Guru yang Perkosa 12 Santriwati Diduga Salahgunakan Wewenang sebagai Pengurus Pesantren

Kompas.com - 09/12/2021, 16:14 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Perkara kasus pemerkosaan terhadap 12 santriwati yang dilakukan HW, guru sekaligus pengurus di salah satu yayasan pondok pesantren di Kota Bandung tengah dalam proses peradilan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar), Asep Mulyana mengungkapkan, bahwa HW diduga menggunakan wewenangnya sebagai pengurus dan pengajar di pondok pesantren dalam melakukan aksinya.

"Dia melakukan kapasitasnya sebagai tenaga pendidik, yang bersangkutan juga menggunakan yayasan sebagai modus operandi kejahatannya," ucap Asep di Kejati Jabar, Bandung, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Belasan Santriwati di Bandung Jadi Korban Pelecehan Seksual, Ridwan Kamil: Pelaku Biadab dan Tidak Bermoral

Asep mengatakan bahwa Kejati Jabar konsen dengan perkara ini.

Ia menilai kasus ini menyangkut kejahatan kemanusiaan dengan menyalahgunakan posisinya selaku guru atau tenaga pendidik.

"Selaku guru, tenaga pendidik, seharusnya mengedepankan integritas dan moralitas," ucapnya.

Baca juga: Kasus Pemerkosaan 12 Santriwati di Bandung, LPSK Duga Adanya Ekploitasi Ekonomi

Kejati Jabar juga melakukan koordinasi dengan Lembaga Perlindungan Korban dan Saksi (LPSK) sebagai bentuk perlindungan bagi korban dan saksi, baik secara materiil maupun immateril.

"Jangan sampai pelaku kita hukum kemudian hak korban terabaikan. Dan kami berkoordinasi dengan Pemda (pemerintah daerah) untuk mereka yang jadi korban pelaku," ucapnya.

Terjadi sejak 2016

Seperti diketahui, penanganan perkara dugaan tindak pidana perbuatan pemerkosaan yang dilakukan HW terhadap belasan anak didiknya ini terjadi di wilayah Kota Bandung.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPD Nasdem Solo Siap Menangkan Bakal Capres Anies Baswedan di Pilpres 2024

DPD Nasdem Solo Siap Menangkan Bakal Capres Anies Baswedan di Pilpres 2024

Regional
Polisi yang Diduga Tembak Demonstran hingga Tewas di Sulteng Diproses Polda

Polisi yang Diduga Tembak Demonstran hingga Tewas di Sulteng Diproses Polda

Regional
Ketua Partai DPD Nasdem Semarang Bantah Kabar Sejumlah Kader Keluar karena Anies Baswedan Jadi Bakal Capres

Ketua Partai DPD Nasdem Semarang Bantah Kabar Sejumlah Kader Keluar karena Anies Baswedan Jadi Bakal Capres

Regional
Banjir Aceh Utara, Dinsos: Ada Ratusan Titik Pengungsi, Logistik Hanya Cukup Buat Hari Ini

Banjir Aceh Utara, Dinsos: Ada Ratusan Titik Pengungsi, Logistik Hanya Cukup Buat Hari Ini

Regional
Jokowi: FIFA Siap Bantu Perbaiki Tata Kelola Sepak Bola Indonesia

Jokowi: FIFA Siap Bantu Perbaiki Tata Kelola Sepak Bola Indonesia

Regional
Tak Terima Cintanya Diputus, Pria di Bima Nekat Bacok Mantan Pacar

Tak Terima Cintanya Diputus, Pria di Bima Nekat Bacok Mantan Pacar

Regional
Keputusan PJ Gubernur DKI Jakarta di Tangan Jokowi, Dirjen Otda Ungkap Kriterianya

Keputusan PJ Gubernur DKI Jakarta di Tangan Jokowi, Dirjen Otda Ungkap Kriterianya

Regional
Pantai Glagah Wangi Istambul di Demak: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Glagah Wangi Istambul di Demak: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
Stok Vaksin Covid-19 Kosong, Dinkes Kalbar: Jika Pun Ada, Hanya untuk Prioritas

Stok Vaksin Covid-19 Kosong, Dinkes Kalbar: Jika Pun Ada, Hanya untuk Prioritas

Regional
Kepulan Asap di Tol Semarang-Solo Ganggu Jarak Pandang Pengemudi

Kepulan Asap di Tol Semarang-Solo Ganggu Jarak Pandang Pengemudi

Regional
Gelar Istigasah, Masyarakat Peduli Kendeng Harap Semen Indonesia Hentikan Penambangan di CAT Watuputih Rembang

Gelar Istigasah, Masyarakat Peduli Kendeng Harap Semen Indonesia Hentikan Penambangan di CAT Watuputih Rembang

Regional
Dua Orang Tertimbun Belum Ditemukan, Pencarian Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Dihentikan

Dua Orang Tertimbun Belum Ditemukan, Pencarian Korban Longsor Tambang Emas Kotabaru Dihentikan

Regional
Banjir di Aceh Utara Mencapai 1-2 Meter, 7 Kecamatan Terendam

Banjir di Aceh Utara Mencapai 1-2 Meter, 7 Kecamatan Terendam

Regional
17 Kecamatan di Jateng Terungkap Belum Punya SMAN dan SMKN

17 Kecamatan di Jateng Terungkap Belum Punya SMAN dan SMKN

Regional
Oknum Polisi Jilat Kue Ulang Tahun untuk TNI, Polda Papua Barat: 2 Anggota Sudah Ditahan

Oknum Polisi Jilat Kue Ulang Tahun untuk TNI, Polda Papua Barat: 2 Anggota Sudah Ditahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.