Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Kompas.com - 08/12/2021, 16:44 WIB
Ilustrasi PIXABAY.comIlustrasi


PALU, KOMPAS.com - Tiga oknum anggota polisi yang bertugas dijajaran Polresta Palu, Sulawesi Tengah kini diperiksa intensif oleh bagian profesi pengamanan (propam).

Ketiga oknum polisi masing-masing berinisial FR, RZ dan RM terpaksa harus berurusan dengan penyidik propam karena dilaporkan oleh pihak keluarga korban salah tangkap.

Para oknum polisi ini diduga melakukan penganiayaan terhadap remaja berinisial MP (17) pada Minggu 28 November 2021.

Kabag Ops Polresta Palu AKP Alfian Joan Komaling mengatakan, ketiga oknum polisi itu sudah ditetapkan sebagai terperiksa dalam kasus salah tangkap dan dugaan penganiayaan.

Baca juga: Video Viral Siswa SMA Jadi Korban Salah Tangkap dan Penganiayaan Oknum Polisi di Palu

Pihaknya menjamin proses penyelidikan yang dilakukan oleh tim propam Polresta Palu sesuai prosedur dan profesional.

Sehingga, apa yang akan menjadi harapan bagi pihak pelapor atau korban tidak akan tercederai, di mana ketiga oknum tersebut diakuinya tinggal menunggu proses sidang.

"Proses pemeriksaan terus berjalan, saya menjamin seluruh proses sesuai prosedur dan profesional. Ketiga oknum anggota Polisi tersebut sudah jadi terperiksa dan sekarang tinggal menunggu proses sidangnya," ungkap Alfian Komaling, yang dikonfirmasi via telepon pada Rabu (8/12/2021).

Sebelumnya, dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh tiga oknum anggota Polresta Palu tersebut berawal saat korban MP (17) pada Minggu (28/11/2021) dituduh sebagai pelaku tindak kriminal penjambretan.

Baca juga: 20 ABK Vietnam Positif Covid-19, Kapalnya Dilarang Bongkar Muat di Perairan Kaltim

Ketiga oknum anggota polisi tersebut juga diduga melakukan penganiayaan terhadap korban.

Kapolres Palu AKBP AKBP Bayu lndra Wiguno menegaskan, apabila tiga oknum tersebut terbukti melanggar hukum, pihak Polres akan menindak tegas atau menghukum oknum polisi itu sesuai Undang-Undang yang berlaku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Truk Tronton Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Balikpapan, 5 Orang Tewas

Truk Tronton Rem Blong Tabrak Sejumlah Kendaraan di Balikpapan, 5 Orang Tewas

Regional
'Kami Kehilangan Putra Terbaik Bangsa, Sersan Dua Miskel Rumbiak'

"Kami Kehilangan Putra Terbaik Bangsa, Sersan Dua Miskel Rumbiak"

Regional
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia

Regional
Hanya karena Masalah Asmara, Pemuda di Salatiga Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas

Hanya karena Masalah Asmara, Pemuda di Salatiga Dikeroyok dan Ditusuk hingga Tewas

Regional
Mayat Pria Ditemukan dalam Selokan, Diduga Korban Kecelakaan

Mayat Pria Ditemukan dalam Selokan, Diduga Korban Kecelakaan

Regional
Serda Miskel Gugur dalam Kontak Tembak di Maybrat, Pangdam: Selangkah Pun Kami Tak Mundur...

Serda Miskel Gugur dalam Kontak Tembak di Maybrat, Pangdam: Selangkah Pun Kami Tak Mundur...

Regional
Jadi Tahanan Lapas di Samarinda, Pria Ini Masih Bisa Kendalikan Peredaran Sabu

Jadi Tahanan Lapas di Samarinda, Pria Ini Masih Bisa Kendalikan Peredaran Sabu

Regional
Bunuh Istri, Pria Ini Mengaku Korban Meninggal karena Mag, Terungkap Saat Jenazah Dimandikan

Bunuh Istri, Pria Ini Mengaku Korban Meninggal karena Mag, Terungkap Saat Jenazah Dimandikan

Regional
Jumlah Warga Tewas akibat Pesta Miras di Blora Bertambah, Jadi 4 Orang

Jumlah Warga Tewas akibat Pesta Miras di Blora Bertambah, Jadi 4 Orang

Regional
Hunian WNA di Karimunjawa Ternyata Izinnya untuk Hotel, Bukan Rumah

Hunian WNA di Karimunjawa Ternyata Izinnya untuk Hotel, Bukan Rumah

Regional
Hendak Kabur ke Bali, Pencuri Kerbau Diringkus Polisi

Hendak Kabur ke Bali, Pencuri Kerbau Diringkus Polisi

Regional
Pelabuhan Adikarto Mangkrak 17 Tahun, Kemendagri Dorong Kelanjutan Pembangunan

Pelabuhan Adikarto Mangkrak 17 Tahun, Kemendagri Dorong Kelanjutan Pembangunan

Regional
Satgas BLBI Sita Tanah 691.204 Meter Persegi Milik Grup Texmaco di Kendal

Satgas BLBI Sita Tanah 691.204 Meter Persegi Milik Grup Texmaco di Kendal

Regional
Mulai Panasi Mesin Politik, PDI-P Ingin Pertahankan Kemenangan Pemilu 2024

Mulai Panasi Mesin Politik, PDI-P Ingin Pertahankan Kemenangan Pemilu 2024

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pandangan Sejarawan Kaltim soal Nama Ibu Kota Negara Nusantara | Seorang Mantan Pemain Timnas U-16 Menderita Penyakit Kronis

[POPULER NUSANTARA] Pandangan Sejarawan Kaltim soal Nama Ibu Kota Negara Nusantara | Seorang Mantan Pemain Timnas U-16 Menderita Penyakit Kronis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.