 Tahun, Begini Modusnya

Kompas.com - 09/12/2021, 21:13 WIB
Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep Mulyana (tengah) menggelar konferensi pers di Kantor Kejati Jabar, Jalan Naripan, Kota Bandung, Kamis (9/12/2021). KOMPAS.com/AGIE PERMADIKepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep Mulyana (tengah) menggelar konferensi pers di Kantor Kejati Jabar, Jalan Naripan, Kota Bandung, Kamis (9/12/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Tim gabungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berhasil menangkap koruptor yang telah buron selama 17 tahun.

Adapun pelaku yang diketahui bernama Deni Gumelar ini ditangkap di sekitar daerah Lanud Sulaiman Jalan Kopo Bihbul, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Kamis (9/12/2021), sekitar pukul 09.00 WIB.

Sebelumnya, tim gabungan melakukan pengintaian dan mendapatkan informasi bahwa Deni berada di Malang, Jawa Timur, dan akan melakukan perjalanan ke Bandung.

Baca juga: Jokowi Ingin Buron Kasus Korupsi Terus Dikejar

Tim kemudian membuntuti Deni sampai akhirnya menangkapnya saat hendak menggunakan kereta ke Bandung dan menuju kediaman saudaranya di Soreang dengan kendaraan umum.

"Hari ini melakukan penangkapan terhadap terpidana Deni Gumelar, salah satu terpidana kasus korupsi dalam proyek pembangunan pabrik Bentonite Jabar," ucap Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep Mulyana di Kantor Kejati Jabar, Kamis.

Menurut Asep, kasus yang menjerat Deni sudah cukup lama, yakni pada 2003.

Perkara ini kemudian telah memperoleh kekuatan hukum tetap melalui putusan Mahkamah Agung Nomor 1132 K/PID/2005 pada 14 Oktober 2005.

Baca juga: Buron Sejak 2018, DPO Kasus Dugaan Korupsi Proyek PLTD Raja Ampat Ditangkap

Deni dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan Pabrik Bentonite Full Aktivasi pada Perusahaan Daerah Agrobisnis dan Pertambangan Jawa Barat tahun 2000-2001.

"Kerugiannya Rp 18,5 miliar," kata Asep.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemasangan Kabel Laut Sumatera - Bangka Terkendala Rawa dan Buaya

Pemasangan Kabel Laut Sumatera - Bangka Terkendala Rawa dan Buaya

Regional
Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Rebutan Lapak Berjualan Minyak Goreng, Pria di OKU Dianiaya Sesama Pedagang Pakai Senjata Tajam

Regional
Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Pernah Ditahan Tanpa Status Hukum, Sopir Ekspedisi Jadi Tersangka Penggelapan Kopi Saset

Regional
Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Kumpulkan Raja dan Lurah, Wali Kota Ambon Minta Warga Tidak Terpancing Provokasi

Regional
Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Minyak Goreng di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang Sudah Dijual Rp 14.000

Regional
Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Polisi Tangkap Sopir dan Kernet Angkot yang Perkosa Penumpangnya dalam Mobil

Regional
Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Dilaporkan sebagai Pelaku Asusila, Oknum Ketua RW di Nunukan Segera Dipecat

Regional
Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Rugikan Negara hingga Rp 1,3 Miliar, Seorang Makelar Tanah Ditangkap

Regional
Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Tertangkap, 2 Jambret dan Motornya di Palembang Dibakar Massa

Regional
Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Kilas Balik Penerapan Parliamentary Threshold dalam Pelaksanaan Pemilu 2009 hingga 2019

Regional
Gubernur Syamsuar: Riau Punya 426.579 Hektare Kebun Kelapa, Peluang Pengembangan Terbuka

Gubernur Syamsuar: Riau Punya 426.579 Hektare Kebun Kelapa, Peluang Pengembangan Terbuka

Regional
Kabur 2 Hari, Tahanan di NTB Ditemukan Sembunyi di Rumah Kakeknya

Kabur 2 Hari, Tahanan di NTB Ditemukan Sembunyi di Rumah Kakeknya

Regional
Kadin Perdagangan Kendal: Mulai Besok, Harga Minyak Goreng Harus Rp 14.000 Per Liter

Kadin Perdagangan Kendal: Mulai Besok, Harga Minyak Goreng Harus Rp 14.000 Per Liter

Regional
Kilas Balik Aturan Presidential Threshold dari Pilpres 2004 hingga 2019

Kilas Balik Aturan Presidential Threshold dari Pilpres 2004 hingga 2019

Regional
Pengungsi Rohingya Dapat Fasilitas Telepon untuk Melepas Kangen

Pengungsi Rohingya Dapat Fasilitas Telepon untuk Melepas Kangen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.