Polisi Sisir Tempat Wisata di Banyumas, Warga yang Belum Vaksin Disuntik di Tempat

Kompas.com - 06/12/2021, 11:42 WIB
Ilustrasi Vaksinasi Covis-19 DOK. Humas Badan Nasional Penanggulangan BencanaIlustrasi Vaksinasi Covis-19

 

BANYUMAS, KOMPAS.com - Polresta Banyumas terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 keliling ke berbagai tempat.

Akhir pekan ini tim menyisir wisatawan di obyek wisata yang ada di Desa Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Baca juga: Alasan Kemenhub Hadirkan Bus BTS di Banyumas

Kabagops Polresta Banyumas Kompol Aldino mengatakan, mereka menyisir pengunjung yang belum divaksin Covid-19 menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Pengunjung yang terjaring belum melaksanakan vaksinasi, kita arahkan untuk melaksanakan vaksin," kata Aldino seusai melakukan kegiatan, Minggu (5/11/2021).

Aldino mengatakan, pengunjung diarahkan menjalani vaksinasi di gerai vaksinasi mobile yang telah disiapkan Polresta di lokasi tersebut.

Dalam kegiatan itu, kata Aldino, polisi berhasil menjaring puluhan orang yang belum divaksin. Rinciannya 17 orang warga Banyumas, dua orang warga Purbalingga, dua orang warga Brebes, dan satu orang warga Lamongan.

Aldino mengatakan, sengaja menggelar vaksinasi di obyek wisata, karena selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2 ini banyak warga yang berwisata.

Vaksinasi tersebut juga bertujuan untuk mempercepat cakupan vaksinasi di Kabupaten Banyumas

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyunas hingga tanggal 4 Desember 2021 cakupan vaksinasi dosis pertama telah mencapai 74 persen.

"Dalam kesempatan ini kami juga bagikan masker gratis serta terus mengingatkan masyarakat dan pelaku wisata. Meskipun sudah divaksinasi, namun harus tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Aldino.

Baca juga: Mulai Sulit Cari Sasaran Vaksinasi, BIN Jateng Sisir Warga dari Rumah ke Rumah

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Vaksin di Indonesia, dari Pandemi Cacar hingga Covid-19

Sejarah Vaksin di Indonesia, dari Pandemi Cacar hingga Covid-19

Regional
5 Fakta E-KTP Digital, dari Syarat dan Cara Pembuatan hingga Dilengkapi QR Code

5 Fakta E-KTP Digital, dari Syarat dan Cara Pembuatan hingga Dilengkapi QR Code

Regional
Detik-detik Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Antar Pelayat, Seorang Bocah Tewas di Lokasi

Detik-detik Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Antar Pelayat, Seorang Bocah Tewas di Lokasi

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 23 Januari 2022

Regional
Truk Bermuatan Kertas Terguling di Jalan Kota Malang, Sopir Terancam Pidana

Truk Bermuatan Kertas Terguling di Jalan Kota Malang, Sopir Terancam Pidana

Regional
2 Hari Kabur dari Lapas Bengkulu Utara, Narapidana Ini Ditangkap di Mukomuko

2 Hari Kabur dari Lapas Bengkulu Utara, Narapidana Ini Ditangkap di Mukomuko

Regional
Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Karyawan BRI Link Tewas Saat Kejar Perampok, Polisi: Pelaku Menembakkan Senjata ke Kepala Korban

Regional
Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Dua Warga di NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Varian Omicron

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 23 Januari 2022

Regional
Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Seorang Siswa SD di Garut Diduga Meninggal Dunia Usai Divaksin

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 Januari 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 23 Januari 2022

Regional
Antar Pulang Belasan Pelayat, Ambulans Polisi di NTT Kecelakaan, Bocah 10 Tahun Tewas

Antar Pulang Belasan Pelayat, Ambulans Polisi di NTT Kecelakaan, Bocah 10 Tahun Tewas

Regional
Perjanjian Renville: Isi, Tokoh, Latar Belakang, dan Dampaknya bagi Kedaulatan Indonesia

Perjanjian Renville: Isi, Tokoh, Latar Belakang, dan Dampaknya bagi Kedaulatan Indonesia

Regional
Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Pulang dari Pemakaman Warga, 1 Orang Tewas, 14 Terluka

Ambulans Polisi di NTT Terbalik Saat Pulang dari Pemakaman Warga, 1 Orang Tewas, 14 Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.