Cerita Titik Isnani Sering Dirundung Saat Kecil dan Tidak Sekolah, Kini Dirikan PAUD Inklusi di Boyolali

Kompas.com - 05/12/2021, 08:41 WIB

 

Metode pembelajaran yang diberikan kepada anak didiknya tersebut lebih kepada komunikasi verbal dan ruang gerak.

"Kami membuat pendidikan inklusi supaya yang ABK bisa menaikkan tarif kepercayaan dirinya. Kemudian yang non-ABK bisa menggali potensinya terhadap teman ABK," kata dia.

Dalam mengajar, Titik dibantu dua temannya. Terkadang, Titik juga mengundang relawan dari luar untuk memberikan edukasi kepada anak didiknya.

Kegiatan belajar dan mengajar siswa sebelum pandemi dimulai dari pukul 08.00-10.00 WIB atau sesuai dengan keinginan anak.

Sedangkan sejak pandemi, pihaknya melakukan beberapa metode pembelajaran yakni home schooling dengan mendatangi siswa satu persatu ke rumah.

Baca juga: Kisah Guru Difabel Netra, Tak Menyerah meski Muridnya Hanya 1 dan Belajar di Gudang

"Periode tahun 2021 awal kami menyelenggarakan masuk kembali dengan prokes ketat. Dan kami melakukan home care untuk pembelajaran orangtua dan sekitar. Pembelajaran kami laksanakan mulai pukul 08.30-09.30 WIB," terangnya.

Lebih lanjut, Titik bekerja sama dengan bidan desa untuk menarik minat orangtua yang mempunyai anak berkebutuhan khusus agar disekolahkan di lembaga pendidikan miliknya.

Titik tidak memungut biaya pendaftaran anak karena tidak menggunakan uang gedung. Sebelum pandemi, Titik mengaku menarik biaya SPP sebesar Rp 25.000 setiap bulan. Biaya itu akan dikembalikan lagi kepada anak untuk kebutuhan di PAUD.

Titik menambahkan operasional PAUD Inklusi Tersenyum berasal dari donatur dan secara swadaya.

"Jadi tahun 2018 saya dipanggil ke Jakarta di sana saya dibekali dari situ saya operasionalkan dengan donatur dan bisa saya pakai sampai sekarang," ucap Titik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Truk Angkut 4 Ton Lebih Minyak Goreng di Lombok Timur Terbalik, Kerugian Capai Rp 150 Juta

Regional
Anaknya Diduga Diperkosa, Ayah di Sragen Ditawari Uang Rp 500.000 oleh Politisi agar Kasus Ditutup

Anaknya Diduga Diperkosa, Ayah di Sragen Ditawari Uang Rp 500.000 oleh Politisi agar Kasus Ditutup

Regional
Mengenal Pulau Samosir di Sumatera Utara, Kondisi Geografis dan Wisata

Mengenal Pulau Samosir di Sumatera Utara, Kondisi Geografis dan Wisata

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 21 Mei 2022

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Mei 2022

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 21 Mei 2022

Regional
Petani di Bengkulu 10 Kali Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Petani di Bengkulu 10 Kali Perkosa Anak Kandung hingga Hamil

Regional
'Saat Terkaman Harimau Dilepaskan, Dia Langsung Panjat Pohon Kemiri'

"Saat Terkaman Harimau Dilepaskan, Dia Langsung Panjat Pohon Kemiri"

Regional
Didukung HIPMI Maju Pilgub DKI 2024, Gibran: Kita Lihat Saja

Didukung HIPMI Maju Pilgub DKI 2024, Gibran: Kita Lihat Saja

Regional
Sedang Bersihkan Kebun, Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau

Sedang Bersihkan Kebun, Petani di Aceh Selatan Diterkam Harimau

Regional
Bus Tingkat Werkudara Kota Solo: Harga Tiket, Rute, dan Cara Reservasi

Bus Tingkat Werkudara Kota Solo: Harga Tiket, Rute, dan Cara Reservasi

Regional
Otak Penipuan Arisan Online Aiko Ditangkap, Pelaku Mengaku Untung hingga Rp 1 Miliar

Otak Penipuan Arisan Online Aiko Ditangkap, Pelaku Mengaku Untung hingga Rp 1 Miliar

Regional
Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Kapolres Sragen Bantah Penyelidikan Kasus Perkosaan Anak Terhenti 2 Tahun: 16 Saksi Sudah Diperiksa

Regional
Antre Solar Subsidi di SPBU di Kalbar, Sopir Truk Tangki Siluman Berkapasitas 200 Liter Ditangkap

Antre Solar Subsidi di SPBU di Kalbar, Sopir Truk Tangki Siluman Berkapasitas 200 Liter Ditangkap

Regional
Gagal Menanjak, Mobil di Karanganyar Berjalan Mundur lalu Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Gagal Menanjak, Mobil di Karanganyar Berjalan Mundur lalu Masuk Jurang Sedalam 10 Meter

Regional
Jadi Miliarder Terima Ganti Rugi 6,5 M, Wahidin Warga Wadas Tetap Jadi Pencari Rongsokan

Jadi Miliarder Terima Ganti Rugi 6,5 M, Wahidin Warga Wadas Tetap Jadi Pencari Rongsokan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.