4 Tips OJK jika Warga Terpaksa Pinjam Duit ke Pinjol

Kompas.com - 08/12/2021, 09:15 WIB

 

Aduan soal pinjol

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kenaikan aduan
masyarakat sepanjang Januari-November 2021 lantaran OJK membuka layanan aduan
157. Sepanjang tahun ini, aduan soal perilaku debt collector dan pinjaman online
(pinjol) mendominasi.

Data OJK, aduan warga ke OJK naik 22 kali lipat dari tahun 2017 ke 2021. Pada
2020, aduan ke OJK sebanyak 245.083 aduan, sementara hingga 25 November 2021
jumlah aduan mencapai 595.521 aduan.

OJK mencatat pengaduan fintech lending atau soal pinjaman online menjadi sektor
yang paling banyak diadukan warga di tahun 2021.

“Awalnya di tahun-tahun sebelumnya tentu yang menjadi top skorer (aduan) ini
perbankan. Tahun ini berubah jadi fintech. (aduan) Perbankan berjumlah 49.000,
fintech 50.000 pengaduan dari Januari 2021 sampai November 2021,” ujar Tirta.

OJK merinci, dari 50.413 aduan yang masuk soal fintech ke OJK Januari-25
November 2021, paling banyak aduan soal perilaku "debt collector" terhadap
nasabah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Kunjung Dapat Pesangon, Puluhan Mantan Karyawan Hotel Sandjaja Palembang Datangi Polda Sumsel

Tak Kunjung Dapat Pesangon, Puluhan Mantan Karyawan Hotel Sandjaja Palembang Datangi Polda Sumsel

Regional
Napi Sering Upload Status di Medsos, Kalapas Nunukan Bangun Wartelsuspas

Napi Sering Upload Status di Medsos, Kalapas Nunukan Bangun Wartelsuspas

Regional
Viral Sopir Truk Tak Terima Ditilang karena Melaju Lambat di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai: Bos Saya Juga Polisi

Viral Sopir Truk Tak Terima Ditilang karena Melaju Lambat di Jalan Tol Pekanbaru-Dumai: Bos Saya Juga Polisi

Regional
Napi di Tanjungpinang Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Pakai Ponsel Pribadi

Napi di Tanjungpinang Kendalikan Peredaran Narkoba dari Dalam Lapas Pakai Ponsel Pribadi

Regional
Ambrol Sejak 2021, Atap SD di Kebumen Tak Kunjung Diperbaiki

Ambrol Sejak 2021, Atap SD di Kebumen Tak Kunjung Diperbaiki

Regional
9 Warga NTB Korban Selamat Kapal Tenggelam di Perairan Johor Dipulangkan

9 Warga NTB Korban Selamat Kapal Tenggelam di Perairan Johor Dipulangkan

Regional
Mantan Bupati Buru Ditetapkan sebagai Tersangka Sehari Setelah Lepas Jabatan

Mantan Bupati Buru Ditetapkan sebagai Tersangka Sehari Setelah Lepas Jabatan

Regional
Ditemukan Mortir Seberat Setengah Ton di Kaltara, jika Meledak, Radiusnya hingga 5 Km

Ditemukan Mortir Seberat Setengah Ton di Kaltara, jika Meledak, Radiusnya hingga 5 Km

Regional
Korban Tewas Diduga akibat Miras Ilegal Bertambah Jadi 5 Orang, Keluarga Geruduk Kantor DPRD Sorong

Korban Tewas Diduga akibat Miras Ilegal Bertambah Jadi 5 Orang, Keluarga Geruduk Kantor DPRD Sorong

Regional
Ini Bocoran Baju Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

Ini Bocoran Baju Pernikahan Adik Presiden Jokowi dengan Ketua MK

Regional
Ribuan Ayam Broiler di Bandung Barat Hangus, Pemilik Rugi Rp 100 Juta

Ribuan Ayam Broiler di Bandung Barat Hangus, Pemilik Rugi Rp 100 Juta

Regional
Mortir Seberat 500 Kg Ditemukan di Tarakan, Diduga Peninggalan Perang Dunia II, Kini Dievakusi Gegana

Mortir Seberat 500 Kg Ditemukan di Tarakan, Diduga Peninggalan Perang Dunia II, Kini Dievakusi Gegana

Regional
Antisipasi PMK, Hewan untuk Kurban dan Meugang Diperiksa Kesehatannya

Antisipasi PMK, Hewan untuk Kurban dan Meugang Diperiksa Kesehatannya

Regional
Tiba-tiba Teriak dan Usir Kadis Saat Rapat, Bupati Sikka: Keluar, Kamu Tidak Pantas Jadi Kepala Dinas

Tiba-tiba Teriak dan Usir Kadis Saat Rapat, Bupati Sikka: Keluar, Kamu Tidak Pantas Jadi Kepala Dinas

Regional
Diusir Bupati Saat Rapat, Kadis Ketahanan Pangan: Saya Tak Main HP, tapi Kirim Pesan ke Kadis Pariwisata

Diusir Bupati Saat Rapat, Kadis Ketahanan Pangan: Saya Tak Main HP, tapi Kirim Pesan ke Kadis Pariwisata

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.