Kompas.com - 09/12/2021, 15:29 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. KOMPAS.com/FARIDAWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum.

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menceritakan sosok HW (36), terdakwa pemerkosa belasan santriwati di Bandung, Jawa Barat.

Menurut Uu, HW punya citra buruk di kalangan pengajar pesantren.

Hal itu ia dapat dari hasil penelusurannya kepada sejumlah pihak.

"Ternyata memang saya bertanya kepada orang-orang yang kenal. Dia (HW) memang pernah pesantren, tapi enggak bener, terus dia berperilakunya tidak sama dengan komunitas pesantren yang lainnya," kata Uu dalam keterangan pers, Kamis (8/12/2021).

Baca juga: Wagub Jabar Minta Orangtua Tidak Sembarangan Pilih Pesantren

Sementara itu, Ketua Forum Pondok Pesantren Kota Bandung Aceng Dudung mengatakan, pelaku HW kerap mengaku sebagai pimpinan atau pengurus dari Forum Pondok Pesantren Bandung dan Jawa Barat.

Berdasarkan keterangan yang ia terima, menurut Aceng, yayasan yang dikelola pelaku memiliki sekitar 30 santri.

"Menurut pengetahuan saya, dia itu sebagai pokja, tapi suka mengaku pimpinan (pondok pesantren). Yang jelas, oknum tersebut sebagai penunggu sekaligus pengelola rumah tahfidz di daerah Antapani. Mengurus santri lebih kurang 30," kata Aceng saat dihubungi, Kamis.

Baca juga: Polisi Sengaja Tidak Umumkan Kasus Guru Pesantren Perkosa 12 Santriwati

Menurut Aceng, HW sering mengaku sebagai pimpinan forum untuk memudahkan berkomunikasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan.

"Ya untuk memudahkan komunikasi, bahkan mengaku juga sebagai pengurus forum Ponpes di Jabar," kata dia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 SMA Terbaik di Medan Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

7 SMA Terbaik di Medan Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Pengerjaan Sirkuit MXGP Samota Dikebut, Progres Mencapai 30 Persen

Pengerjaan Sirkuit MXGP Samota Dikebut, Progres Mencapai 30 Persen

Regional
Video Penangkapan Viral, Pengembangan Kasus 22 Kg Sabu dari Malaysia Berhenti

Video Penangkapan Viral, Pengembangan Kasus 22 Kg Sabu dari Malaysia Berhenti

Regional
4 Tersangka Kasus Kredit Macet Pembelian Kapal di Banten Segera Diadili

4 Tersangka Kasus Kredit Macet Pembelian Kapal di Banten Segera Diadili

Regional
Siswi MTs di Tasikmalaya Seminggu Hilang, Tinggalkan Surat Perpisahan Tulisan Tangan, Sempat Dikira Diculik

Siswi MTs di Tasikmalaya Seminggu Hilang, Tinggalkan Surat Perpisahan Tulisan Tangan, Sempat Dikira Diculik

Regional
Harumkan Nama Tanah Air, Tiga Mahasiswa Unnes Sumbang Medali dalam SEA Games di Vietnam

Harumkan Nama Tanah Air, Tiga Mahasiswa Unnes Sumbang Medali dalam SEA Games di Vietnam

Regional
8 SMA Terbaik di Denpasar Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

8 SMA Terbaik di Denpasar Versi LTMPT untuk Referensi PPDB 2022

Regional
Bocah 1,5 Tahun Warga Pemalang yang Hilang Misterius Ditemukan Tewas

Bocah 1,5 Tahun Warga Pemalang yang Hilang Misterius Ditemukan Tewas

Regional
KA Batara Kresna Relasi Wonogiri-Purwosari Tabrak Mobil di Sukoharjo, Pengemudi Selamat

KA Batara Kresna Relasi Wonogiri-Purwosari Tabrak Mobil di Sukoharjo, Pengemudi Selamat

Regional
Kronologi Pejabat Tepergok Bakar Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Saksi: Ada Asap di Kamar Mandi

Kronologi Pejabat Tepergok Bakar Dokumen Saat KPK Geledah Kantor Wali Kota Ambon, Saksi: Ada Asap di Kamar Mandi

Regional
Mulai Pekan Depan, Sapi di Sumsel Disuntik Vaksin PMK

Mulai Pekan Depan, Sapi di Sumsel Disuntik Vaksin PMK

Regional
Rumah Pimpinan Pondok Pesantren di Aceh Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Motifnya

Rumah Pimpinan Pondok Pesantren di Aceh Dilempar Bom Molotov, Polisi Selidiki Motifnya

Regional
Gunakan Bom untuk Tangkap Ikan, Seorang Nelayan Diringkus Polisi

Gunakan Bom untuk Tangkap Ikan, Seorang Nelayan Diringkus Polisi

Regional
Derita Karlianus, 11 Tahun Tak Bisa Jalan dan Bicara, Andalkan Ibu yang Kerja Serabutan

Derita Karlianus, 11 Tahun Tak Bisa Jalan dan Bicara, Andalkan Ibu yang Kerja Serabutan

Regional
Ibu Iriana Jokowi Mulai Kemas Barang di Istana Kepresidenan, Gibran: Sudah Dikirim Beberapa ke Solo

Ibu Iriana Jokowi Mulai Kemas Barang di Istana Kepresidenan, Gibran: Sudah Dikirim Beberapa ke Solo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.