Jalan Blega Bangkalan Macet Total gara-gara Truk Patah As, Pengendara Diimbau Lewat Jalur Alternatif

Kompas.com - 09/12/2021, 08:43 WIB
Kendaraan Truk Besar Bermuatan Batu Bata Berada di Separuh Jalan Utama Raya Blega Bangkalan Sejak Pukul 03.00 WIB, Kamis (09/12/2021). Dok IstimewaKendaraan Truk Besar Bermuatan Batu Bata Berada di Separuh Jalan Utama Raya Blega Bangkalan Sejak Pukul 03.00 WIB, Kamis (09/12/2021).

SURABAYA, KOMPAS.Com - Jalan Raya Blega yang menjadi jalur utama Bangkalan Sampang, Madura atau sebaliknya saat ini ditutup sementara.

Penutupan jalur lantaran ada truk besar bermuatan batu bata dengan nomor polisi M 9491 UA mengalami patah as.

Aipda Khusairi, anggota Polsek Blega menyampaikan, truk muatan batu bata itu mengalami patah as roda pada Kamis (9/12/2021) sekitar pukul 03.00 WIB hingga saat ini.

Baca juga: Sungai Blega Meluap, 4 Desa di Bangkalan Terendam Banjir

"Truk itu karena bermuatan batu bata dan as-nya patah jadi menyebabkan jalan raya Blega macet," kata Khusairi saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Kamis.

Upaya yang dilakukan petugas kepolisian adalah dengan melakukan buka tutup jalan. Meski banyaknya kendaraan yag melintas sempat membuat petugas kewalahan. 

Ia mengimbau seluruh pengendara yang akan menuju ke arah Sampang, Pamekasan, dan Sumenep diharapkan menggunakan jalur alternatif Pantura.

"Bagi semua pengemudi yang akan ke timur dari arah Surabaya atau Bangkalan, silakan bisa menggunakan jalur alternatif Pantura. Menghindari tumpukan kendaraan yang panjang," terang dia.

Tak hanya dari arah barat ke timur, melainkan arah sebaliknya juga diharapkan bisa menggunakan jalur Pantura.

"Rute jalur ini kalau dari barat, dari Bangkalan Utara - Banyuates, Sampang-Sokobenah dan terus ke timur Sumenep," jelasnya.

Baca juga: Gedung SD di Bangkalan Roboh Usai Diguyur Hujan Deras, Siswa Pindah Belajar ke Garasi Rumah Warga

Belakangan ini, lanjut Khusairi, jalur utama ini kerap karena ada proyek perbaikan jalan yang masih berlangsung hingga saat ini.

"Memang proyek perbaikan jalan ini masih terus berlangsung diperkirakan selesai awal Januari 2022," sebut dia.

Sementara itu, Hasan Mahmud (35), warga Pamekasan harus putar balik untuk menghindari kemacetan.

"Macetnya sampai pertigaan Tangkel Bangkalan, saya mau pulang ke Pamekasan dari Surabaya, sekarang saya harus lewat pantura, jauh sedikit tidak apa-apa asalkan tidak macet," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Modus Bertamu Tengah Malam, 2 Pria di Banyuasin Rampok dan Perkosa Seorang Nenek

Regional
Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi ADD, Kepala Desa di Seram Timur Dituntut 5 Tahun Penjara

Regional
Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Kisruh Kadin Sumbar Berlanjut, Ketua Umum Diultimatum Cabut SK Pusat

Regional
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ustaz MQ Tak Ditahan tapi Ditempatkan di Lokasi yang Aman

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ustaz MQ Tak Ditahan tapi Ditempatkan di Lokasi yang Aman

Regional
Teror di Lapas Pekanbaru, Mobil Dinas Kepala Keamanan Dibakar OTK

Teror di Lapas Pekanbaru, Mobil Dinas Kepala Keamanan Dibakar OTK

Regional
Jabat Kepala Desa, Kakak Kandung Bupati Langkat Ikut Ditangkap, Bertugas Kumpulkan Setoran Proyek

Jabat Kepala Desa, Kakak Kandung Bupati Langkat Ikut Ditangkap, Bertugas Kumpulkan Setoran Proyek

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Januari 2022

Regional
Diduga Gelapkan Traktor Pemda, Oknum Anggota DPRD Bangkep Dipolisikan

Diduga Gelapkan Traktor Pemda, Oknum Anggota DPRD Bangkep Dipolisikan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Januari 2022

Regional
Mark Up Bahan Bangunan Bantuan Rumah Swadaya, Mantan Kepala Dinas Pemalang Jadi Tersangka

Mark Up Bahan Bangunan Bantuan Rumah Swadaya, Mantan Kepala Dinas Pemalang Jadi Tersangka

Regional
Gempa Guncang Jayapura, Warga Panik Berlarian Keluar Rumah

Gempa Guncang Jayapura, Warga Panik Berlarian Keluar Rumah

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 Januari 2022

Regional
Wapres Minta Semua Daerah Miliki Mal Pelayanan Publik: Supaya Mudah, Cepat, Tidak Berbelit

Wapres Minta Semua Daerah Miliki Mal Pelayanan Publik: Supaya Mudah, Cepat, Tidak Berbelit

Regional
Buru Sisa DPO Teroris MIT Poso, Satgas Madago Raya Patroli Udara dengan Helikopter

Buru Sisa DPO Teroris MIT Poso, Satgas Madago Raya Patroli Udara dengan Helikopter

Regional
Viral Pria Ngaku Imam Mahdi di Masjid Aceh Utara, Diduga Gangguan Jiwa

Viral Pria Ngaku Imam Mahdi di Masjid Aceh Utara, Diduga Gangguan Jiwa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.