Bocah 7 Tahun Luka-luka Diduga Didorong Bibinya ke Jurang, Ayahnya Lapor Polisi

Kompas.com - 08/12/2021, 21:39 WIB

KULON PROGO, KOMPAS.com – Bocah laki-laki berusia tujuh tahun dengan sejumlah luka di tubuh dan muka mengadu ke Polsek Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ia mengaku menerima luka itu akibat didorong hingga jatuh dari tebing oleh bibinya sendiri.

Bocah bernama FS itu pelajar asal Sendangarum, Kapanewon Minggir, Kabupaten Sleman.

FS selamat walau sempat dirawat di rumah sakit atas luka yang diderita.

Baca juga: Ganjar Pranowo: Warga Jateng yang di Luar, Anda Enggak Usah Pulang, Rayakan Natal dan Tahun Baru di Tempat Itu

“Reskrim Polsek Kalibawang telah menerima laporan polisi tentang tindak pidana kekerasan terhadap anak di bawah umur ini,” kata Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Nengah Jeffry melalui pesan singkat, Rabu (8/12/2021).

Peristiwa itu dialami FS pada Selasa (7/12/2021) malam.

Selasa siang sekitar pukul 11.15 WIB, ayah dari FS kaget mendengar kabar anaknya berada di Rumah Sakit Boro, Kalibawang. Ayah dari FS juga berasal dari Minggir, Sleman.

Ia mendatangi rumah sakit dan terkejut mendapati anaknya menderita banyak luka dan memar.

Kepada ayahnya ini, FS mengaku telah mengalami beberapa kekerasan dari AR. Pertama, kepalanya terluka akibat dipukul.

Selain itu, FS mengaku sempat didorong bibinya ini hingga jatuh di lereng tebing yang ada di pinggir ruas jalan Sentolo-Muntilan.

 

Kawasan ini berada di Pedukuhan Semaken III, Banjararum, Kalibawang.

Ayahnya merasa pengakuan FS semakin kuat setelah menerima keterangan dari beberapa saksi yang menyatakan melihat AR dan FS memang berboncengan motor pada pagi hari.

Ayah korban geram. Ia lantas melaporkan hal ini ke polisi terdekat.

Jeffry mengatakan, polisi masih menyelidiki kasus ini, terutama dari keterangan lebih banyak saksi baru dan sejumlah alat bukti.

Baca juga: Harsi 20 Tahun Jualan Tengkleng Tak Pernah Dipermasalahkan soal Harga, Sedih Kini Warungnya Sepi Setelah Viral Dianggap Mahal

 

Karenanya, belum diketahui motif pelaku hingga nekat mendorong keponakannya sendiri dari bibir tebing.

Jeffry menegaskan, kejahatan yang terkait kekerasan terhadap anak di bawah umur akan terancam hukuman sesuai Pasal 80 Ayat 2 juncto Pasal 76 C dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 atas perubahan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Pelakunya bisa terancam hukuman penjara paling lama enam tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Bahari Lamongan di Lamongan, Wahana, Harga Tiket, dan Jam Buka

Wisata Bahari Lamongan di Lamongan, Wahana, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Kecelakaan Bus Peziarah yang Tewaskan 4 Orang, Kapolres Ciamis Sebut Sopir Kehilangan Kendali di Turunan Kemudian Terlibat Tabrakan

Kecelakaan Bus Peziarah yang Tewaskan 4 Orang, Kapolres Ciamis Sebut Sopir Kehilangan Kendali di Turunan Kemudian Terlibat Tabrakan

Regional
Oknum Ketua RT di Karimun Cabuli Balita, Modus Ajak Korban Jalan-Jalan

Oknum Ketua RT di Karimun Cabuli Balita, Modus Ajak Korban Jalan-Jalan

Regional
Sosok Achmad Yurianto di Mata Keluarga, Humoris dan Tidak Pernah Mengeluh

Sosok Achmad Yurianto di Mata Keluarga, Humoris dan Tidak Pernah Mengeluh

Regional
[POPULER NUSANTARA] Perdana Pemutaran Film Arul Hadiah Terbaik | Kakek 61 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun

[POPULER NUSANTARA] Perdana Pemutaran Film Arul Hadiah Terbaik | Kakek 61 Tahun Nikahi Gadis 19 Tahun

Regional
Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 22 Mei 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Prakiraan Cuaca di Surabaya Hari Ini, 22 Mei 2022 : Siang hingga Malam Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 22 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 22 Mei 2022, Pagi Cerah Berawan, Sore Hujan Ringan

Regional
Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis, Korban Tewas Asal Balaraja Tangerang Dipulangkan

Kecelakaan Bus Peziarah di Ciamis, Korban Tewas Asal Balaraja Tangerang Dipulangkan

Regional
Pemotor Pelat Merah yang Curi Helm di Kantor Pengadilan Agama Brebes Ternyata Perangkat Desa

Pemotor Pelat Merah yang Curi Helm di Kantor Pengadilan Agama Brebes Ternyata Perangkat Desa

Regional
Terungkap, Peredaran Sabu Seberat 41,4 Kg, Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar

Terungkap, Peredaran Sabu Seberat 41,4 Kg, Terbesar dalam Sejarah Polda Sumbar

Regional
Meski Belum Ditemukan Kasusnya, Sulawesi Tengah Waspadai Hepatitis Akut

Meski Belum Ditemukan Kasusnya, Sulawesi Tengah Waspadai Hepatitis Akut

Regional
11 Calon Jemaah Haji Asal Gresik Pilih Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mereka...

11 Calon Jemaah Haji Asal Gresik Pilih Mengundurkan Diri, Ini Alasan Mereka...

Regional
Buron 2 Bulan, Remaja Pelaku Pembunuhan Pegawai Salon Ditangkap Polisi

Buron 2 Bulan, Remaja Pelaku Pembunuhan Pegawai Salon Ditangkap Polisi

Regional
Viral Pencuri Gunakan Motor Pelat Merah Curi Helm di Brebes, Aksinya Terekam CCTV

Viral Pencuri Gunakan Motor Pelat Merah Curi Helm di Brebes, Aksinya Terekam CCTV

Regional
10 Alat Musik Tradisional Asal Jawa Barat, Salah Satunya Calung

10 Alat Musik Tradisional Asal Jawa Barat, Salah Satunya Calung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.