Satu dari Dua Orang Nelayan yang Hilang Ditemukan Tewas di Perairan PLTU Rembang

Kompas.com - 08/12/2021, 21:13 WIB
Seorang nelayan, Sunarji (47) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Dukuh Sekti, Pati ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia mengambang di perairan PLTU Rembang pada Selasa (07/12/2021) malam DOKUMEN KANTOR SAR SEMARANGSeorang nelayan, Sunarji (47) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Dukuh Sekti, Pati ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia mengambang di perairan PLTU Rembang pada Selasa (07/12/2021) malam

PATI, KOMPAS.com - Satu dari dua orang nelayan kapal Mona Rosa yang dilaporkan hilang di perairan Mandalika Kecamatan Banyutowo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah pada akhir pekan lalu ditemukan tewas.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengatakan, korban yakni Sunarji (47) warga Desa Tawangrejo, Kecamatan Dukuh Sekti, Pati ditemukan mengambang di perairan PLTU Rembang Selasa (07/12/2021) malam, sekitar pukul 20.00.

Baca juga: Banjir Rob di Manado, 21 Rumah Terdampak, Perahu Nelayan Parkir di Badan Jalan

Sementara seorang nelayan lainnya yaitu Soferul Alamin (36) asal Desa Clering, Kecamatan Donorojo, Jepara masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

"Jarak dari tempat kejadian kurang lebih 42 Nautical Mil dalam posisi mengambang, selanjutnya korban dibawa ke rumah duka," terang Heru saat dihubungi Kompas.com, Rabu (8/12/2021).

Menurut Heru, sebelumnya pada Sabtu (4/12/2021) siang sekitar pukul 14.00, dua orang nelayan kapal Mona Rosa tersebut melaut mencari ikan dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI ) Puncel Kabupaten Pati menuju perairan Mandalika.

Keduanya yang terbiasa melaut 24 jam tersebut pun akhirnya dilaporkan hilang oleh keluarganya lantaran tidak kunjung pulang dan berkabar.

"Diduga kapal kapal Mona Rosa terempas ombak, dan kapal tersebut pecah. Kini seorang berhasil ditemukan dalam keadaan tewas dan seorang lagi masih dalam pencarian," kata Heru

Kantor SAR Semarang menginstruksikan Koordinator pos SAR Jepara supaya memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pencarian dan pertolongan disertai alut Rigid Inflatable Boat ( RIB).

"Operasi pencarian dengan metode penyisiran menggunakan RIB dari perairan Banyutowo ke arah timur kurang lebih 3 NM. Saat ini tinggi gelombang parairan Banyutowo kurang lebih 2 meter, arah angin dari Barat menuju Timur, semoga tim SAR gabungan diberi kemudahan pencarian dan korban cepat ditemukan," pungkas Heru.

Baca juga: Kapal Nelayan Karam di Laut Kalbar karena Mesin Rusak dan Gelombang, 4 ABK Selamat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Fakta Menarik Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Nusantara yang Penduduknya Ternyata Tak Lebih dari 200.000 Jiwa

7 Fakta Menarik Penajam Paser Utara, Ibu Kota Baru Nusantara yang Penduduknya Ternyata Tak Lebih dari 200.000 Jiwa

Regional
Cerita Keluarga Siswa SD di Tasikmalaya yang Meninggal Usai Divaksin

Cerita Keluarga Siswa SD di Tasikmalaya yang Meninggal Usai Divaksin

Regional
Babak Baru Kasus Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap dari Istri Bandar Narkoba, Diperiksa Propam Polda Sumut

Babak Baru Kasus Kapolrestabes Medan Diduga Terima Suap dari Istri Bandar Narkoba, Diperiksa Propam Polda Sumut

Regional
7 Fakta Menarik Jam Gadang, Mesin Cuma 2 di Dunia hingga Misteri Penulisan Angka 4

7 Fakta Menarik Jam Gadang, Mesin Cuma 2 di Dunia hingga Misteri Penulisan Angka 4

Regional
Angka Kemiskinan di Perkotaan Banten Naik, Salah Satunya karena Rokok

Angka Kemiskinan di Perkotaan Banten Naik, Salah Satunya karena Rokok

Regional
Diduga Rem Blong, Truk Jatuh ke Jurang di Kota Batu

Diduga Rem Blong, Truk Jatuh ke Jurang di Kota Batu

Regional
Innova Kecelakaan Tembus Dua Dinding Rumah, Sopir Melompat Keluar

Innova Kecelakaan Tembus Dua Dinding Rumah, Sopir Melompat Keluar

Regional
Kabar Viral di Media Sosial, Mahasiswi Jambi 3 Hari Hilang dari Rumah, Polisi: Ditemukan di Pekanbaru

Kabar Viral di Media Sosial, Mahasiswi Jambi 3 Hari Hilang dari Rumah, Polisi: Ditemukan di Pekanbaru

Regional
Pemerintah Tutup Akses Jalan Truk Pengangkut Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Pemerintah Tutup Akses Jalan Truk Pengangkut Pasir yang Rusak Pantai Mananga Aba di NTT

Regional
Malu Melahirkan Jelang Pernikahan, Wanita Ini Buang Bayi yang Baru Dilahirkan di Sawah dengan Dibantu Sang Ibu

Malu Melahirkan Jelang Pernikahan, Wanita Ini Buang Bayi yang Baru Dilahirkan di Sawah dengan Dibantu Sang Ibu

Regional
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane di Talaud Sulut

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Melonguane di Talaud Sulut

Regional
Dukung Upaya Pencegahan Covid-19, Lapas Ngawi Bebaskan 15 Narapidana

Dukung Upaya Pencegahan Covid-19, Lapas Ngawi Bebaskan 15 Narapidana

Regional
Tarik Minat Anak, Vaksinasi Covid-19 Digelar di Taman Kota Purwokerto

Tarik Minat Anak, Vaksinasi Covid-19 Digelar di Taman Kota Purwokerto

Regional
Polda Bengkulu Panggil Gubernur Rohidin Mersyah

Polda Bengkulu Panggil Gubernur Rohidin Mersyah

Regional
Waspada Adanya Covid-19 Omicron, Ini Langkah Pemkab Blora

Waspada Adanya Covid-19 Omicron, Ini Langkah Pemkab Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.